Bang min bikin alur fil thailand dan korea juga dong..
Sinopsis The Death of Robin Hood (2026)

Setelah menjalani kehidupan penuh kejahatan dan pertumpahan darah, Robin Hood dihantui masa lalunya. Ketika terluka parah dalam sebuah pertempuran, ia diselamatkan oleh seorang wanita misterius yang memberinya kesempatan untuk menebus segala dosanya.
Detail Film
Trailer
Full Sinopsis
Tahun 1247. Di tengah badai salju yang menggigit, seorang perempuan berjalan terseok-seok mencari makanan. Ia memetik buah beri seadanya dari semak-semak, berusaha bertahan hidup di alam yang keras. Di tengah perjalanannya, ia bertemu seorang pria tua yang tampak asing, tetapi namanya sudah menjadi legenda: Robin Hood.
Perempuan itu menyebut berbagai kisah tentang keberanian dan kepahlawanan Robin. Namun pria itu menanggapinya dengan dingin. Ia berkata bahwa Robin bukan pahlawan. Menurutnya, Robin hanyalah seorang jagal, seorang lelaki yang menikmati pencurian dan pembunuhan.
Malamnya, perempuan itu mencoba menyerang Robin saat ia tertidur. Namun Robin sudah terlalu berpengalaman untuk lengah. Ia berhasil membalik keadaan dan menusuk leher perempuan itu. Saat perempuan itu terkapar dan kehabisan darah, Robin menyimpulkan bahwa ia datang untuk membalas dendam karena Robin pernah membunuh seseorang dari keluarganya, yaitu ayahnya. Tanpa banyak bicara, Robin mengakhiri hidupnya dengan menusukkan pisau ke kepala perempuan itu.
Keesokan paginya, Robin membawa tubuh perempuan tersebut ke sebuah ladang berisi kuburan tanpa nama. Di sanalah ia menguburnya, bersama orang-orang lain yang juga pernah datang untuk menuntut balas kepadanya.
Robin kini sudah lama meninggalkan kehidupan lamanya sebagai penjahat dan buronan. Namun masa lalu itu tidak pernah benar-benar pergi. Ia dihantui oleh semua perbuatan kejam yang pernah ia lakukan. Satu-satunya orang yang masih dekat dengannya adalah Little John, yang kini memakai nama Edward. John sudah memiliki keluarga: seorang istri bernama Margaret dan seorang putri kecil bernama Little Margaret. Saat berbicara tentang mereka, John selalu terdengar penuh kasih.
John kemudian meminta bantuan Robin untuk merebut kembali ladangnya.
Di tengah kabut, Robin dan John menyelinap masuk ke desa. Mereka mulai membantai orang-orang yang menguasai tempat itu. Namun kekacauan berubah menjadi tragedi ketika salah satu pria menangkap Margaret dan menusuknya. Margaret tewas bersama bayi yang masih ia kandung. John yang melihat istrinya dibunuh langsung murka. Ia menyerang pria itu, memukulinya sampai mati, bahkan merobek rahangnya.
Di tengah kekacauan itu, seorang anak laki-laki bernama Hendrie mencoba kabur untuk memperingatkan warga lain. Robin melihatnya dan menembakkan anak panah ke kepala bocah itu. Hendrie masih sempat berjalan kembali ke desanya sebelum akhirnya mati. Ayah Hendrie tahu siapa yang membunuh putranya. Setelah mengadakan upacara untuk Hendrie, ia bersumpah akan membalas dendam.
Keluarga Hendrie kemudian membalas dengan membakar ladang itu. Robin dan John melawan balik, membunuh semua orang yang menyerang mereka. Pada akhirnya, Robin berhadapan dengan Elderfather. Pertarungan keduanya berlangsung brutal. Robin berhasil membunuh Elderfather, tetapi ia sendiri terluka sangat parah.
John membawa Robin yang nyaris tak sadarkan diri ke sebuah pulau. Ketika terbangun, Robin berada di Priory of St. Clement. Di sana, ia dirawat oleh seorang kepala biara perempuan bernama Sister Brigid. Untuk menyembunyikan identitasnya, Robin memperkenalkan diri sebagai Randolph.
Selama masa pemulihan, Robin juga bertemu seorang pria kusta yang tinggal di tempat itu. Pria tersebut sering berbagi pandangan hidup dan cerita-cerita pribadinya kepada Robin.
Tak lama kemudian, Little Margaret berhasil sampai ke pulau itu setelah John tampaknya telah tewas. Dalam keadaan liar dan ketakutan, ia melukai pipi seorang anak laki-laki dengan pisau lalu kabur ke dalam gua. Robin mengejarnya. Namun ketika berhasil menemukannya, Robin tidak membunuhnya. Ia juga tidak mengatakan kebenaran tentang masa lalu dirinya dan ayah Little Margaret. Sebaliknya, Robin menuntun gadis kecil itu kembali ke biara.
