Sinopsis Spider-Man: Brand New Day (2026)

Peter Parker terus menjalani hidup sebagai Spider-Man, meski dunia telah melupakannya. Sementara teman-teman lamanya mulai melanjutkan hidup tanpa dirinya, Peter perlahan berubah menjadi sosok yang tak lagi mampu ia kendalikan. Di tengah perubahan tersebut, muncul ancaman baru yang tak terlihat namun sangat berbahaya. Kini, Peter harus menghadapi musuh yang tak bisa dilihat siapa pun—dan mungkin, perubahan dalam dirinya adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan kota serta orang-orang yang masih ia cintai.
Detail Film
Trailer
Full Sinopsis
Film dibuka dengan Peter Parker yang sedang menulis sebuah surat untuk MJ. Ia berharap suatu hari nanti dapat memberikan surat tersebut dan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi di antara mereka. Setelah sebelumnya meminta Doctor Strange menggunakan sihir yang membuat seluruh dunia melupakan keberadaan Peter Parker, hidupnya kini sepenuhnya berubah.
Peter sekarang menjalani kehidupan sebagai Spider-Man hampir sepanjang waktu. Dalam empat tahun terakhir, ia menghadapi berbagai penjahat seperti Scorpion, Tombstone, Boomerang, Tarantula, dan kelompok ninja The Hand. Ia juga sering bekerja sama dengan seorang detektif bernama Jean DeWolff dalam menangani berbagai kasus kriminal di New York.
Di sisi lain, Peter terus mengawasi MJ dan Ned dari kejauhan. Keduanya melanjutkan hidup mereka bersama dan kuliah di MIT, sementara mereka sama sekali tidak mengingat Peter. Bagi Peter, melihat orang-orang terdekatnya bahagia tanpa dirinya menjadi sesuatu yang menyakitkan, tetapi ia tetap memilih tidak mengganggu kehidupan mereka.
Suatu hari, Spider-Man mengejar sebuah tank yang melaju liar di jalanan Manhattan. Tank tersebut juga sedang diburu oleh Frank Castle alias The Punisher. Peter menghentikan Frank dan menjatuhkannya dari kendaraannya karena tidak ingin sang vigilante mengambil alih situasi.
Tank itu terus melaju menuju gedung Department of Damage Control. Spider-Man berusaha menghentikannya, tetapi kendaraan tersebut tetap menabrak dan menerobos masuk ke dalam gedung. Ketika Peter membuka bagian dalam tank, ia justru menemukan seorang perempuan tua di sana.
Peter segera menyadari bahwa perempuan tua tersebut sebenarnya sedang dikendalikan oleh seseorang. Sosok misterius itu dapat memindahkan kesadarannya dari satu tubuh ke tubuh lain secara telepatis. Ketika kesadarannya berpindah ke tubuh seorang penjaga, Spider-Man langsung mengejarnya.
Peter mengikuti penjaga tersebut sampai ke atap gedung. Namun ia terlambat menghentikan pelaku. Sang Telepath telah mengendalikan seorang petugas dan membuat tim pengawal mengubah tujuan pemindahan Scorpion dari penjara The Raft menuju rumah sakit Bellevue.
Sebelum melarikan diri, Telepath memberi tahu Spider-Man bahwa terdapat bom di dalam tank. Peter bergegas kembali, tetapi tidak memiliki cukup waktu untuk menjinakkannya. Untungnya, seluruh gedung berhasil dikosongkan sebelum ledakan terjadi.
DeWolff kemudian memberi tahu Spider-Man bahwa Scorpion berhasil keluar dari Bellevue. Peter mulai menyelidiki siapa yang berada di balik semua serangan tersebut. Salah satu petunjuk membawanya menuju sebuah pemandian Rusia.
Di sana, Peter bertemu dengan Yelena Belova. Yelena memaksanya melepas kostum agar bisa masuk ke pemandian, meskipun Peter tetap mempertahankan topengnya. Dalam percakapan mereka, Yelena mengungkapkan bahwa Damage Control sudah diserang sebanyak empat kali dalam waktu terakhir.
Menurut informasi yang dimiliki Yelena, seseorang sedang mencari sesuatu yang disebut V-Max. Tidak ada yang tahu pasti apa benda tersebut. Namun jelas bahwa pelaku bersedia melakukan apa pun untuk mendapatkannya.
