Lewati ke konten

Sinopsis Lost in the Stars (2023)

Poster Lost in the Stars

Saat berlibur untuk merayakan ulang tahun pernikahan, istri He Fei, Li Muzi, tiba-tiba menghilang. Ketika akhirnya muncul kembali, He Fei justru bersikeras bahwa wanita tersebut bukan istrinya. Kasus aneh ini kemudian menarik perhatian Chen Mai, seorang pengacara ternama. Namun, semakin dalam ia menyelidiki, semakin banyak misteri dan kejanggalan yang mulai terungkap.

Detail Film
Share

Trailer

Full Sinopsis

He Fei dan istrinya, Li Muzi, pergi ke sebuah negara Asia Tenggara fiktif bernama Barlandia untuk merayakan ulang tahun pertama pernikahan mereka. Mereka menginap di sebuah resor di kawasan pantai dan pada awalnya perjalanan tersebut terlihat seperti liburan pasangan biasa. Namun suatu malam, Muzi tiba-tiba menghilang dari tempat mereka menginap. He Fei kemudian berusaha mencari istrinya dan meminta bantuan kepada kepolisian setempat.

Dua minggu setelah Muzi menghilang, He Fei masih belum mendapatkan kejelasan mengenai keberadaan istrinya. Polisi setempat tidak segera membuka penyelidikan karena tidak menemukan bukti bahwa telah terjadi tindak kriminal. Seorang polisi keturunan Tionghoa bernama Zheng Cheng menunjukkan simpati kepada He Fei dan mengatakan bahwa ia bersedia membantu. He Fei tetap merasa bahwa istrinya telah mengalami sesuatu yang buruk.

Setelah suatu malam dalam keadaan mabuk, He Fei kembali ke kamar hotel. Ketika terbangun keesokan paginya, ia menemukan seorang perempuan asing sedang berada di tempat tidurnya. Perempuan tersebut mengaku bahwa dirinya adalah Li Muzi, istri He Fei. He Fei langsung menolak pengakuan tersebut karena ia yakin perempuan itu bukan istrinya.

Baca juga: Exit 8 (2025)

Perempuan tersebut kemudian menunjukkan paspor dengan nama Li Muzi. Ia juga mempunyai foto-foto yang menunjukkan dirinya bersama He Fei. Yang lebih mengganggu bagi He Fei adalah perempuan itu mengetahui berbagai detail pribadi mengenai hubungan mereka. Ia bahkan mengetahui informasi mengenai kondisi kesehatan He Fei dan mempunyai bekas luka di kaki yang sama dengan yang dimiliki Muzi.

He Fei meminta bantuan Zheng Cheng untuk membuktikan bahwa perempuan tersebut adalah orang lain. Namun ketika Zheng datang, perempuan itu kembali memberikan berbagai bukti bahwa dirinya adalah Muzi. Bahkan foto-foto Muzi yang tersimpan di ponsel He Fei kini terlihat berbeda. Foto-foto yang sebelumnya menunjukkan Muzi seolah-olah telah berubah sehingga perempuan yang mengaku sebagai Muzi terlihat berada dalam foto tersebut.

He Fei semakin panik karena orang-orang di sekitar mereka juga menganggap perempuan itu sebagai istrinya. Ia mencoba mencari bukti lain untuk membuktikan bahwa perempuan tersebut bukan Muzi. Ketika ia mencari rekaman kamera pengawas dari sebuah toko buku yang pernah dikunjungi bersama istrinya, rekaman tersebut juga sudah berubah dan memperlihatkan perempuan itu.

He Fei kemudian melihat berita mengenai seorang pengacara terkenal bernama Chen Mai. Ia memutuskan meminta Chen Mai membantunya menyelidiki perempuan yang mengaku sebagai Muzi. Chen Mai menerima kasus tersebut dan mulai memeriksa berbagai petunjuk mengenai identitas perempuan tersebut. Dari penyelidikannya, Chen Mai menemukan kemungkinan bahwa perempuan itu berhubungan dengan kelompok kriminal yang melakukan pencurian identitas.

