Artikel
Minggu Keempat, 'Spider-Man' Masih Perkasa dan Kian Mendekati Rekor Sepanjang Masa
Bisa dibilang, *Spider-Man: Brand New Day* belum menunjukkan tanda-tanda melambat. Di akhir pekan keempat penayangannya, film garapan Tom Holland ini masih sanggup mengumpulkan tambahan US$39 juta dari bioskop-bioskop di Amerika Utara. Angka itu memang turun sekitar 38 persen dari pekan sebelumnya, tapi untuk ukuran film sebesar ini di minggu keempat, itu tetap prestasi yang luar biasa.
Dengan tambahan itu, total pendapatan domestiknya kini melesat ke US$854,9 juta. Hasil ini sekaligus menggeser *Spider-Man: No Way Home* dari tangga ketiga film terlaris sepanjang masa di dalam negeri. Kini, di depannya hanya ada dua nama raksasa, yaitu *Avengers: Endgame* di posisi puncak dan *Star Wars: The Force Awakens* di posisi kedua. Jaraknya dengan Endgame yang mengantongi US$858 juta pun terpaut sangat tipis, jadi bukan tidak mungkin dalam satu-dua pekan ke depan, laba-laba ini bisa naik podium lagi.
Di kancah global, prestasinya juga tak kalah menterang. Dengan total US$2,22 miliar, *Brand New Day* kini bertengger di peringkat keenam film terlaris sepanjang sejarah dunia. Posisinya sudah melewati *Star Wars: The Force Awakens*, dan kini tinggal selangkah lagi menyusul *Titanic* serta *Ne Zha 2* yang hanya berada sedikit di atasnya.
---
**Horor 'Insidious' dan Aksi Statham, Nasib Beda di Tengah Persaingan**
Sementara sang superhero berjaya, genre horor juga punya cerita sendiri. *Insidious: Out of the Further*, film keenam dari waralaba horor yang sudah punya penggemar setia ini, langsung menempati posisi kedua dengan raihan pembukaan US$25,3 juta. Lumayan besar mengingat biaya produksinya cuma US$18 juta. Sepanjang perjalanannya, waralaba *Insidious* secara kolektif sudah mengantongi lebih dari US$800 juta di seluruh dunia. Ini jadi bukti bahwa teror astral masih punya pasar sendiri. Cuma, dari sisi respons, film ini memang agak terbelah. Penonton kasih nilai C+ dari CinemaScore, sementara kritikus di Rotten Tomatoes cuma memberi 57 persen. Artinya, mungkin lebih cocok untuk penggemar berat ketimbang penonton awam.
Di sisi lain, nasib kurang mujur menimpa film aksi *Mutiny* yang dibintangi Jason Statham. Hanya meraup US$7,5 juta dari 2.600 layar di akhir pekan perdana, film bertema mantan marinir yang dijebak dalam kasus pembunuhan ini terbilang start-nya lambat. Padahal biaya produksinya mencapai US$40 juta, jadi perjalanan menuju balik modal masih harus kerja ekstra keras, terutama mengandalkan pemasukan dari pasar internasional.
---
**Nolan dan Animasi Tetap Jadi Andalan**
Di posisi ketiga, kita masih punya *The Odyssey* garapan Christopher Nolan yang luar biasa tahan banting. Di akhir pekan keenam, film epik ini masih bisa nyetor US$19,5 juta. Totalnya di dalam negeri kini menyentuh US$539 juta, sekaligus menjadikannya film terlaris Nolan sepanjang masa di Amerika Utara. Rekor itu sebelumnya dipegang oleh *The Dark Knight* sejak 2008. Dengan embusan angin Oscar yang mulai terasa, film ini diprediksi masih akan lama menghiasi layar lebar.
Untuk segmen keluarga, *PAW Patrol: The Dino Movie* tetap jadi pilihan utama orang tua dan anak-anak. Di akhir pekan kedua, film ini mengantongi sekitar US$9,1 juta, dan secara global totalnya sudah menembus US$103,4 juta. Lumayan stabil untuk ukuran film animasi musiman.
Melengkapi deretan lima besar, ada *The End of Oak Street* yang menyumbang sekitar US$9 juta di pekan kedua, dengan akumulasi domestik sebesar US$38 juta. Meski tak secemerlang *Spider-Man*, film ini berhasil bertahan di tengah gempuran film-film besar.
---
**Industri Sedang Panas, 2026 Jadi Tahun Emas Bioskop**
Kalau ditarik lebih luas, tahun 2026 memang sedang jadi musim panen bagi industri perfilman Amerika. Hingga kini, total pendapatan box office domestik sudah menembus angka US$7 miliar. Ini lonjakan nyaris 20,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Bahkan musim panas tahun ini saja menyumbang sekitar US$4,44 miliar, atau naik 25,5 persen dari musim panas 2025.
Angka-angka ini menunjukkan bahwa bioskop masih punya daya pikat luar biasa, apalagi kalau lapisannya beragam, mulai dari epik superhero, horor murah meriah, hingga film aksi dan animasi anak-anak. Semuanya kebagian jatah penontonnya masing-masing.