Perlahan, Robin mulai membuat dirinya berguna di sana. Ia mengajari Little Margaret cara menguliti kelinci dan menembakkan anak panah. Namun ketenangan itu terganggu ketika seorang pemuda bernama Arthur tiba di pulau. Arthur adalah saudara Hendrie. Robin melihat luka di mata Arthur dan mulai curiga.
Suatu malam, Robin diam-diam mengikuti Brigid ke sebuah gua. Di sana, ia melihat Brigid memuaskan dirinya sendiri. Kejadian itu membuat hubungan di antara mereka semakin rumit, meski tidak pernah benar-benar diucapkan secara terbuka.
Belakangan, Robin menemukan pria kusta itu terbaring sekarat. Pria itu membuka penutup wajahnya dan mengungkapkan siapa dirinya sebenarnya: Guy of Gisborne, musuh lama Robin. Guy ternyata sudah mengetahui identitas Robin sejak awal. Namun sebelum meninggal, ia menasihati Robin agar tetap menjalani hidup barunya dan tidak memberi tahu siapa pun bahwa ia adalah Robin Hood. Setelah itu, Robin bergabung dengan Brigid dan penghuni biara lainnya dalam pemakaman Guy.
Keesokan harinya, Robin berlayar bersama Arthur ke bagian lain pulau. Di sana, Arthur mengaku bahwa nama aslinya adalah Godwyn. Ia datang bukan untuk alasan damai, melainkan untuk membalas dendam atas kematian keluarganya. Robin mencoba menghentikannya. Ia meyakinkan Godwyn agar tidak meneruskan lingkaran balas dendam dan kembali pulang kepada keluarga yang masih ia miliki.
Setelah kembali ke biara, Robin menemui Brigid dan akhirnya mengakui kebenaran. Ia mengatakan bahwa dirinya adalah Robin Hood, sang buronan legendaris. Brigid ketakutan mendengarnya dan langsung menjauh.
Malam itu, Robin menemukan Brigid lagi. Brigid mengizinkannya berbaring di ranjang saat ia merawatnya dengan metode pengeluaran darah. Di sana, Brigid mengungkapkan luka lamanya. Ia mengatakan bahwa Robin bertanggung jawab atas kematian suami dan anak-anaknya. Menurut Brigid, Robin telah membakar mereka hidup-hidup.
Robin semakin tenggelam dalam rasa bersalah. Dalam mimpinya, ia melihat John dengan anak panah menancap di matanya. John berbicara kepadanya tentang hidup mereka, dosa-dosa mereka, dan semua darah yang sudah mereka tumpahkan.
Keesokan paginya, Robin menemui Brigid dan meminta satu hal: ia ingin Brigid membantunya mati. Ia sudah tidak sanggup lagi menanggung beban rasa bersalah yang menghancurkannya dari dalam.
Brigid membawa Robin kembali ke ranjang. Ia menyayat pembuluh darah di lengan Robin agar ia perlahan kehabisan darah. Brigid mengatakan bahwa kejahatan Robin terhadapnya memang menghancurkan hidupnya, tetapi luka itu juga membawanya ke kehidupan baru, kehidupan untuk menolong orang lain. Mungkin, menurut Brigid, Robin bisa sedikit tenang mengetahui hal itu.
Namun Robin tidak ingin pendarahannya dihentikan.
Little Margaret kemudian datang dan melihat semuanya. Dengan napas terakhirnya, Robin akhirnya menceritakan kebenaran tentang dirinya dan ayah gadis itu. Sebelum benar-benar pergi, ia masih sempat mengajari Little Margaret cara melepaskan anak panah.
Little Margaret menarik busur dan melepaskan panahnya.
Dan bersama terbangnya anak panah itu, Robin Hood akhirnya mengembuskan napas terakhir.
Tag Film
18 TagKomentar
Komentar Pembaca
Tulis Komentar
Smart Related
Rekomendasi Serupa
Genre Adventure
★ 8.7
Project Hail Mary (2026)
US • Adventure
Genre Adventure
★ 8.5
Dune: Part Two (2024)
US • Action
Genre Adventure
★ 8.195
Hoppers (2026)
US • Adventure
Genre Adventure
★ 7.978
Mortal Kombat II (2026)
US • Action
Genre Adventure
★ 7.6
Toy Story 5 (2026)
US • Adventure
Genre Adventure
★ 7.9
How to Train Your Dragon (2025)
US • Action
Genre Adventure
★ 7.5
Zootopia 2 (2025)
US • Adventure
Genre Adventure
★ 7.5
Superman (2025)
US • Action
Avatar: Fire and Ash (2025)
US • Adventure
Genre Adventure
★ 7.4
Mission: Impossible - The Final Reckoning (2025)
US • Action
Genre Adventure
★ 7.3
The Fantastic 4: First Steps (2025)
US • Adventure
Genre Adventure
★ 7.3
Predator: Badlands (2025)
US • Action