Lewati ke konten

Sinopsis Ice Cream Man (2026)

Poster Ice Cream Man

Sebuah kota kecil yang damai di tengah musim panas mendadak berubah menjadi kacau ketika seorang penjual es krim mulai membagikan es krim lezat kepada anak-anak—namun di balik manisnya, tersimpan sesuatu yang mengerikan.

Detail Film
Original:
Ice Cream Man
Genre:
Negara:
Director:
Rating:
4.9/10
Share

Trailer

Full Sinopsis

Film dibuka di kota kecil Bayleen Bay, ketika para keluarga berkumpul menyaksikan pertandingan bisbol anak-anak. Seorang bocah bernama Jared Mayfair menjadi penyebab timnya kalah, membuat anak-anak dari tim lawan merayakan kemenangan mereka. Tak lama kemudian, seorang pria yang dikenal sebagai Ice Cream Man datang dengan truk es krimnya dan membagikan produk buatannya kepada anak-anak.

Karena Jared memiliki intoleransi laktosa, kakaknya, Lizzie, mengambil es krim milik Jared agar ia tidak sakit. Jared pun menjadi salah satu dari sedikit anak yang tidak memakan es krim tersebut. Saat itu, tidak ada yang menyadari bahwa keputusan sederhana tersebut nantinya akan menyelamatkan nyawanya.

Jared dan Lizzie kemudian mampir ke sebuah toko dan bertemu dengan Chris, mantan kekasih Lizzie. Di luar toko, Jared melihat sebuah video aneh di ponselnya yang menyerupai iklan atau lagu pendek milik Ice Cream Man. Jingle tersebut terdengar ganjil dan seolah memiliki daya tarik tersendiri.

Baca juga: Abigail (2024)

Setelah itu, Jared pergi ke rumah sahabatnya, Elliot. Namun ibu Elliot mengatakan bahwa putranya sedang sakit dan tidak bisa keluar rumah. Saat Jared hendak pergi, seorang anak pengganggu bernama Sebastian hampir mengambil sepedanya, tetapi tindakan itu terhenti ketika ibu Elliot kembali keluar.

Malamnya, Jared dan Lizzie makan malam bersama kedua orang tua mereka, Marty dan Alison. Keduanya bekerja sebagai pengacara, mengikuti jejak ayah Marty, yaitu Milton Mayfair, yang juga merupakan pengacara terkenal di kota tersebut. Keluarga mereka tampak normal, tanpa mengetahui bahwa seluruh Bayleen Bay akan segera berubah menjadi tempat pembantaian.

Pada malam yang sama, Ice Cream Man mulai mengendarai truknya menyusuri jalan-jalan perumahan. Suara jingle dari truk tersebut ternyata memicu perubahan mengerikan pada anak-anak yang sebelumnya memakan es krim. Mereka seperti berada di bawah pengaruh tertentu dan tiba-tiba memiliki dorongan untuk membunuh orang tua mereka sendiri.

Seorang gadis kecil bernama Piper memenggal kepala ibunya menggunakan gergaji. Sementara itu, saudara laki-lakinya menyerang ayah mereka dengan bola basket. Di rumah lain, sepasang kakak-adik menggunakan bor untuk melubangi kepala ayah mereka.

Salah satu anak yang sebelumnya merundung Jared juga ikut berubah. Bersama saudara perempuannya, ia menipu ayah mereka agar memasukkan tangan ke dalam mesin penghancur sampah di wastafel. Tangan pria tersebut hancur, sebelum kedua anak itu kemudian membakarnya hidup-hidup.

Pembantaian serupa terjadi di berbagai rumah di Bayleen Bay. Para orang tua satu per satu dibunuh dengan cara yang sangat brutal oleh anak-anak mereka sendiri. Keluarga Elliot juga menjadi korban dari kegilaan tersebut.

Keesokan harinya, Jared tetap berangkat ke sekolah. Ia segera menyadari bahwa hampir seluruh murid masih berada di bawah pengaruh aneh dari es krim Ice Cream Man. Hanya Jared dan dua teman sekelasnya, Mia dan Tommy, yang tampaknya masih normal.

Jingle Ice Cream Man kembali terdengar di sekolah. Suara tersebut menarik semua anak yang sudah terpengaruh keluar dari ruang kelas. Mereka bergerak menuju halaman sekolah untuk mendapatkan lebih banyak es krim.

Dalam kekacauan itu, seorang anak terjatuh dari atap. Seorang guru berusaha menolongnya, tetapi para murid justru menyerang guru tersebut. Mereka menjatuhkannya dan memukulinya sampai mati.

