Sinopsis Only You (2014)

Seorang mantan petinju jatuh cinta pada seorang wanita tunanetra dan mulai membangun kehidupan baru bersamanya. Namun, masa lalu kelam yang selama ini ia tinggalkan kembali muncul dan mengancam keselamatan mereka berdua.
Detail Film
Full Sinopsis
Ali bekerja sebagai petugas parkir pada malam hari. Pada siang hari ia bekerja mengantarkan air. Ia menjalani kehidupan yang sederhana dan tidak banyak menceritakan masa lalunya kepada orang lain.
Suatu malam, seorang perempuan tunanetra bernama Hazal datang ke tempat parkir. Hazal sebelumnya sering datang ke tempat tersebut dan menonton acara televisi bersama Ziya, petugas parkir yang bekerja sebelum Ali. Ketika Hazal datang lagi, ia belum mengetahui bahwa Ziya sudah meninggalkan pekerjaannya dan kembali ke kampung halamannya.
Ali kemudian berbicara dengan Hazal. Ia mengetahui bahwa perempuan tersebut tidak dapat melihat. Hazal tetap dapat melakukan berbagai kegiatan sendiri dan bekerja di sebuah pusat layanan telepon. Pertemuan mereka kemudian berlanjut pada malam-malam berikutnya.
Ali mulai menyiapkan makanan untuk Hazal ketika perempuan itu datang ke tempat parkir. Ia juga memperhatikan tanaman yang berada di rumah Hazal dan bertanya mengenai bunga tersebut. Hazal mengatakan bahwa tanaman itu tidak boleh dipindahkan dan harus mendapatkan sinar matahari.
Hazal bekerja di sebuah pusat layanan telepon. Atasannya, Kenan, mulai menunjukkan perhatian pribadi kepadanya. Kenan memberikan hadiah kepada Hazal dan mengundangnya makan malam. Hazal menolak ajakannya karena sudah mempunyai rencana lain.
Kenan kemudian datang ke rumah Hazal. Ia mengatakan bahwa dirinya telah bercerai dan mencoba mendekati Hazal. Kenan juga mencoba memasangkan sebuah kalung kepada Hazal. Hazal menolak dan meminta Kenan pergi.
Kenan tetap memaksa mendekati Hazal. Ali kemudian datang dan menghentikannya. Ali memperingatkan Kenan agar tidak mendekati Hazal lagi dan mengatakan bahwa jika Kenan kembali mengganggunya, ia akan membunuhnya.
Setelah kejadian tersebut, Hazal bertanya kepada Ali mengapa ia melakukan itu. Hazal mengatakan bahwa dirinya membutuhkan pekerjaan untuk hidup mandiri dan mempertanyakan apakah Ali akan terus memukuli setiap orang yang memperlakukannya dengan buruk. Ali kemudian mengatakan bahwa ia akan menjaga Hazal.

Hazal akhirnya mengatakan bahwa ia telah berhenti dari pekerjaannya. Ia kemudian meminta Ali membawanya pergi pada akhir pekan. Hubungan keduanya semakin dekat dan Hazal mulai menghabiskan lebih banyak waktu bersama Ali.
Ali memberikan seekor anak anjing kepada Hazal. Ia mengatakan bahwa anjing tersebut dapat menemani Hazal dan ketika sudah besar dapat membantunya berjalan. Hazal kemudian memberikan nama Simal kepada anjing tersebut. Ali menjelaskan bahwa nama itu berkaitan dengan Bintang Utara.
Hazal menceritakan bahwa dirinya tumbuh di sebuah panti asuhan yang letaknya dekat dengan tempat yang mereka datangi. Ia mengatakan bahwa ketika masih kecil, anak-anak di panti tersebut biasa datang ke tempat itu untuk menangkap ikan. Hazal juga mengatakan bahwa dirinya tidak pernah bertemu dengan keluarganya.
Ali kemudian memberikan dua buah batu kepada Hazal. Ia mengatakan bahwa salah satu batu akan mengingatkan Hazal kepadanya. Hazal kemudian memberikan batu lainnya kepada Ali agar batu tersebut dapat mengingatkannya kepada Hazal.
Ali mulai membantu Hazal di rumah. Ia membulatkan sudut-sudut meja agar Hazal tidak terbentur. Ia juga menghilangkan ambang pintu dan papan pada jendela sehingga Hazal dapat merasakan lebih banyak cahaya. Hazal terkejut melihat perubahan yang dilakukan Ali untuk membuat rumah lebih mudah digunakan olehnya.
Hubungan mereka semakin dekat. Ali dan Hazal berbicara tentang kehidupan mereka dan menghabiskan waktu bersama. Hazal kemudian mengatakan bahwa ia merasa bahagia karena telah memiliki Ali dalam hidupnya.
Hazal ternyata mempunyai kemampuan memijat. Ia pernah belajar pijat di sebuah lembaga untuk orang-orang tunanetra. Gurunya pernah mengatakan bahwa ia mempunyai tangan yang dapat menyembuhkan. Hazal kemudian memijat Ali ketika ia merasa sakit pada punggungnya.
Hazal mengatakan bahwa ada banyak hal yang ingin dilakukannya tetapi tidak dapat ia lakukan karena tidak dapat melihat. Namun ia mengatakan bahwa dirinya sekarang bahagia. Ia kemudian mengusulkan agar mereka menabung dan membuka sebuah toko bersama.
Ali dan Hazal kemudian menghabiskan waktu bersama di sebuah tempat hiburan. Mereka menaiki beberapa wahana dan bercanda satu sama lain. Dalam salah satu percakapan, Ali mengatakan kepada Hazal bahwa ia akan selalu bahagia bersamanya.
Pada hari ulang tahun Hazal, Ali membawanya ke tempat yang berkaitan dengan masa lalu Hazal. Di sana terdapat makam atau tempat yang berkaitan dengan kedua orang tua Hazal. Hazal kemudian berbicara kepada kedua orang tuanya.
Hazal mengatakan bahwa ayahnya dahulu ingin menjadi orang pertama yang bertemu dengan laki-laki yang menjadi kekasihnya. Hazal kemudian memperkenalkan Ali kepada kedua orang tuanya. Ia mengatakan bahwa Ali mempunyai hati yang baik dan bahwa ketika pertama kali mendengar suara Ali, ia sudah mengetahui hal tersebut.
Hazal kemudian menceritakan kepada Ali bahwa kedua orang tuanya meninggal lima tahun sebelumnya. Ia mengatakan bahwa pada malam terakhir sebelum kecelakaan, dirinya memaksa untuk pergi berkendara. Hazal yang sedang mengemudikan mobil kemudian mengalami kecelakaan.

Sementara itu, Ali mempunyai masa lalu sebagai petinju. Ia pernah bertanding secara profesional, tetapi kemudian berhenti bertinju. Zeki, orang yang mengenal Ali dari masa ketika ia masih menjadi petinju, kemudian berbicara kepadanya mengenai kemungkinan kembali bertarung.
Ali sebelumnya pernah menjalani hukuman penjara selama empat tahun. Dalam percakapan mengenai masa lalunya, terungkap bahwa Ali pernah terlibat dalam usaha mendapatkan uang untuk seorang debitur yang mempunyai masalah dengan pemberi pinjaman. Orang yang memiliki utang tersebut kemudian berada di sebuah gedung bertingkat.
Ali berusaha membantu pria tersebut. Ketika pria itu berada di bagian luar gedung, Ali memegang tangannya. Namun pria tersebut kemudian terlepas dari tangan Ali dan jatuh. Pria itu meninggal setelah jatuh dari gedung tersebut.
Ali kemudian mengetahui hubungan kejadian tersebut dengan kecelakaan Hazal. Ketika pria yang terbakar itu terlepas dari tangannya dan jatuh, kejadian tersebut menarik perhatian Hazal yang sedang mengemudikan mobil di bawah gedung. Mobil Hazal kemudian mengalami kecelakaan. Kecelakaan tersebut menyebabkan Hazal kehilangan penglihatannya dan kedua orang tuanya meninggal.
Ali menyadari bahwa dirinya terlibat dalam rangkaian kejadian yang menyebabkan Hazal menjadi tunanetra. Ia tidak langsung mengatakan hal tersebut kepada Hazal. Ketika mengetahui bahwa ada kemungkinan penglihatannya dapat dipulihkan melalui operasi, Ali mulai mencari cara untuk mendapatkan uang.
Dokter menjelaskan bahwa kondisi penglihatan Hazal semakin memburuk. Jika operasi tidak dilakukan dalam waktu yang ditentukan, penglihatannya akan hilang sepenuhnya. Rumah sakit mempunyai donor yang sesuai, tetapi biaya operasi tersebut adalah 20.000 lira.
Ali mengatakan bahwa dirinya hanya mempunyai sekitar 300 lira. Mereka membicarakan kemungkinan pembayaran secara bertahap. Namun Ali kemudian mengatakan kepada pelatihnya bahwa dirinya merasa bertanggung jawab atas keadaan Hazal.
Hazal pada awalnya tidak ingin menjalani operasi. Ia mengatakan bahwa kematian kedua orang tuanya masih membuatnya merasa bersalah. Ia juga mengatakan bahwa tidak dapat melihat membuatnya mampu menghadapi penderitaan tersebut.
Ali meminta Hazal menjalani operasi. Ia mengatakan bahwa jika Hazal tidak melakukannya sekarang, kesempatan tersebut mungkin tidak akan datang lagi. Ali juga bertanya apakah Hazal tidak ingin melihat dirinya dan melihat anak-anak mereka suatu hari nanti.
Ali kemudian mendatangi Zeki dan mulai berlatih kembali. Zeki mengetahui bahwa Ali ingin mengikuti sebuah pertandingan untuk mendapatkan uang. Zeki memperingatkan bahwa pertandingan tersebut sangat berbahaya dan bukan pertandingan biasa.
Ali membutuhkan uang dalam jumlah besar dalam waktu singkat. Ia kemudian mendatangi orang yang dapat membantunya masuk ke pertandingan tersebut. Ali mengatakan bahwa ia membutuhkan 20.000 lira dan bahwa uang tersebut diperlukan dengan segera.
Orang tersebut mengatakan bahwa Ali dapat memperoleh uang tersebut melalui pertandingan. Ali kemudian memutuskan untuk bertarung. Zeki mengetahui keputusan tersebut dan memperingatkan bahwa pertarungan yang akan diikuti Ali dapat membuatnya tidak keluar hidup-hidup.
Ali mulai mengikuti pertandingan pertarungan bawah tanah. Ia bertarung melawan lawan-lawan yang menyerangnya dengan keras. Pertarungan berlangsung sampai salah satu petarung tidak mampu melanjutkan atau kalah. Ali terus bertarung meskipun mengalami cedera.
Sementara Ali bertarung, Hazal menjalani proses untuk operasi matanya. Ia tidak mengetahui secara lengkap bagaimana Ali memperoleh uang yang dibutuhkan untuk operasi tersebut. Ali terus menyembunyikan keterlibatannya dalam pertandingan dari Hazal.

Ali akhirnya memperoleh uang yang dibutuhkan. Ia mengalami luka parah akibat pertandingan tersebut. Uang tersebut digunakan untuk membayar operasi Hazal.
Hazal kemudian menjalani operasi. Setelah operasi selesai, dokter dan perawat berusaha membuka perban pada matanya. Namun Hazal terus menanyakan keberadaan Ali.
Hazal mengatakan bahwa ia tidak ingin perbannya dibuka sebelum Ali datang. Perawat berusaha meyakinkannya bahwa Ali akan datang. Hazal tetap menolak dan mengatakan bahwa ia tidak akan membuka perban sebelum Ali berada di sana.
Ali tidak datang menemui Hazal. Ia meninggalkan sebuah surat untuknya. Dalam surat tersebut Ali mengatakan bahwa ia hanya mempunyai keberanian untuk mengatakan kebenaran melalui tulisan.
Ali menjelaskan bahwa ia telah memengaruhi kehidupan Hazal dan bahwa dirinya mengetahui hubungan antara dirinya dengan kecelakaan yang menyebabkan Hazal kehilangan penglihatan. Ia menulis bahwa pria yang terbakar tersebut terlepas dari tangannya dan kejadian itu berkaitan dengan kecelakaan Hazal.
Ali menulis bahwa ia merasa dirinya telah menjadi bagian dari kegelapan dalam kehidupan Hazal. Ia meminta Hazal memaafkannya. Setelah itu Ali pergi dan mengatakan bahwa ia akan mencoba menulis kembali hidupnya dari awal.
Satu tahun kemudian, Hazal telah membuka sebuah toko yang menjual produk ubin dan keramik. Ia berbicara dengan pelanggan mengenai pesanan toko. Ketika seseorang mengajaknya makan malam, Hazal menolak.
Hazal kemudian mengatakan kepada orang yang mengajaknya keluar bahwa dirinya sudah menikah. Ia tetap menjalani kehidupannya sendiri dan mengurus toko tersebut. Simal juga masih bersamanya.
Hazal juga masih memelihara kura-kura milik Ali. Ia membawa hewan tersebut dalam kehidupannya setelah Ali pergi. Ia juga tetap merawat bunga yang dahulu dirawat bersama Ali.
Hazal kemudian menjadi sukarelawan di rumah sakit. Ia memberikan pijat kepada pasien yang mengalami rasa sakit. Pada suatu hari, ia memberikan pijatan kepada seorang pasien laki-laki.
Pasien tersebut berada di tempat tidur dan tubuhnya mengalami cedera. Hazal berbicara dengannya dan kemudian meninggalkan ruangan. Ia tidak mengetahui bahwa pasien tersebut berkaitan dengan Ali.
Setelah keluar dari rumah sakit, Hazal membawa Simal bersamanya. Simal kemudian melihat seorang pria dan langsung menunjukkan reaksi. Hazal mendekati pria tersebut dan menyadari bahwa ia pernah memberikan pijatan kepada pasien yang sedang dirawat di rumah sakit.
Pria tersebut adalah Ali. Kondisi fisiknya telah berubah dan ia berjalan dengan pincang. Karena Hazal belum pernah melihat wajah Ali sebelum kehilangan penglihatannya, ia tidak langsung mengenalinya.
Simal mengenali Ali. Anjing tersebut menunjukkan kegembiraan ketika melihatnya. Hazal kemudian membawa Simal pergi dari tempat tersebut tanpa mengetahui sepenuhnya siapa pria yang baru saja ditemuinya.
Hazal kembali ke tokonya. Ia kemudian menyadari bahwa kura-kura milik Ali tidak berada di tempatnya. Ia bertanya kepada orang yang berada di toko apakah ada seseorang yang datang.
Hazal bertanya apakah ada seorang pria yang berjalan dengan pincang datang ke toko. Ia mendapat jawaban bahwa memang ada seorang pria dengan pincang yang baru saja datang. Pria tersebut membeli bunga yang berada di toko.
Hazal kemudian menghubungkan pria tersebut dengan Ali. Ia mengetahui bahwa pria yang ditemuinya sebelumnya adalah Ali. Hazal kemudian berusaha mencari Ali.
Ali tidak langsung ditemukan. Hazal terus mencari keberadaannya. Ia kemudian pergi ke tempat yang pernah mereka kunjungi bersama pada masa ketika hubungan mereka masih berlangsung.
Ali berada di tempat tersebut. Hazal akhirnya menemukan Ali. Setelah terpisah selama satu tahun, mereka kembali bertemu.
Hazal mengatakan kepada Ali bahwa dirinya kini dapat melihat. Ia mengatakan bahwa satu-satunya wajah yang selama ini ingin dilihatnya adalah wajah Ali. Hazal juga mengatakan bahwa hidup tanpa Ali merupakan kegelapan yang sebenarnya baginya.
Hazal meminta Ali agar tidak meninggalkannya lagi. Ali kemudian mengatakan bahwa ia juga telah sangat merindukannya. Film berakhir dengan Ali dan Hazal yang kembali bersama.
Tag Film
18 TagKomentar
Komentar Pembaca
Tulis Komentar
Belum ada komentar.
Smart Related
Rekomendasi Serupa
Genre Action
★ 7.6
The Raid (2012)
France, Indonesia, US • Action
Genre Action
★ 7.9
The Raid 2 (2014)
Indonesia, US • Action
Genre Action
★ 6.4
Headshot (2016)
Indonesia • Action
Genre Action
★ 6.7
Kong: Skull Island (2017)
China, US • Action
Genre Action
★ 6.4
Godzilla (2014)
US • Action
Genre Action
★ 7.1
Colony (2026)
Korea • Action
Genre Action
★ 6.2
Shelter (2026)
United Kingdom, US • Action
Genre Action
★ 7.2
Pengepungan di Bukit Duri (The Siege at Thorn High) (2025)
Indonesia, US • Action
Genre Action
★ 6.5
The Death of Robin Hood (2026)
US • Adventure
Genre Action
★ 7.5
No Time to Die (2021)
United Kingdom, US • Action
Genre Action
★ 7.1
Good Luck, Have Fun, Don't Die (2026)
Germany, US • Action
Genre Action
★ 8.9
Spider-Man: No Way Home (2021)
US • Action