Sinopsis Kimi (2022)

2063 votes, average 6.3 out of 10

Bradley Hasling, CEO Amygdala Corporation sedang menerima wawancara daring dari stasiun TV lokal. Dia menjelaskan tentang kelebihan KIMI dari virtual asisten serupa seperti SIRI dan Alexa. KIMI tidak berdasarkan pada algoritma, tapi SDM yang memecahkan langsung setiap masalah pengguna KIMI. Setelah wawancara, Bradley menemui istrinya dan memberi tahu rencana IPO perusahaannya. Dia kemudian menerima telepon dari seorang yang meminta pembayaran kedua.

Pagi itu Angela Childs (Zoë Kravitz) sedang berada di apartemennya. Angela adalah seorang pengidap agoraphobia yang bekerja WFH di Amygdala. Tugasnya adalah menganalisa hasil rekaman KIMI dan meng-input jawabannya. Setelah berolah raga, dia chat dengan pacarnya, Terry, seorang staf jaksa wilayah Seattle, yang tinggal di apartemen seberang jalan untuk bertemu di bawah, di sebelah mobil penjual burrito.

Setelah mandi dan bersiap, Angela justru membatalkannya karena agoraphobia yang dideritanya. Dia kemudian mulai bekerja. Tiba-tiba saja terdengar suara berisik yang mengganggunya. Rupanya apartemen lantai atasnya sedang di renovasi. Dia pun menelepon Marcos, penanggung jawab renovasi dan memprotesnya. Marcos pun mematikan mesinnya.

Angela melanjutkan pekerjaannya. Dia mendengarkan rekaman KIMI dan mengoreksinya saat ada kesalahan respon. Dia mulai jenuh dan melakukan video call dengan ibunya. Dia menceritakan bahwa ada seorang paruh baya dari apartemen seberang yang selalu mengawasinya.

Malamnya dia ngobrol dengan Darius, rekan kerjanya di Amygdala yang sama-sama sedang WFH. Melalui jendelanya, dia lalu melihat Terry yang baru pulang ke apartemen. Dia mengirim chat untuk menggodanya. Tak berapa lama kemudian Terry datang dan mereka pun bercumbu. Terry mencoba mengajaknya untuk kencan di luar rumah, tapi nampaknya Angela belum siap.

Sepulang Terry, Angela lanjut dengan pekerjaannya. Dia menemukan sebuah sepenggal rekaman yang berisi teriakan seorang perempuan. Suaranya terdengar samar dibalik suara musik yang dimainkan dengan kencang. Angela pun terkejut, dia memutarnya berkali-kali. Dia mencoba meminimalisir suara musiknya dengan peralatan yang dia miliki. Setelah yakin bahwa itu memang suara tindak kejahatan, Angela mengirim hasil rekamannya ke atasannya, Christian melalui email.

Baca juga:  Gold (2022)

Esoknya, Christian menghubunginya melalui videocall. Dia tidak menyukai kiriman Angela. Saat ini dia sedang disibukkan mengenai IPO minggu depan dan menyuruh Angela untuk menghapusnya. Angela kemudian menanyakan tentang orang yang mempunyai akses ke seluruh rekaman KIMI. Christian menyarankan untuk menghubungi Natalie Chowdhury, kepala Organic Interpolation di Amygdala.

Angela menghubungi Natalie, namun dia sedang tidak berada di tempat. Asistennya menyuruh dia untuk mengirimkan laporannya melalui email. Namun dia memilih untuk bicara secara langsung. Dia menghubungi Terry, menanyakan tentang kepada siapa dia harus lapor jika menemukan tindak kriminal di rekaman. Terry menjelaskan bahwa dia bisa lapor ke FBI. Dia kemudian menghubungi Darius, menanyakan tentang bisakah mengakses perangkat KIMI di setiap penggunanya. Darius mengatakan bahwa hal itu bisa dilakukan dengan login admin. Angela pun meminta akses login pada Darius.

Angela sempat dihubungi oleh psikiaternya karena melewatkan jadwal sesinya, namun dia menutupnya. Dia kemudian mengakses perangkat KIMI dengan login dummy yang diberikan Darius. Dia kaget, isi rekaman yang lain ternyata memperdengarkan hal yang lebih mengerikan. Seorang perempuan terdengar mengancam Brad setelah dia diperkosa. Perempuan itu juga mengancam akan membocorkan bahwa produk KIMI mudah diretas siapa saja. Brad tidak menanggapinya dan pergi begitu saja. Di rekaman berikutnya, Angela mendengar bahwa telah terjadi kekerasan yang mengindikasikan bahwa perempuan itu telah dibunuh. Hati Angela hancur dan menangis karenanya.