Spider-Man kemudian mendatangi markas Damage Control. Di sana ia bertemu dengan pemimpin lembaga tersebut, Bill Metzger. Peter terkejut ketika mengetahui bahwa para ninja The Hand ternyata bekerja untuk Damage Control.
Metzger mengaku tidak mengetahui siapa yang berada di balik serangan atau apa sebenarnya V-Max. Namun Peter menyadari bahwa sesuatu yang dicari para penyerang kemungkinan tersimpan di balik sebuah lemari besi besar di dalam gedung. Kecurigaannya terhadap Damage Control mulai tumbuh.
Di luar tugasnya sebagai Spider-Man, Peter masih kesulitan meninggalkan masa lalunya. Suatu hari ketika sedang berbicara dengan DeWolff melalui telepon, ia melihat Ned di sebuah toko dan diam-diam mengikutinya. Ned kemudian pergi ke apartemen yang kini ditinggalinya bersama MJ.
Di apartemen tersebut sedang berlangsung sebuah pesta. Peter melihat bahwa Ned masih sangat tertarik kepada Spider-Man dan bahkan memiliki dinding penuh teori mengenai identitas sang pahlawan. Ned menduga Spider-Man mungkin adalah Flash Thompson atau bahkan mantan guru mereka.
Ned juga telah membuat aplikasi bernama Spidey Tracker untuk melacak keberadaan Spider-Man di kota. Peter merasa ironis melihat sahabat lamanya begitu terobsesi pada Spider-Man tetapi sama sekali tidak mengingat bahwa Peter adalah sosok di balik topeng tersebut. Situasi itu membuatnya semakin merasa terasing.
Peter kemudian melihat MJ. Ia membawa bunga yang sebenarnya hendak diletakkan di makam Bibi May, tetapi akhirnya memberikannya kepada MJ. Harapannya untuk berbicara lebih jauh langsung sirna ketika ia melihat MJ mencium pria lain.
Peter meninggalkan pesta dalam keadaan patah hati dan berayun pulang sendirian. Sesampainya di rumah, tubuhnya tiba-tiba mengalami rasa sakit yang sangat hebat. Ia akhirnya kehilangan kesadaran.
Ketika terbangun, Peter mendapati dirinya berada di dalam kepompong jaring di luar apartemennya. Ia kemudian menyadari bahwa tubuhnya sekarang mampu menghasilkan jaring organik tanpa bantuan perangkat mekanis. Kartrid jaring buatan yang selama ini digunakannya bahkan tidak lagi berfungsi dengan normal.
Peter menggunakan asisten kecerdasan buatannya, E.V., untuk menganalisis perubahan tersebut. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa gen laba-laba di dalam tubuhnya terus berkembang. Mutasi tersebut tidak hanya memperkuat kemampuan fisiknya, tetapi juga membuat seluruh indranya mengalami peningkatan ekstrem.
Perubahan itu menyebabkan Peter mengalami kelebihan stimulasi sensorik. Suara, gerakan, dan berbagai rangsangan terasa jauh lebih kuat daripada sebelumnya. Ia mulai menyadari bahwa tubuhnya sedang berubah menjadi sesuatu yang bahkan tidak sepenuhnya ia pahami.
Setelah sedikit belajar mengendalikan kemampuan barunya, Spider-Man kembali menghadapi Scorpion yang menyerang kantor Damage Control di pusat kota. Pertarungan berlangsung berat karena Scorpion jauh lebih kuat. Peter akhirnya membiarkan insting laba-labanya mengambil alih.
Dalam kondisi tersebut, Peter menjadi jauh lebih brutal. Ia menangkap Scorpion dan menghantamkannya berkali-kali dengan kekuatan penuh. Namun salah satu serangannya membuat tubuh Scorpion menghantam sebuah mobil polisi dan menyebabkan petugas di dalamnya terluka parah.
Peter kemudian mencabut ekor mekanis Scorpion. Setelah pertarungan berakhir, ia menyadari bahwa Scorpion sebenarnya sedang dikendalikan oleh Telepath. Kesadaran bahwa dirinya hampir membunuh seseorang ketika kehilangan kendali membuat Peter sangat terguncang.
Takut mutasi dalam tubuhnya semakin tidak terkendali, Peter mencari bantuan Bruce Banner. Bruce sekarang mengajar fisika di sebuah kampus, tetapi para mahasiswa justru lebih tertarik bertanya mengenai kehidupannya sebagai anggota Avengers. Setelah kelas selesai, Peter menghampirinya secara pribadi.