Para guru lain mencoba menghentikan anak-anak, tetapi mereka juga menjadi korban. Salah satu guru bahkan dibunuh dengan cara kepalanya dibuka dan isi otaknya dikeruk seperti es krim sundae. Jared, Mia, dan Tommy segera melarikan diri dan mencari tempat untuk bersembunyi.

Seorang polisi dan seorang petugas pemadam kebakaran kemudian datang setelah menerima laporan mengenai kekacauan di sekolah. Namun mereka juga tidak mampu menghadapi jumlah anak-anak yang sudah kerasukan. Keduanya dibunuh secara brutal sebelum berhasil membawa pertolongan.

Anak-anak yang belum terkena pengaruh es krim juga menjadi sasaran. Mereka dipaksa memakan es krim sampai akhirnya berubah seperti murid-murid lainnya. Jared sadar bahwa jika mereka tertangkap, mereka akan mengalami nasib yang sama.

Jared mencoba menghubungi seseorang dan akhirnya berhasil menelepon Lizzie. Namun Lizzie sendiri mulai merasakan kedua lengannya mati rasa dan kesulitan bangun dari tempat tidur. Jared menyadari bahwa kakaknya juga sempat memakan es krim yang seharusnya menjadi miliknya.

Jared kemudian mengatakan agar Lizzie memuntahkan es krim tersebut, seperti yang sebelumnya dilakukan Mia. Lizzie mengikuti sarannya dan berhasil mengeluarkan sisa es krim dari tubuhnya. Perlahan, sensasi pada kedua lengannya kembali normal.

Lizzie kemudian menyuruh Jared menuju ruang bawah tanah sebuah gereja yang berada tidak jauh dari sekolah. Menurutnya, hampir tidak ada orang yang memeriksa tempat tersebut. Jared, Mia, dan Tommy pun mendapatkan tujuan baru untuk melarikan diri.

Sementara itu, Lizzie keluar dari rumah dan mendapati seluruh kota sudah berubah menjadi medan pembantaian. Mayat dan kekacauan memenuhi jalanan, sementara anak-anak yang terpengaruh berkeliaran mencari korban baru. Lizzie akhirnya terpaksa bersembunyi di atas sebuah atap agar tidak ditemukan.

Dari sana, ia menghubungi Chris dan meminta bantuan. Chris datang menggunakan kendaraan sambil berusaha menghindari anak-anak yang menyerangnya. Ia bahkan menggunakan semprotan air bertekanan tinggi untuk menjauhkan mereka sebelum berhasil menjemput Lizzie.

Di sekolah, Jared, Mia, dan Tommy akhirnya berhasil menemukan jalan keluar. Mereka berlari menuju gereja di tengah kekacauan kota. Dalam perjalanan, mereka bertemu Sebastian yang ternyata juga belum sepenuhnya terpengaruh.

Baca juga: Passenger (2026)

Sebastian sempat membantu ketiganya melarikan diri. Namun anak-anak lain akhirnya menangkapnya dan memasukkan es krim ke dalam mulutnya secara paksa. Sebastian pun perlahan berubah seperti mereka.

Jared, Mia, dan Tommy berhasil mencapai gereja. Mereka masuk ke ruang bawah tanah dan menemukan sebuah ruangan pendingin besar yang dapat digunakan sebagai tempat persembunyian. Ketiganya masuk dan berharap Ice Cream Man maupun anak-anak lain tidak menemukan mereka.

Di dalam ruangan tersebut, mereka bertemu dengan seorang pria yang dikenal sebagai Preacher. Pria itu mengaku mengetahui sejarah sebenarnya dari Ice Cream Man. Menurutnya, sosok tersebut dahulu adalah seorang pria biasa bernama Jonathan Smiley.

Smiley awalnya hanyalah penjual es krim biasa di Bayleen Bay. Namun suatu hari ia dituduh melakukan kejahatan mengerikan terhadap anak-anak. Seorang pengacara licik kemudian berhasil meyakinkan seluruh anak di kota untuk memberikan kesaksian yang memberatkan Smiley.

Pengacara tersebut ternyata adalah Milton Mayfair, kakek Jared. Berkat kesaksian anak-anak dan manipulasi Milton, Smiley dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Kehidupannya pun hancur sepenuhnya.

Saat berada di penjara, Smiley didatangi seorang ahli ilmu hitam yang disebut sebagai Necromancer. Pria tersebut menawarkan sebuah kesepakatan yang memungkinkan Smiley membalas dendam kepada orang-orang yang telah menghancurkan hidupnya. Sebagai gantinya, Smiley harus menyerahkan jiwanya.

Smiley menerima kesepakatan tersebut. Target balas dendamnya adalah anak-anak Bayleen Bay yang dahulu memberikan kesaksian melawannya, yang kini telah tumbuh dewasa dan menjadi orang tua dari generasi anak-anak sekarang. Karena itulah Smiley menggunakan anak-anak mereka sebagai alat untuk membunuh para orang tua tersebut.