Chen Mai kemudian menunjukkan kepada He Fei bahwa kelompok tersebut mempunyai metode untuk menyamar sebagai istri orang kaya. Mereka mengumpulkan informasi pribadi korban, memalsukan dokumen, dan menyiapkan berbagai bukti agar identitas palsu mereka terlihat meyakinkan. He Fei mulai percaya bahwa dirinya mungkin memang menjadi sasaran kelompok kriminal. Namun Chen Mai tetap menyelidiki kasus tersebut dengan hati-hati.

Chen Mai dan He Fei kemudian mencoba mencari bukti langsung mengenai kelompok tersebut. Mereka menyadari bahwa sebuah mobil tampaknya mengikuti pergerakan mereka. Chen Mai berusaha menghindari orang-orang yang membuntuti mereka dan kemudian menggunakan situasi tersebut untuk mengikuti kendaraan yang mencurigakan. Mereka akhirnya sampai di sebuah bangunan terpencil di kawasan hutan.

Di dalam bangunan tersebut, mereka menemukan tempat yang tampaknya digunakan untuk merencanakan operasi kelompok kriminal. Ada berbagai informasi dan perlengkapan yang menunjukkan bahwa kelompok tersebut telah mempelajari kehidupan He Fei dan Muzi. He Fei merasa akhirnya menemukan bukti bahwa perempuan yang mengaku sebagai Muzi memang bagian dari rencana besar untuk menipu dirinya.

Namun ketika mereka hendak meninggalkan tempat tersebut, seorang pria bersenjata muncul. Pria itu membawa senjata api dan berusaha membunuh mereka. Chen Mai dan He Fei berhasil melarikan diri sebelum pria tersebut dapat menangkap mereka. Mereka tidak sempat membawa semua bukti yang ditemukan di dalam bangunan itu.

Dalam penyelidikan berikutnya, Chen Mai menemukan seorang fotografer lokal bernama Hasu yang pernah mengambil foto He Fei dan Muzi. Hasu memiliki foto-foto asli pasangan tersebut dan mengetahui bahwa perempuan yang ada dalam foto-foto itu adalah Muzi. Chen Mai kemudian meminta Hasu bersaksi mengenai identitas Muzi dan memberikan foto tersebut sebagai bukti.

Hasu meminta uang sebelum bersedia memberikan kesaksiannya. He Fei akhirnya membayar Hasu dalam jumlah besar agar ia mau membantu. Chen Mai kemudian membawa Hasu bersama mereka menuju kantor polisi. Namun selama perjalanan, Chen Mai mulai melihat adanya kejanggalan pada perilaku He Fei.

Chen Mai mengetahui bahwa He Fei mempunyai masa lalu yang tidak sesederhana yang ia ceritakan sebelumnya. Ia menemukan bukti bahwa He Fei pernah mengalami masalah keuangan dan mempunyai kebiasaan berjudi. He Fei akhirnya menceritakan bahwa dirinya berasal dari keluarga miskin dan tidak dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi karena kondisi ekonomi.

He Fei mengatakan bahwa setelah bekerja dengan penghasilan yang tidak besar, ia mulai terlibat dalam perjudian. Kebiasaannya tersebut membuatnya mempunyai utang dalam jumlah besar. Kehidupannya kemudian berubah ketika ia bertemu Muzi, seorang perempuan yang berasal dari keluarga kaya. Muzi adalah putri keluarga kaya yang mempunyai kekayaan jauh lebih besar daripada He Fei.

He Fei mengatakan bahwa dirinya bertemu Muzi ketika bekerja sebagai instruktur menyelam. Mereka kemudian jatuh cinta dan menikah. He Fei menggambarkan hubungan mereka sebagai hubungan yang sangat baik dan mengatakan bahwa Muzi telah membantunya melewati berbagai kesulitan dalam hidup. Ia juga menceritakan bahwa mereka pernah mengalami kecelakaan bersama sebelum akhirnya menikah.

Namun ketika Chen Mai semakin menggali informasi mengenai Muzi, muncul semakin banyak pertanyaan mengenai hilangnya perempuan tersebut. Chen Mai mengetahui bahwa Muzi pernah menyewa perlengkapan menyelam. Seorang pekerja di tempat penyewaan mengenali foto Muzi dan mengatakan bahwa perlengkapan menyelam yang disewanya belum dikembalikan.