Bruce kini menggunakan perangkat inhibitor di pergelangan tangannya untuk menahan dirinya agar tidak berubah menjadi Hulk. Peter meminta bantuan merancang perangkat serupa yang dapat menekan perkembangan gen laba-labanya. Ia juga meminta konsep inhibitor universal yang dapat digunakan terhadap orang lain.
Peter kemudian pulang dan mulai mengembangkan dua perangkat. Satu dibuat khusus untuk dirinya sendiri agar tetap mampu mengontrol mutasinya. Perangkat kedua dirancang untuk menghentikan kemampuan Telepath.
Tidak lama kemudian, Telepath menghubungi Peter. Ia mengejek Spider-Man dan mengatakan bahwa target berikutnya adalah MJ. Peter langsung berayun melintasi kota untuk mencari siapa pun yang mungkin sedang dikendalikan.
Dengan memanfaatkan pemindaian dan pola perpindahan kesadaran, Peter menemukan bahwa kemampuan Telepath memiliki batas sekitar 33 kaki. Ini berarti tubuh asli pelaku harus berada cukup dekat dengan orang yang dikendalikannya. Informasi tersebut menjadi petunjuk penting bagi Peter.
Telepath kemudian mengambil alih seorang pilot helikopter. Spider-Man menggunakan jaringnya untuk menahan helikopter agar tidak terbang lebih jauh. Dengan begitu, sang pelaku tidak dapat berpindah ke korban lain di tempat yang lebih jauh.
Peter segera pergi ke apartemen MJ dan memintanya ikut dengannya demi keselamatan. Mereka berhenti di sebuah atap gedung. Di sana, sesuatu yang sangat tidak terduga terjadi.
MJ terlihat seperti mulai mengingat siapa Spider-Man sebenarnya. Ia bahkan melepas topeng Peter dan menciumnya. Untuk sesaat, Peter percaya bahwa kenangan MJ tentang hubungan mereka telah kembali.
Namun semuanya ternyata hanya permainan kejam dari Telepath. MJ sebenarnya sedang dikendalikan dan tidak mengingat apa pun. Sang Telepath sengaja menggunakan perasaan Peter untuk menyakitinya.
Telepath kemudian memaksa MJ berjalan menuju tepi gedung dan menjatuhkan dirinya. Spider-Man berhasil menangkapnya sebelum ia menghantam tanah. Namun MJ kehilangan kesadaran.
Peter akhirnya menyerah ketika Telepath muncul menggunakan tubuh seorang pria. Namun saat itulah Peter sempat melihat ke dalam sebuah mobil dan menemukan tubuh asli pelaku. Ternyata Telepath sebenarnya adalah seorang gadis remaja.
Spider-Man membawa MJ ke tempat persembunyian Frank Castle. Tempat tersebut dipenuhi berbagai jebakan, sehingga Peter harus terus menjaga MJ agar tidak terkena salah satunya. Setelah sedikit berdebat, Frank akhirnya setuju membiarkan MJ tinggal di sana sementara waktu.
Peter menggunakan hasil pemindaian wajah Telepath untuk mencari identitasnya. Hampir seluruh informasi mengenai gadis tersebut sudah dihapus dari sistem. Namun ia berhasil mendapatkan sebuah nama: Jean Elaine Grey.
MJ kemudian memberikan ide mengenai cara menggunakan inhibitor Peter dengan lebih baik setelah perangkat pertama mengalami panas berlebihan. Peter menggunakan saran tersebut untuk memperbaiki alat yang nantinya akan digunakan terhadap Jean. Sementara itu, ketegangan antara Peter dan Frank terus meningkat.
Dalam sebuah pertengkaran, Peter menuduh Frank tidak memahami perasaan kehilangan karena menganggap dirinya tidak pernah memiliki orang yang benar-benar ia sayangi. Peter tidak mengetahui tragedi besar yang pernah dialami Frank dan keluarganya. Ucapan tersebut membuat hubungan mereka semakin tegang.
Jean kembali menyerang Damage Control. Spider-Man segera menuju lokasi, sementara MJ berhasil meyakinkan Frank untuk ikut membantu. Metzger mengumpulkan para petugasnya ke dalam ruangan aman ketika sesuatu mulai menghantam lemari besi.
Spider-Man kemudian menemukan bahwa Jean telah mengambil alih pikiran Bruce Banner. Inhibitor Bruce sudah dilepaskan sehingga ia kembali berubah menjadi Hulk. Frank datang dan langsung menembaki Hulk, membuat situasi semakin tidak terkendali.
Mereka akhirnya berhasil mengeluarkan Jean dari pikiran Bruce. Namun Bruce mengatakan bahwa sesuatu dalam dirinya terasa rusak. Tubuhnya kemudian berubah lebih jauh menjadi bentuk Savage Hulk yang jauh lebih besar dan liar.
Spider-Man harus menghadapi Hulk sambil berusaha mencegah kerusakan besar di sekitar Damage Control. Dalam salah satu momen, Peter bahkan menahan sejumlah besar reruntuhan agar tidak jatuh ke jalan dan membunuh orang-orang di bawah. Ia terus mencoba mengingatkan Bruce mengenai persahabatan mereka.
Perkataan Peter akhirnya berhasil menembus kemarahan Hulk. Bruce perlahan kehilangan tenaga dan akhirnya tidak sadarkan diri. Namun Jean masih belum selesai.
Jean berhasil mengambil alih pikiran Frank. Ia kemudian menggunakan bahan peledak milik Punisher untuk menghancurkan lemari besi Damage Control. Ledakan besar membuka akses menuju bagian yang selama ini dijaga sangat ketat.
Peter masuk dan berhasil menghentikan Jean sebelum gadis tersebut membunuh Metzger. Ia menggunakan inhibitor untuk mengeluarkan Jean dari pikiran Frank. Metzger kemudian menembak Jean menggunakan peluru penenang.
Sebelum kehilangan kesadaran, Jean hanya mengucapkan satu nama, “Sara.” Ucapan tersebut membuat Peter mulai curiga bahwa seluruh kejadian memiliki latar belakang yang lebih rumit. Ia merasa Jean mungkin tidak sekadar seorang penjahat.
Bruce dibawa ke rumah sakit. Metzger berterima kasih kepada Spider-Man karena telah menyelamatkan semua orang di Damage Control. Ketika Peter menanyakan nama Sara, Metzger memberikan sebuah penjelasan.
Menurut Metzger, Jean sempat masuk ke pikirannya dan melihat kenangan mengenai seorang rekan bernama Sara yang baru saja meninggal. Peter awalnya menerima cerita tersebut. Namun kemudian ada sesuatu yang membuatnya merasa penjelasan itu tidak masuk akal.
Peter kembali ke tempat persembunyian Frank. Di sana ia menemukan bahwa MJ telah membaca surat yang selama ini disimpannya. Peter akhirnya tidak punya pilihan selain mengatakan seluruh kebenaran.
Ia menjelaskan bahwa dirinya adalah Peter Parker dan dahulu mereka pernah memiliki hubungan yang sangat dekat. Peter menceritakan mengenai sihir yang membuat semua orang melupakan keberadaannya. Ia kemudian mengaku bahwa dirinya masih mencintai MJ.
Namun MJ mengatakan dirinya tidak merasakan hal yang sama. Baginya, semua kenangan tersebut memang benar-benar tidak ada. Peter sangat terluka mendengarnya, tetapi ia memahami bahwa MJ tidak bisa dipaksa mencintai seseorang yang bahkan tidak pernah ia ingat.
Peter akhirnya membawa MJ pulang. MJ kemudian memperbolehkannya bertemu Ned, yang sangat antusias karena akhirnya dapat bertemu langsung dengan pahlawannya, Spider-Man. Peter harus menahan perasaan ketika berbicara dengan sahabat lamanya yang kini memperlakukannya seperti orang asing.
Dalam percakapan mereka, MJ mengatakan bahwa dirinya sama sekali tidak mengingat kejadian ketika Jean mengendalikan tubuhnya dan mencium Peter. Hal tersebut membuat Peter menyadari sesuatu yang sangat penting. Jika orang yang dikendalikan Jean tidak memiliki ingatan mengenai apa yang terjadi, maka cerita Metzger tentang Jean melihat ingatannya pasti bohong.
Peter kembali menghubungi Yelena. Setelah melakukan penyelidikan, Yelena menemukan bahwa banyak data mengenai Jean sengaja dihapus oleh Damage Control. Ia juga mengungkap bahwa Sara adalah saudara perempuan Jean.
Peter langsung memahami bahwa Jean berada dalam bahaya besar. Damage Control kemungkinan mengetahui lebih banyak tentang dirinya daripada yang mereka akui. Ia segera berusaha kembali ke sana.
Sementara Jean ditahan, cerita beralih ke masa lalunya bersama Sara. Kedua saudari tersebut ditinggalkan oleh ibu mereka setelah kemampuan mutan mereka mulai berkembang. Sara kemudian mengajari Jean cara menggunakan kekuatan untuk memindahkan kesadaran dari satu manusia ke manusia lain.
Suatu hari, pasukan Damage Control yang dipimpin Metzger datang untuk menangkap Sara. Jean mencoba menyelamatkan kakaknya. Namun Sara justru menghentikannya agar Jean tidak ikut tertangkap.
Kembali ke masa sekarang, Jean diikat pada sebuah kursi di laboratorium Damage Control. Metzger mulai mengaktifkan sebuah perangkat yang dirancang untuk mengukur sejauh mana jangkauan kekuatan Jean dapat berkembang. Di ruangan tersebut, Jean akhirnya memahami arti sebenarnya dari V-Max.
V-Max ternyata bukan sebuah benda. Itu adalah sesuatu yang pernah dilihat Sara dari sistem ventilasi ketika dirinya menjadi tahanan. Jean kemudian menyadari bahwa Sara telah meninggal akibat eksperimen yang dilakukan Damage Control.
Dipenuhi kemarahan dan kesedihan, Jean melepaskan inhibitor yang menahan kekuatannya. Kemampuan psioniknya berkembang secara luar biasa. Sebuah gelombang energi menyebar ke seluruh New York.
Hampir seluruh penduduk kota mendadak membeku di tempat, termasuk MJ dan Ned. Frank berada tepat di luar jangkauan kekuatan tersebut sehingga masih dapat bergerak. Ia memutuskan menggunakan senapan runduk untuk membunuh Jean sebelum situasi menjadi semakin buruk.
Spider-Man tiba di Damage Control dan langsung dihadang pasukan ninja The Hand. Seluruh ninja tersebut sekarang berada di bawah kendali Jean. Jumlah mereka membuat Peter kewalahan.
Peter akhirnya memutuskan melepas inhibitornya sendiri. Untuk pertama kalinya, ia berhenti takut terhadap perkembangan gen laba-laba dalam tubuhnya. Ia menerima bahwa dirinya tidak harus memilih antara Peter Parker atau Spider-Man.
Peter menegaskan bahwa ia bisa menjadi Peter Parker dan Spider-Man sekaligus. Setelah menerima bagian dirinya tersebut, kemampuan Peter berkembang jauh lebih kuat. Ia mengalahkan para ninja The Hand dan beberapa petugas Damage Control dengan kemampuan yang kini jauh lebih alami.
Spider-Man akhirnya berhasil masuk ke ruangan tempat Jean ditahan. Jean sudah mengarahkan pecahan-pecahan kaca ke arah Metzger dan siap membunuhnya. Di kejauhan, Frank bersiap mengambil posisi untuk menembak Jean.
Peter kemudian melakukan sesuatu yang tidak diduga Jean. Ia dengan sengaja membiarkan gadis tersebut memasuki pikirannya. Di sana, Jean melihat salah satu kenangan Peter bersama Bibi May.
Dalam kenangan tersebut, posisi Peter perlahan seperti digantikan oleh Jean. Seolah-olah May sedang berbicara langsung kepada gadis tersebut. May mengatakan bahwa ia tidak sendirian.
Peter kemudian berbicara kepada Jean dan menunjukkan bahwa dirinya juga pernah kehilangan seseorang yang sangat dicintai. Ia memahami rasa marah dan kesepian yang dialami Jean. Perlahan, kemarahan gadis itu mulai mereda.
Jean akhirnya melepaskan serangannya dan berhenti mencoba membunuh Metzger. Namun Frank sudah terlanjur menarik pelatuk. Sebuah peluru meluncur langsung ke arah Jean.
Peter bergerak cepat dan mendorong Jean keluar dari jalur tembakan. Peluru tersebut justru mengenai dirinya. Spider-Man pun jatuh dengan luka yang sangat serius.