Preacher mengatakan bahwa Smiley tidak bisa dibunuh begitu saja. Untuk menghentikannya, mereka terlebih dahulu harus membunuh Necromancer dan seorang makhluk lain yang disebut Siren, yang selalu menyertai kekuatan tersebut. Namun sebelum mereka dapat membuat rencana lebih jauh, Smiley dan anak-anak yang terpengaruh menemukan lokasi mereka.

Jared, Mia, dan Tommy berhasil melarikan diri. Tidak lama kemudian, Lizzie dan Chris datang menjemput mereka. Kelompok tersebut kemudian menuju pemakaman untuk mencari makam Jonathan Smiley yang tidak memiliki penanda.

Mereka berharap dapat menemukan sesuatu yang berkaitan dengan Necromancer dan Siren di dekat makam tersebut. Namun Smiley dan para anak yang sudah berubah segera mengejar mereka. Anak-anak membentuk barikade untuk menghentikan kendaraan Chris.

Chris tidak berhenti dan memilih menerobos barikade tersebut. Ia memberi kesempatan kepada Jared, Lizzie, Mia, dan Tommy untuk turun dan mencari makam Smiley. Namun salah satu anak kemudian melemparkan sendok es krim logam ke arah Chris hingga menancap di punggungnya dan membunuhnya.

Di tengah pencarian, Elliot muncul dan tampak seperti sudah terbebas dari pengaruh es krim. Ia mencoba meyakinkan Jared agar mengikutinya. Namun Jared dan Lizzie menyadari bahwa sahabatnya itu hanya sedang berpura-pura.

Sayangnya, kemunculan Elliot ternyata hanyalah pengalihan perhatian. Saat Jared dan yang lain sibuk dengannya, anak-anak lain berhasil menangkap Mia. Mereka memaksanya memakan es krim hingga akhirnya Mia ikut berubah.

Jared dan Lizzie akhirnya menemukan makam Smiley dan mulai menggali. Di dalamnya mereka menemukan dua jasad yang mereka yakini sebagai Necromancer dan Siren. Tanpa membuang waktu, kakak-adik itu mulai menghancurkan kedua tubuh tersebut.

Jared memenggal salah satu jasad yang ia yakini sebagai Necromancer. Ia kemudian membawa kepala tersebut untuk diperlihatkan kepada Smiley sebagai bukti bahwa mereka telah menghancurkan sumber kekuatannya. Namun Lizzie tiba-tiba mendengar suara ponsel berdering dari salah satu tubuh.

Nada dering tersebut terasa sangat familiar. Setelah memeriksa jasad yang mereka hancurkan, Lizzie menyadari kenyataan mengerikan bahwa kedua tubuh itu bukanlah Necromancer dan Siren. Mereka sebenarnya adalah kedua orang tua mereka sendiri, Marty dan Alison.

Jared terdiam sambil memegang kepala ayahnya sendiri. Sementara itu, Lizzie menangis histeris ketika melihat jasad ibunya yang telah mereka mutilasi. Smiley ternyata berhasil membuat mereka membunuh orang tua mereka sendiri dengan tangan mereka.

Pada saat itulah kebenaran sebenarnya terungkap. Preacher ternyata adalah Necromancer yang selama ini bekerja bersama Smiley. Semua informasi yang diberikannya kepada Jared dan teman-temannya hanyalah bagian dari jebakan.

Anak-anak yang telah terpengaruh kemudian menangkap Tommy. Ia dipaksa memakan es krim dan akhirnya berubah seperti yang lain. Dengan Mia dan Tommy kini berada di bawah kendalinya, Jared dan Lizzie semakin kehilangan semua orang di sekitar mereka.

Baca juga: Iron Lung (2026)

Smiley akhirnya mendapatkan apa yang selama ini ia inginkan. Bayleen Bay telah hancur, para orang tua yang dahulu terlibat dalam kehancuran hidupnya telah mati, dan generasi anak-anak mereka kini berada di bawah kekuasaannya. Balas dendamnya pun dianggap selesai.

Ice Cream Man kemudian mengendarai truknya keluar dari Bayleen Bay. Di belakangnya, anak-anak yang telah berubah mengikuti truk tersebut meninggalkan kota yang sudah dipenuhi kematian dan kehancuran. Smiley pergi setelah berhasil menghancurkan Bayleen Bay sepenuhnya, sekaligus membuka kemungkinan bahwa terornya akan berlanjut di tempat lain.

Tag Film

18 Tag

Komentar

Komentar Pembaca

Tulis Komentar

Komentar akan tampil setelah disetujui admin.

Belum ada komentar.

Smart Related

Rekomendasi Serupa

Lihat genre Horror