Ketika Chen Mai menanyakan hal tersebut, He Fei terlihat panik. Ia mulai menyangkal bahwa Muzi pernah melakukan penyelaman pada malam ketika ia menghilang. Perubahan sikap itu membuat Chen Mai semakin curiga bahwa He Fei menyembunyikan sesuatu. Chen Mai mulai mempertanyakan apakah He Fei benar-benar tidak mengetahui keberadaan istrinya.

Di tengah perjalanan menuju kantor polisi, Chen Mai dan He Fei bertengkar. Chen Mai menuduh He Fei menyembunyikan informasi mengenai Muzi. He Fei kemudian memberhentikan kendaraan dan memecat Chen Mai dari kasus tersebut. Ia berniat pergi bersama Hasu untuk melanjutkan perjalanan tanpa Chen Mai.

Namun sebelum mereka dapat pergi, seorang penembak yang membuntuti mereka muncul. Hasu ditembak dan tewas. Penyerang kemudian mengambil foto-foto yang menjadi bukti mengenai Muzi. He Fei ketakutan dan akhirnya memutuskan bahwa ia harus meninggalkan Barlandia dan kembali ke Tiongkok.

He Fei kembali ke resor untuk mengambil barang-barangnya. Namun perempuan yang mengaku sebagai Muzi tiba-tiba muncul di kamar. Ia mengatakan bahwa He Fei tidak akan bisa meninggalkan tempat tersebut. Ketika He Fei berusaha menghadapi perempuan itu, perempuan tersebut tiba-tiba memukul kepalanya sendiri dengan botol kaca.

Petugas keamanan resor kemudian datang dan menemukan He Fei berada di kamar bersama perempuan yang terluka. Perempuan tersebut menyatakan bahwa He Fei telah menyerangnya. He Fei kemudian ditangkap oleh pihak keamanan dan polisi. Ia dibawa ke sebuah rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan.

He Fei kemudian terbangun dalam keadaan terikat di atas sebuah meja operasi. Ia melihat perempuan yang mengaku sebagai Muzi bersama seorang dokter. Mereka sedang menyiapkan dokumen untuk melakukan operasi otak terhadapnya. He Fei panik ketika mengetahui bahwa ia akan menjalani tindakan medis yang tidak ia setujui.

Perempuan tersebut dan dokter kemudian meninggalkan ruangan. Tidak lama kemudian, Chen Mai muncul dengan menyamar sebagai perawat. Ia mengatakan kepada He Fei bahwa dirinya juga telah dijebak dan sekarang dicari oleh polisi. Chen Mai mengatakan bahwa satu-satunya cara untuk membuktikan mereka tidak bersalah adalah menemukan Muzi yang sebenarnya.

Chen Mai kemudian mengatakan bahwa ia sudah mengetahui He Fei menyembunyikan sesuatu. Ia meminta He Fei mengatakan di mana Muzi berada. He Fei terus menolak memberikan jawaban. Chen Mai mengatakan bahwa ia tidak akan membantu He Fei melarikan diri jika He Fei tidak mengatakan lokasi istrinya.

Akhirnya He Fei menyerah dan mengatakan bahwa Muzi berada di dekat sebuah mercusuar. Setelah mengetahui informasi tersebut, Chen Mai meninggalkan ruangan. He Fei kemudian berusaha melepaskan dirinya dari meja operasi. Ia berhasil keluar dari ruang tersebut dan mulai menyusuri koridor rumah sakit.

He Fei akhirnya berhasil keluar dari bangunan tersebut. Namun begitu berada di luar, ia menyadari bahwa lingkungan rumah sakit itu terasa aneh. Ia berjalan lebih jauh dan menemukan sesuatu yang membuatnya semakin bingung. Rumah sakit tersebut ternyata berada di dalam sebuah kompleks kosong yang sebelumnya pernah ia lihat.

He Fei kemudian masuk ke sebuah ruang yang penuh dengan berbagai perlengkapan. Di sana ia bertemu dengan Chen Mai, perempuan yang selama ini mengaku sebagai Muzi, Zheng Cheng, dokter, serta pria bersenjata yang sebelumnya mengejar mereka. Hasu yang sebelumnya terlihat ditembak dan mati juga ternyata berada di sana.

He Fei menyadari bahwa seluruh kejadian yang dialaminya merupakan sebuah rekayasa. Orang-orang yang selama ini ia anggap sebagai polisi, dokter, pembunuh bayaran, fotografer, dan perempuan yang mengaku sebagai Muzi ternyata merupakan bagian dari sebuah kelompok yang sengaja memainkan peran masing-masing. Rumah sakit, pengejaran, penembakan, dan ancaman operasi otak semuanya merupakan bagian dari pertunjukan yang dirancang untuk membuat He Fei berada di bawah tekanan.

Chen Mai kemudian mengungkapkan identitas sebenarnya. Ia bukan sekadar pengacara bernama Chen Mai. Ia adalah Shen Man, sahabat dekat Muzi yang bekerja sebagai sutradara kelompok teater di New York. Setelah Muzi menghilang dan tidak dapat dihubungi, Shen Man datang ke Barlandia untuk mencari sahabatnya.

Shen Man mengetahui kehidupan Muzi dan hubungannya dengan He Fei. Ia merasa ada sesuatu yang tidak beres setelah Muzi menghilang. Karena Shen Man mempunyai kelompok teater yang mampu memainkan berbagai karakter, ia membawa anggota kelompok tersebut ke Barlandia. Mereka kemudian menyusun sebuah pertunjukan panjang untuk membuat He Fei mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi.

Polisi yang kemudian datang bukan bagian dari pertunjukan tersebut. Mereka menangkap He Fei setelah seluruh pengakuannya diperoleh. Dengan demikian, permainan yang dilakukan Shen Man dan kelompoknya berhasil membuat He Fei mengungkapkan informasi yang selama ini disembunyikannya.

Setelah He Fei ditangkap, film akhirnya memperlihatkan kejadian yang sebenarnya terjadi pada malam Muzi menghilang. He Fei memang pergi menyelam bersama Muzi. Ia mengajak istrinya untuk melihat apa yang mereka sebut sebagai “bintang-bintang di dasar laut”. Muzi percaya bahwa perjalanan tersebut merupakan bagian dari perayaan ulang tahun pernikahan mereka.

Di bawah laut, He Fei membawa Muzi menuju sebuah kerangkeng besi yang telah dipersiapkan sebelumnya. Muzi masuk ke dalam kerangkeng tersebut. Ketika Muzi berada di dalam, He Fei keluar dan menutup pintu kerangkeng dari luar.

He Fei kemudian mengunci kerangkeng tersebut sehingga Muzi tidak dapat keluar. Muzi menyadari bahwa dirinya telah dijebak. Ia berusaha meminta pertolongan kepada He Fei dari balik kerangkeng. Namun He Fei tidak membukakan pintu dan justru berenang meninggalkannya.

Muzi akhirnya mati karena kehabisan oksigen di dalam kerangkeng tersebut. He Fei kemudian kembali ke permukaan. Ia pergi ke sebuah bar dan membuat dirinya terlihat oleh orang-orang di sana. Kehadirannya di bar digunakan untuk membangun alibi sehingga orang lain akan percaya bahwa ia tidak bersama Muzi ketika istrinya menghilang.

Motif pembunuhan tersebut kemudian terungkap. He Fei mempunyai masalah perjudian dan utang dalam jumlah besar. Ia mengetahui bahwa Muzi mempunyai kekayaan besar, dan ia berharap dapat memperoleh harta tersebut melalui pernikahan mereka. Namun Muzi akhirnya mengetahui masalah He Fei dan memutuskan untuk mengajukan perceraian.

He Fei kemudian mengetahui bahwa Muzi telah menyiapkan dokumen perceraian. Alih-alih menerima keputusan tersebut, ia merencanakan pembunuhan terhadap istrinya. Ia membawa Muzi ke Barlandia dengan alasan merayakan ulang tahun pernikahan mereka dan menggunakan perjalanan tersebut untuk menjalankan rencananya.

Setelah Muzi benar-benar hilang, He Fei kemudian memainkan peran sebagai suami yang kehilangan istrinya. Ia meminta bantuan polisi dan menunjukkan kepanikan seolah-olah tidak mengetahui apa yang terjadi. Ketika perempuan palsu muncul dan berbagai bukti palsu diberikan kepadanya, He Fei sebenarnya menjadi korban dari permainan yang dibuat Shen Man, tetapi permainan tersebut hanya meniru pola manipulasi yang sebelumnya ia gunakan untuk menyembunyikan pembunuhan Muzi.

Polisi kemudian mencari lokasi yang disebutkan He Fei. Di sekitar mercusuar, penyelam menemukan kerangkeng besi di bawah laut. Di dalamnya terdapat jenazah Li Muzi. Dengan ditemukannya jasad tersebut, keberadaan Muzi dan cara kematiannya akhirnya terungkap.

Namun ada satu hal yang belum diketahui He Fei. Sebelum kematiannya, Muzi ternyata sedang hamil. Ia mempunyai foto hasil pemeriksaan ultrasonografi yang menunjukkan kehamilannya. Foto tersebut kemudian menjadi bukti bahwa ketika He Fei membunuh Muzi, ia juga menyebabkan kematian anak yang dikandung istrinya.

Shen Man kemudian mengetahui bahwa Muzi sebenarnya tidak ingin sekadar meninggalkan He Fei. Muzi mengetahui bahwa dirinya sedang hamil dan mempunyai alasan untuk mempertimbangkan kembali keputusan mengenai perceraian. Ia masih berharap bahwa He Fei dapat berubah. Muzi bahkan berniat menunjukkan hasil pemeriksaan kehamilan tersebut kepadanya.

Namun He Fei tidak pernah mengetahui kabar tersebut karena ia sudah lebih dulu membunuh istrinya. Ketika Muzi berada di dalam kerangkeng bawah laut, ia membawa informasi mengenai kehamilannya tetapi tidak pernah mendapatkan kesempatan untuk memberitahukannya kepada He Fei. He Fei meninggalkan kerangkeng tanpa mengetahui bahwa istrinya sedang mengandung anak mereka.

He Fei kemudian dijatuhi hukuman mati karena membunuh Muzi. Shen Man datang menemuinya sebelum hukuman tersebut dijalankan. Ia membawa foto ultrasonografi yang ditemukan bersama barang-barang Muzi. Shen Man menunjukkan foto tersebut kepada He Fei dan memberitahunya bahwa Muzi sedang mengandung anaknya ketika ia dibunuh.

He Fei akhirnya mengetahui bahwa tindakannya bukan hanya menghilangkan nyawa istrinya. Ia juga telah menyebabkan kematian anak yang belum lahir. Shen Man meninggalkan He Fei setelah menyampaikan fakta tersebut. Film menunjukkan He Fei dalam keadaan hancur setelah mengetahui kebenaran itu.

Baca juga: Iron Lung (2026)

Film kemudian memberikan informasi mengenai nasib orang-orang yang terlibat dalam rencana Shen Man. He Fei dijatuhi hukuman mati dan hukuman tersebut akhirnya dilaksanakan. Shen Man sendiri juga mendapat hukuman karena tindakannya dalam menjalankan rencana tersebut, termasuk tindakan yang melanggar hukum.

Shen Man dijatuhi hukuman penahanan selama 30 hari. Anggota kelompok teater lainnya dideportasi dari Barlandia dan dilarang kembali ke negara tersebut. Dengan demikian, Shen Man berhasil menemukan kebenaran mengenai kematian sahabatnya, tetapi ia dan kelompoknya tetap harus menerima konsekuensi hukum atas cara yang mereka gunakan untuk memaksa He Fei mengaku.

Tag Film

18 Tag

Komentar

Komentar Pembaca

Tulis Komentar

Komentar akan tampil setelah disetujui admin.

Belum ada komentar.

Smart Related

Rekomendasi Serupa

Lihat genre Mystery