Jean segera menggunakan kekuatannya untuk menjaga Peter tetap hidup. Frank menyadari kesalahannya dan bergegas membawa Peter ke rumah sakit. Kabar bahwa Spider-Man tertembak segera menyebar ke seluruh kota.
Warga New York menunggu dengan cemas mengenai kondisi pahlawan mereka. Untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun hidup dalam kesepian, Peter tanpa sadar melihat betapa banyak orang sebenarnya peduli terhadap Spider-Man. Kota itu benar-benar menganggapnya sebagai bagian dari kehidupan mereka.
Peter akhirnya terbangun di rumah sakit dengan Frank berada di sampingnya. Frank merasa sangat bersalah karena tembakannya hampir membunuh Peter. Ia kemudian mengakui bahwa meskipun mereka sering bertengkar, dirinya menganggap Peter sebagai teman.
Frank kemudian membantu Peter keluar diam-diam dari rumah sakit. Untuk mengalihkan perhatian, ia mengenakan topeng dan sarung tangan Spider-Man lalu berdiri di depan jendela agar orang-orang mengira sang pahlawan masih berada di sana. Peter melihat dari kejauhan bagaimana masyarakat menunjukkan rasa sayang mereka terhadap Spider-Man.
Di apartemennya, MJ terlihat masih mengenakan kalung Black Dahlia yang dahulu diberikan Peter kepadanya. Ia memegang kalung tersebut dan mulai tersenyum. Adegan itu memberi petunjuk bahwa mungkin ada bagian kecil dari kenangan lamanya yang perlahan kembali.
Jean akhirnya meninggalkan New York menggunakan bus. Sementara itu, Peter berbicara dengan DeWolff mengenai perkembangan kasus Damage Control. Metzger kini menghilang dan kepolisian mulai menyelidiki berbagai tindakan lembaga tersebut.
DeWolff mengatakan dirinya senang karena Spider-Man sekarang tidak lagi terlihat sepenuhnya sendirian. Namun ia juga menyarankan Peter beristirahat setelah semua yang dialaminya. Peter kemudian melihat Ned dan memutuskan mendekatinya.
Ketika bertemu Ned, Peter melakukan jabat tangan rahasia yang dahulu hanya mereka berdua ketahui. Ned tampak kebingungan pada awalnya. Namun reaksinya kemudian berubah seolah ada sesuatu di dalam ingatannya yang mulai kembali.
Film memberikan petunjuk bahwa sihir Doctor Strange mungkin tidak sepenuhnya permanen. Kenangan orang-orang terdekat Peter tampaknya perlahan dapat muncul kembali melalui hubungan emosional yang kuat. Peter pun mulai mendapatkan sedikit harapan bahwa hidupnya tidak harus terus dijalani seorang diri.
Dalam adegan setelah kredit, aplikasi Spidey Tracker buatan Ned kembali muncul. Aplikasi tersebut mendadak kehilangan sinyal keberadaan Spider-Man di Bumi. Sistem kemudian memperluas pencariannya semakin jauh.
Pencarian bergerak menembus atmosfer hingga ke luar angkasa. Di suatu tempat yang sangat jauh dari Bumi, sinyal Spider-Man tiba-tiba kembali terdeteksi. Film kemudian ditutup dengan tulisan yang menjanjikan bahwa Spider-Man akan kembali.
Tag Film
18 TagKomentar
Komentar Pembaca
Tulis Komentar
Belum ada komentar.
Smart Related
Rekomendasi Serupa
Genre Science Fiction
★ 8.7
Project Hail Mary (2026)
US • Adventure
Genre Science Fiction
★ 6.7
Disclosure Day (2026)
US • Science Fiction
Genre Science Fiction
★ 6.5
Iron Lung (2026)
US • Horror
Genre Science Fiction
★ 8.5
Dune: Part Two (2024)
US • Action
Genre Science Fiction
★ 8.195
Hoppers (2026)
US • Adventure
Genre Science Fiction
★ 6.1
Supergirl (2026)
US • Action
Genre Science Fiction
★ 7.5
Superman (2025)
US • Action
Avatar: Fire and Ash (2025)
US • Adventure
Genre Science Fiction
★ 7.3
Predator: Badlands (2025)
US • Action
Genre Science Fiction
★ 7.5
Predator: Killer of Killers (2025)
US • Action
Genre Science Fiction
★ 7.153
Masters of the Universe (2026)
US • Action
Genre Science Fiction
★ 6.2
Mercy (2026)
US • Action