

Sinopsis Agak Laen (2024)
Empat sahabat yang bekerja di wahana rumah hantu sebuah pasar malam tak sengaja menyebabkan seorang pria tua penderita penyakit jantung meninggal karena ketakutan. Mereka kemudian menyembunyikan jasadnya di dalam wahana, yang justru membuat atraksi itu semakin ramai, setidaknya untuk sementara.
Detail Film
Original:
Agak Laen
Rilis:
Genre:
Negara:
Director:
Rating:
7.2/10
Writer:
Official Trailer
Agak Laen
Full Sinopsis
Film dibuka dengan suasana ramai di Pasar Rawa Senggol pada malam hari. Jongki, pengelola pasar, sedang mengecek keadaan pasar dan menyapa Bedul yang mengelola wahana lempar bola. Di wahana tersebut, Oki bekerja sebagai penjaga yang duduk di kursi sasaran dan akan tercebur ke air setiap kali pengunjung berhasil melempar bola tepat sasaran. Oki baru bebas dari penjara setelah menjalani hukuman akibat kasus narkoba dan kini berusaha mendapatkan pekerjaan untuk membantu keluarganya.
Malam itu seorang pengunjung bernama Gipamung sudah lima kali berhasil mengenai sasaran. Oki berkali-kali tercebur ke dalam air hingga tubuhnya basah kuyup, sementara ia mulai merasa tidak enak badan dan meminta Gipamung berhenti. Gipamung tetap bermain karena masih ingin menikmati permainan. Oki akhirnya kehilangan kesabaran dan memukul Gipamung, sehingga Jongki dan Bedul harus melerai mereka sebelum Oki akhirnya dipecat.
Setelah kehilangan pekerjaan, Oki mendatangi tiga sahabat lamanya, Boris, Bene, dan Jegel. Ketiganya mengelola wahana rumah hantu di pasar malam, tetapi kondisi usaha mereka sangat buruk karena pengunjung hampir tidak ada dan uang sewa sudah menunggak selama dua bulan. Oki meminta pekerjaan, tetapi mereka juga sedang kesulitan sehingga belum mampu memberikan banyak bantuan.
Baca juga: Parasite (2019)
Boris menjelaskan bahwa ia sedang membutuhkan uang untuk membayar seorang calo yang mengaku dapat membantunya masuk menjadi anggota TNI. Ia percaya setelah membayar sekitar sepuluh juta rupiah, dirinya hanya perlu mengikuti ujian praktik dan bisa diterima. Bene memperingatkan Boris agar tidak mudah percaya kepada orang yang menjanjikan kelulusan, tetapi Boris tetap berusaha mencari uang untuk memenuhi permintaan tersebut.
Bene juga membutuhkan uang karena ingin menikahi Naomi. Calon mertuanya meminta pesta pernikahan besar sesuai adat dengan sedikitnya seribu tamu. Ia bahkan memberi ultimatum bahwa jika Bene tidak sanggup memenuhi permintaan tersebut, sudah ada laki-laki lain yang siap melamar Naomi.
Jegel tidak kalah bermasalah karena memiliki banyak utang akibat kebiasaannya berjudi. Ia terlihat sering berada di masjid sehingga Oki mengira dirinya sudah berubah menjadi lebih alim. Kenyataannya, Jegel sengaja menjadikan masjid sebagai tempat bersembunyi karena para penagih utang tidak akan mengejarnya sampai ke sana.
Marlina, petugas tiket rumah hantu, datang ke ruang ganti dan terkejut melihat Oki. Ia bahkan sempat mengira Oki telah dihukum pancung karena mendengar kabar bohong mengenai dirinya. Oki menyadari bahwa berita tersebut berasal dari cerita Boris dan teman-temannya. Setelah itu mereka kembali bekerja dengan Boris sebagai kuntilanak, Jegel sebagai pocong, dan Bene sebagai suster ngesot.

Dua pengunjung yang mencoba wahana justru kecewa karena rumah hantu tersebut sama sekali tidak menyeramkan. Kostum mereka terlihat sederhana dan dekorasinya tidak mampu membuat pengunjung takut. Oki mengatakan bahwa mereka harus merenovasi rumah hantu dan membuatnya jauh lebih menyeramkan. Masalahnya, mereka tidak memiliki modal untuk melakukan renovasi.
Oki kemudian pulang dan melihat ibunya sedang sakit parah. Persediaan obat ibunya sudah habis, sementara Oki dan adiknya tidak mempunyai uang untuk membeli obat berikutnya. Sang ibu bahkan meminta Oki mempersiapkan makamnya karena merasa hidupnya tidak akan lama lagi. Oki sangat sedih, tetapi ketika mengambil pakaian dari lemari ia melihat sertifikat tanah milik ibunya.
Dari sertifikat tersebut Oki mendapatkan ide untuk menyelesaikan masalah mereka. Ketika Jongki kembali menagih tunggakan sewa rumah hantu, Oki menawarkan sertifikat tanah ibunya sebagai jaminan. Boris, Bene, dan Jegel awalnya menolak karena menganggap Oki tidak seharusnya menggunakan harta ibunya tanpa izin. Namun karena mereka benar-benar membutuhkan modal, akhirnya mereka menyetujui rencana tersebut.
Malam harinya Oki berusaha mendapatkan tanda tangan ibunya. Ia terlebih dahulu membuat adiknya pergi dengan menyuruhnya membeli kerupuk agar bisa berbicara empat mata dengan sang ibu. Ketika ibunya ingin membaca surat yang diberikan, Oki berbohong bahwa surat itu adalah daftar obat dari rumah sakit dan mengatakan tanda tangan tersebut diperlukan agar mereka mendapat potongan harga obat. Ibunya akhirnya percaya dan menandatangani surat tersebut, sehingga Oki dapat menggunakan sertifikat tanah itu untuk mendapatkan uang.
Uang tersebut digunakan untuk merenovasi rumah hantu. Mereka memperbaiki berbagai bagian wahana dan membuat dekorasi serta kostum menjadi lebih menyeramkan. Setelah renovasi selesai, rumah hantu kembali dibuka dengan penampilan baru. Kali ini mereka berharap pengunjung benar-benar ketakutan dan usaha mereka dapat menghasilkan uang.
Pada malam pertama setelah renovasi, Pak Basuki datang ke pasar malam bersama Intan, perempuan yang menjadi selingkuhannya. Mereka sedang menikmati suasana pasar ketika istri Basuki tiba-tiba muncul. Basuki dan Intan langsung berpencar agar tidak tertangkap. Basuki memilih bersembunyi di rumah hantu karena mengira tempat tersebut dapat membuatnya aman dari kejaran istrinya.
Sebelum masuk, Basuki membeli tiket dari Marlina. Tanpa disadarinya, obat jantung miliknya terjatuh di sekitar loket tiket. Basuki tidak menyadari obat tersebut hilang dan terus masuk ke dalam rumah hantu. Di dalam, ia mulai dikejutkan oleh Boris, Bene, Jegel, dan Oki yang menjalankan berbagai atraksi menakutkan.
Ketakutan Basuki semakin meningkat ketika ia terus berhadapan dengan kejutan dari para penjaga rumah hantu. Ia berusaha mencari obat jantungnya, tetapi obat tersebut sudah tertinggal di luar. Serangan jantung akhirnya membuat Basuki jatuh dan meninggal di dalam wahana. Keempat sahabat tersebut langsung panik ketika menyadari bahwa pengunjung mereka benar-benar meninggal.

Mereka mempertimbangkan untuk melapor kepada polisi, tetapi Oki menolak karena dirinya baru saja keluar dari penjara dan takut kembali dipenjara. Jegel akhirnya mengusulkan agar jenazah Basuki disembunyikan terlebih dahulu. Mereka membawa tubuh Basuki dan menguburkannya di area rumah hantu. Mereka berharap tidak ada orang yang mengetahui bahwa Basuki meninggal di tempat tersebut.
Tak lama setelah itu, Intan menemukan obat jantung Basuki yang terjatuh di sekitar loket. Ia masuk ke rumah hantu untuk mencari Basuki dan bertanya kepada keempat sahabat tersebut. Mereka menyangkal bahwa Basuki pernah masuk dan mengatakan rumah hantu sedang tidak menerima pengunjung karena renovasi. Intan akhirnya pergi tanpa mengetahui bahwa Basuki sudah meninggal.
Setelah Basuki dikuburkan, mereka mencoba kembali membuka rumah hantu. Namun berbagai benda mulai bergerak sendiri dan kejadian aneh terjadi di dalam wahana. Mereka akhirnya menyadari bahwa arwah Basuki muncul setelah kematiannya.
Dua pengunjung bernama Jono dan Jono melakukan siaran langsung TikTok ketika masuk ke rumah hantu. Saat berada di dalam, mereka melihat kemunculan arwah Basuki yang tidak termasuk dalam atraksi yang telah disiapkan. Mereka panik dan melarikan diri. Video tersebut menjadi viral dan membuat rumah hantu yang sebelumnya sepi mendadak ramai.
Boris, Bene, Jegel, dan Oki justru memanfaatkan kemunculan arwah Basuki untuk menarik lebih banyak pengunjung. Mereka mencoba berbagai cara agar suasana rumah hantu tetap menyeramkan. Salah satu cara yang mereka lakukan adalah meminta Jegel buang air kecil di lokasi makam Basuki agar arwahnya kembali muncul. Setelah itu pengunjung semakin banyak dan pendapatan mereka meningkat.
Baca juga: Agak Laen: Menyala Pantiku! (2025)
Keberhasilan tersebut membuat masalah keuangan mereka mulai teratasi. Bene dapat membayar biaya gedung untuk rencana pernikahannya, Jegel mulai membayar utang kepada rentenir, Boris mengumpulkan uang untuk membayar calo TNI, sedangkan Oki berhasil menebus kembali sertifikat tanah milik ibunya. Oki bahkan membeli tanah yang akan digunakan sebagai makam ibunya.
Di tengah kesuksesan itu, berita televisi memberitakan hilangnya Basuki. Ternyata Basuki adalah seorang calon anggota legislatif sehingga kasus kehilangan dirinya mendapat perhatian luas. Intan yang masih mencari Basuki menonton video TikTok mengenai rumah hantu dan melihat topi Basuki berada di sana. Ia mulai mencurigai bahwa Basuki memang pernah masuk ke wahana tersebut.
Polisi akhirnya datang ke Pasar Rawa Senggol untuk menyelidiki rumah hantu. Pada awalnya mereka datang untuk memeriksa apakah wahana yang viral tersebut memang benar-benar menyeramkan. Boris dan kawan-kawan kembali berusaha menampilkan rumah hantu seolah-olah normal. Mereka bahkan mencoba membuat polisi takut dengan berbagai cara.
Sementara itu, Tohar yang menangani kasus tersebut semakin dekat dengan Marlina. Keduanya sering bertemu dan saling menunjukkan ketertarikan. Namun di balik hubungan tersebut, Tohar tetap menjalankan penyelidikan mengenai hilangnya Basuki.
Intan akhirnya mendatangi Boris, Bene, Jegel, dan Oki. Ia mengatakan bahwa Basuki memiliki penyakit jantung dan kemungkinan meninggal setelah ditakut-takuti di rumah hantu. Sebagai bukti, Intan menunjukkan topi Basuki yang tertinggal di dalam wahana. Keempatnya masih menyangkal dan justru menyalahkan Intan karena membawa Basuki yang sudah mengetahui dirinya memiliki penyakit jantung.
Intan menangis di dekat makam Basuki. Karena merasa kasihan dan takut Intan melapor, Boris memberikan sebagian uang hasil rumah hantu kepadanya sebagai uang tutup mulut. Mereka meminta Intan pergi jauh dari kota dan tidak menyebutkan keterlibatan mereka. Namun tanpa mereka sadari, Obet, pekerja yang tidak dapat berbicara, mendengar percakapan tersebut.
Obet kemudian memberi tahu Jongki bahwa ia mengetahui sesuatu mengenai hilangnya Basuki. Jongki mulai curiga dan mempertimbangkan untuk menghubungi polisi. Boris dan ketiga sahabatnya mengetahui bahwa Obet bisa menjadi saksi yang membahayakan mereka. Mereka lalu berusaha mendekati Obet dengan alasan ingin membantu membersihkan area pasar.
Obet justru salah memahami tindakan mereka dan ketakutan. Ia melarikan diri dan naik ke wahana yang berada di sekitar pasar. Dalam kepanikannya, Obet jatuh dari ketinggian dan tidak sadarkan diri. Jongki menemukan tubuh Obet dan membawanya ke rumah sakit.
Tohar mencoba mendapatkan keterangan dari Obet dengan bantuan ahli bahasa isyarat. Namun kondisi Obet belum memungkinkan dirinya memberikan kesaksian. Sementara itu, Boris, Bene, Jegel, dan Oki semakin panik karena keberadaan Obet membuat rahasia mereka semakin dekat terbongkar.

Ketegangan di antara keempat sahabat juga meningkat. Bene dan Oki bertengkar karena masalah yang mereka hadapi sejak awal. Bene menyinggung keputusan Oki yang menolak melapor kepada polisi, sementara Oki merasa dirinya terus disalahkan meskipun sejak awal hanya berusaha membantu. Pertengkaran tersebut akhirnya membuat mereka kembali mengingat masalah Oki dengan ibunya dan masa lalunya di penjara.
Mereka kemudian memutuskan memindahkan jenazah Basuki dari rumah hantu. Jegel mengusulkan agar Basuki dikuburkan di makam yang telah disiapkan Oki untuk ibunya. Oki awalnya marah besar karena makam tersebut dipersiapkan untuk ibunya, tetapi setelah dibujuk akhirnya menyetujui rencana tersebut.
Pada saat yang sama, polisi mulai mengejar Intan. Tohar menginterogasinya dan menunjukkan bukti berupa obat milik Basuki yang ditemukan di kamar Intan. Intan berusaha menjelaskan keadaan sebenarnya, tetapi posisi dirinya semakin sulit karena berbagai bukti yang ditemukan polisi mengarah kepadanya.
Malamnya, keempat sahabat membawa jenazah Basuki keluar dari rumah hantu menggunakan truk. Jongki sempat melihat mereka dan menawarkan bantuan, tetapi mereka menolak. Mereka terus membawa jenazah tersebut menuju lokasi makam Oki. Di tempat lain, Tohar bersama polisi mulai menggeledah rumah hantu.
Polisi menemukan bekas tempat penguburan di dalam rumah hantu. Marlina yang sebelumnya tidak mengetahui kematian Basuki juga menemukan sebuah kertas petunjuk di ruang rias dan menyerahkannya kepada Tohar. Petunjuk tersebut membantu polisi memahami bahwa ada sesuatu yang disembunyikan oleh keempat pengelola rumah hantu.
Boris, Bene, Jegel, dan Oki tetap berusaha menyelesaikan pemindahan jenazah. Ketika mereka sampai di sekitar makam, ternyata terdapat pos polisi yang membuat mereka harus menggunakan kostum hantu untuk menakut-nakuti petugas agar dapat melewati tempat tersebut. Setelah berhasil melewati penjagaan, mereka mulai menggali makam untuk menguburkan Basuki.
Saat proses itu berlangsung, Oki menerima telepon dari adiknya. Ibunya ternyata telah meninggal dunia. Oki langsung terpukul karena makam yang seharusnya digunakan untuk ibunya justru sedang mereka persiapkan untuk menguburkan Basuki. Ia meminta ketiga sahabatnya pergi dan membiarkan dirinya menanggung seluruh kesalahan.
Boris, Bene, dan Jegel menolak meninggalkan Oki. Mereka tetap bersama meskipun mengetahui polisi sedang mengejar mereka. Tidak lama kemudian polisi datang ke lokasi makam dan menangkap keempatnya. Mereka akhirnya harus mempertanggungjawabkan perbuatan karena menyembunyikan kematian Basuki dan memindahkan jenazahnya.
Boris, Bene, Jegel, dan Oki menjalani hukuman penjara selama dua tahun empat bulan. Setelah masa hukuman selesai, mereka akhirnya keluar dari penjara. Oki dijemput oleh adiknya, sedangkan Boris dijemput oleh ibunya. Bene keluar tanpa dijemput Naomi, sementara keempatnya kembali berkumpul setelah menjalani hukuman.
Baca juga: Jumbo (2025)
Mereka kemudian pergi ke makam ibu Oki. Oki berziarah dan teman-temannya ikut menemaninya. Di tempat tersebut Bene bertemu Naomi dan awalnya mengira Naomi telah menikah dengan laki-laki lain selama dirinya berada di penjara. Setelah mengetahui Naomi masih belum menikah, Bene langsung mengajaknya menikah.
Naomi mengatakan bahwa ayahnya masih memberikan syarat untuk pernikahan mereka. Bene harus mengadakan pesta dengan jumlah tamu sedikitnya tiga ribu orang. Bene langsung terkejut mendengar permintaan tersebut hingga akhirnya pingsan. Boris, Jegel, dan Oki berusaha mengangkat tubuh Bene, dan film berakhir pada kejadian tersebut.
☕
Traktir Kopi
Suka dengan alur cerita ini?
Yuk traktir secangkir kopi untuk penulis agar makin semangat merangkum film lainnya!
Smart Related
Rekomendasi Serupa
Genre Comedy
★ 8.5
Parasite (2019)
Korea • Comedy
Genre Comedy
★ 8.3
Agak Laen: Menyala Pantiku! (2025)
Indonesia • Comedy
Genre Comedy
★ 8.3
Jumbo (2025)
Indonesia • Animation
Genre Comedy
★ 8.195
Hoppers (2026)
US • Adventure
Genre Comedy
★ 8.1
Coyote vs. Acme (2026)
US • Comedy
Genre Comedy
★ 8
Zootopia (2016)
US • Adventure
Genre Comedy
★ 7.9
Sentimental Value (2025)
Denmark, France, Germany, Norway, Sweden, Turkey, United Kingdom • Comedy
Genre Comedy
★ 7.8
A Little Thing Called Love (2010)
Thailand • Comedy
Genre Comedy
★ 7.8
The Sheep Detectives (2026)
United Kingdom, US • Comedy
Genre Comedy
★ 7.8
Licorice Pizza (2021)
Canada, US • Comedy
Genre Comedy
★ 7.7
KPop Demon Hunters (2025)
US • Action
Genre Comedy
★ 7.689
Ready or Not: Here I Come (2026)
US • Comedy
Diskusi
Komentar Pembaca (0)