Natalie menghubunginya dan memintanya datang dengan membawa rekamannya. Dia berencana memanggil pihak berwenang dan mendengarkan rekaman itu bersama-sama. Angela kemudian mendownload semua rekaman itu ke laptopnya lalu menggandakannya ke flashdisk. Dengan sangat terpaksa dia pun keluar menuju kantor Natalie. Sementara itu, seseorang menelepon Brad mengabari bahwa ada seseorang yang telah mengakses perangkat KIMI milik perempuan yang dia bunuh. Orang di seberang meminta tambahan bayaran untuk menyingkirkan Angela.

Baca juga:  Imaginary (2024)

Angela tiba di kantor Natalie. Natalie mengajaknya mendengarkan rekamannya, namun Angela menolaknya. Dia mau mendengarkan rekaman itu bersama pihak FBI. Natalie kemudian akan menghubungi atasannya untuk berdiskusi dan menyuruh Angela menunggu. Angela dihubungi Darius melalui chat bahwa ada seseorang yang baru saja menghapus rekaman di KIMI. Angela pun mulai was-was. Dia keluar dari ruangan Natalie dan melihat ada dua orang pria sedang menuju ke arahnya. Angela langsung kabur dan berhasil keluar gedung. Dia menghubungi Terry, namun tidak ada jawaban. Dia kemudian mencari lokasi kantor FBI terdekat dengan aplikasi Map di ponselnya.

Sementara itu, orang yang selama ini menelepon, Antonio Rivas, menemui Brad untuk menerima bayaran berikutnya. Dia menjelaskan akan menggunakan jasa Yuri untuk melacak ponsel Angela. Yuri berhasil melacak posisi Angela. Saat berada di kerumunan unjuk rasa, anak buah Rivas berusaha menculik Angela. Namun untungnya, para pengunjuk rasa menggagalkannya. Angela kemudian mematikan dan membuang ponselnya. Yuri yang kehilangan jejak kemudian menemukan bahwa Angela pernah mencari lokasi kantor FBI.

Di depan gedung FBI, Angela bertemu Natalie. Tiba-tiba ada seorang yang menyenggolnya yang membuat dia tak sadarkan diri. Dua anak buah Rivas membawa Angela ke apartemennya. Seorang paruh baya yang selama ini mengawasinya tiba-tiba muncul di depan pintu lobi gedung dan mencoba menolongnya. Angela kabur ke apartemennya, namun saat dia masuk ternyata Rivas sudah berada di sana. Dua anak buahnya kemudian masuk membawa pria yang menolongnya dengan luka tusuk di perut. Pria itu, yang bernama Kevin kemudian didudukkan di samping Angela di sofa.

Rivas menggeledah dompet Angela dan menemukan flashdisknya. Dia lalu menanyakan salinannya ke Angela. Angela terpaksa memberi tahu ada salinannya di laptop karena Rivas mengancam akan menembak Kevin. Saat Rivas memeriksa laptop Angela, ibu Angela tiba-tiba video call. Rivas membiarkannya, namun Angela tiba-tiba memerintahkan KIMI untuk mengangkatnya. Dia kemudian menyuruh KIMI untuk mematikan lampu dan menyalakan musik dengan volume maksimal.

Baca juga:  John Wick: Chapter 4 (2023)

Dalam kegelapan, Angela kemudian kabur ke sebuah ruangan di apartemennya yang terdapat lubang untuk naik ke lantai atas yang sedang direnovasi. Dia kemudian mengambil perangkat mesin paku tembak. Rivas dan seorang anak buahnya memasuki ruangan itu. Angela menembaknya dengan paku dari lantai atas. Anak buah Rivas roboh dengan paku yang menancap di dahinya. Sementara Kevin berhasil menusuk anak buah Rivas yang lain.

Angela kembali menembakkan mesin pakunya. Kali ini sasarannya adalah Rivas. Dia menembaknya berkali-kali hingga tewas. Anak buah Rivas yang ditusuk Kevin mencoba kabur, tapi Angela juga menembak lehernya.

Angela kemudian menelpon 911 saat Terry mengetuk pintunya. Sambil membuka pintu, Angela menjelaskan kepada petugas darurat dia butuh pertolongan medis karena ada seseorang dengan luka tusukan di apartemennya. Dia juga menyebutkan ada tiga orang lain yang terbunuh.

Angela bersiap menemui Terry di mobil penjual burrito di jalan depan gedung mereka saat televisi di apartemennya menayangkan berita tentang skandal pembunuhan di Amygdala Corporation.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *