Sinopsis Insidious: The Last Key (2018)

Paranormal Elise Rainier dan timnya pergi ke Five Keys, New Mexico, untuk menyelidiki pengakuan seorang pria yang mengaku rumahnya dihantui. Namun, penyelidikan itu berubah menjadi mimpi buruk ketika Elise menyadari bahwa rumah tersebut ternyata adalah rumah masa kecil keluarganya.
Detail Film
Trailer
Full Sinopsis
Film dimulai pada tahun 1953 di New Mexico, ketika Elise masih kecil dan tinggal bersama ibunya, Audrey, saudara laki-lakinya, Christian, serta ayah mereka, Gerald. Gerald bekerja sebagai algojo di sebuah penjara yang berada tidak jauh dari rumah mereka. Suatu malam, tidak lama setelah seorang tahanan dieksekusi menggunakan kursi listrik, Elise mulai mengalami kejadian paranormal dan mengetahui hal-hal yang seharusnya tidak mungkin ia ketahui, termasuk nama tahanan tersebut, keluarganya, serta kejahatan yang pernah dilakukannya.
Audrey menyadari bahwa Elise memiliki kemampuan untuk melihat dan merasakan keberadaan orang yang telah meninggal. Ia mengatakan kepada Elise bahwa Gerald mungkin tidak memahami kemampuan tersebut dan bahkan merasa takut karenanya, tetapi Elise selalu bisa datang kepadanya jika membutuhkan bantuan. Sebelum mereka tidur, Audrey memberikan sebuah peluit mainan kepada Christian dan berjanji bahwa setiap kali Christian meniup peluit itu, ia akan datang untuk melindunginya.
Malam itu, ketika seluruh keluarga tertidur, Elise kembali merasakan keberadaan sesuatu di dalam kamar. Ia mendengar suara entitas yang tidak terlihat dan mencoba berbicara dengannya, bahkan memancingnya agar menunjukkan diri. Keberadaan tersebut justru membuat Elise dan Christian ketakutan hingga mereka berteriak, sehingga Gerald datang dengan marah dan memaksa Elise mengakui bahwa ia sebenarnya tidak melihat hantu.
Elise tetap bersikeras bahwa apa yang dilihatnya benar-benar ada. Gerald yang kehilangan kesabaran kemudian memukul Elise dan menyeretnya ke ruang bawah tanah sebagai hukuman. Ia meninggalkan putrinya sendirian di tempat yang gelap tersebut, tanpa mengetahui bahwa keputusan itu justru akan membawa Elise berhadapan dengan sesuatu yang jauh lebih berbahaya.
Di ruang bawah tanah, Elise mendengar suara seorang anak kecil dari balik sebuah pintu merah. Suara tersebut membujuknya untuk membuka pintu dan mengarahkan perhatiannya kepada sebuah kunci yang tergantung tidak jauh dari sana. Elise mengambil kunci tersebut dan mendekati pintu, tanpa menyadari bahwa suara itu sebenarnya berasal dari entitas jahat yang sedang memancingnya.
Saat Elise hendak menggunakan kunci tersebut, sebuah tangan mengerikan tiba-tiba muncul. Jari-jari tangan itu berbentuk seperti kunci, dan salah satunya mengambil kunci yang dibawa Elise. Entitas tersebut adalah Key Face, sosok iblis yang kemudian merasuki Elise dan menyebabkan seluruh rumah berguncang hebat.
Audrey turun ke ruang bawah tanah untuk melihat apa yang sedang terjadi. Ia menemukan Elise berdiri sambil gemetar di depan dinding, tetapi sebelum sempat melakukan apa pun, sebuah kabel turun dari langit-langit dan melilit lehernya. Audrey akhirnya tewas tercekik, sementara pengaruh Key Face terhadap Elise perlahan menghilang.
Gerald kemudian menemukan tubuh istrinya di ruang bawah tanah. Elise sendiri tidak sepenuhnya memahami apa yang telah terjadi karena kesadarannya sempat dikuasai oleh entitas tersebut. Bertahun-tahun kemudian, Elise yang telah dewasa terbangun dari mimpi buruk tentang kejadian masa kecilnya, masih dihantui oleh kematian Audrey dan trauma akibat ayahnya.
Kini Elise bekerja sebagai penyelidik paranormal bersama dua rekannya, Specs dan Tucker. Mereka menerima berbagai laporan melalui telepon dari orang-orang yang mengalami kejadian supranatural dan berusaha membantu mereka. Suatu hari, seorang pria bernama Ted Garza menghubungi mereka karena sejak tinggal di rumah barunya, ia terus mengalami gangguan paranormal.
Saat berbicara dengan Garza melalui telepon, Elise mendengar alamat rumah tersebut. Ia langsung terdiam karena menyadari bahwa Garza ternyata tinggal di rumah masa kecilnya sendiri. Elise awalnya sangat ragu untuk menerima kasus itu, tetapi setelah menceritakan masa lalunya kepada Specs dan Tucker, ia memutuskan untuk pergi ke New Mexico dan menghadapi kembali rumah yang selama ini ingin ia lupakan.
Setibanya di sana, Elise tinggal sementara di rumah tersebut bersama Garza. Garza menjelaskan bahwa berbagai kejadian aneh sering terjadi di rumah, terutama di kamar lama Elise. Ia bahkan telah memblokir kamar tersebut dan menolak memasukinya karena merasa ada sesuatu yang sangat tidak beres di dalam.
Malam harinya, Elise melakukan penyelidikan menggunakan kamera penglihatan malam agar Specs dan Tucker dapat mengikutinya dari jarak jauh. Ketika memasuki kamar masa kecilnya, Elise menemukan sebuah benda yang langsung membangkitkan kenangan lama. Di bawah tempat tidur, ia menemukan peluit milik Christian yang telah hilang sejak mereka masih kecil.
Elise kemudian menemukan beberapa kunci yang terhubung dengan seragam lama milik Gerald. Tak lama kemudian, ia mendengar suara-suara misterius yang seolah berasal dari ruang bawah tanah. Elise mengikuti suara tersebut dan menemukan sosok perempuan yang hanya terlihat melalui kamera paranormal yang digunakan timnya.
Ketika Elise mendekati sosok itu dan hendak menyentuhnya, roh perempuan tersebut tiba-tiba menyerang dari belakang. Ia merebut peluit Christian dan berteriak kepada Elise untuk membantunya. Elise menyadari bahwa ia pernah melihat perempuan tersebut ketika masih remaja, sehingga kejadian itu membuka kembali ingatan yang selama ini ia tekan.
Elise kemudian menceritakan kepada Specs dan Tucker tentang suatu kejadian pada masa remajanya. Saat itu, ia dan Christian sedang membersihkan lantai rumah ketika Elise mendengar suara aneh dari ruang cuci. Ia pergi memeriksa ruangan tersebut dan melihat sosok perempuan yang sama.
Gerald kemudian muncul di ruang cuci, tetapi ia bersikap seolah-olah tidak melihat siapa pun. Elise memohon kepada ayahnya agar tidak menyakitinya dan kemudian menyentuh wajah Gerald. Sentuhan tersebut membuat Elise mendapatkan penglihatan mengenai masa depan, termasuk melihat Gerald mengalami serangan jantung dan akhirnya meninggal.
Pengalaman itu membuat Elise semakin takut terhadap ayahnya. Tidak lama kemudian, ia melarikan diri dari rumah dan meninggalkan Christian sendirian bersama Gerald. Keputusan tersebut menjadi salah satu penyesalan terbesar Elise karena selama bertahun-tahun ia merasa telah meninggalkan adiknya menghadapi ayah mereka seorang diri.
Sementara itu, Elise sedang duduk bersama Specs dan Tucker di sebuah kafe ketika dua perempuan muda datang dan duduk tidak jauh darinya. Elise mengenali mereka sebagai Imogen dan Melissa, dua putri Christian yang berarti merupakan keponakan-keponakannya. Tidak lama kemudian Christian datang dan langsung mengenali Elise.
Pertemuan tersebut tidak berlangsung dengan baik. Christian masih menyimpan kemarahan selama bertahun-tahun karena merasa Elise berbohong tentang kemampuan paranormalnya dan meninggalkannya bersama Gerald setelah kematian Audrey. Ia menolak mendengarkan penjelasan Elise, kemudian pergi dengan marah dan tidak ingin berbicara lebih jauh.
Sebelum Christian pergi, Elise memberikan sebuah gambar peluit kepada salah satu putrinya. Ia meminta agar gambar tersebut diberikan kepada Christian dan mengatakan bahwa peluit itu telah ditemukan di kamar masa kecil mereka. Bagi Elise, benda tersebut menjadi satu-satunya cara untuk menunjukkan kepada Christian bahwa ia masih mengingat masa lalu mereka.
Malam itu, Elise dan Tucker kembali menyelidiki rumah tersebut. Mereka tiba-tiba mendengar suara peluit ditiup dari lantai bawah, sehingga Elise segera mengikutinya. Suara itu membawa mereka ke ruang bawah tanah dan berhenti di depan sebuah dinding yang tampak tidak memiliki apa-apa di baliknya.
Elise mulai mengajukan pertanyaan kepada entitas yang berada di sana. Dari jawaban yang diterimanya, ia memahami bahwa apa yang sedang dicarinya berada di balik dinding tersebut. Elise kemudian menyadari bahwa dinding itu sebenarnya menyembunyikan sebuah pintu.
Ia bergegas kembali ke kamar untuk mengambil kunci yang sebelumnya ditemukan. Setelah menemukan kunci yang tepat, Elise kembali ke ruang bawah tanah dan membuka pintu rahasia tersebut. Di baliknya terdapat sebuah ruangan tersembunyi yang mengerikan, dan di dalam ruangan itu Elise menemukan seorang gadis yang selama ini dinyatakan hilang dalam keadaan masih hidup tetapi dirantai ke dinding.
Sebelum Elise dapat menyelamatkan gadis tersebut, Garza tiba-tiba masuk membawa senjata. Ia berada di bawah pengaruh Key Face dan bertindak sangat agresif terhadap Elise dan Tucker. Garza kemudian mengunci mereka di ruangan tersebut dan pergi mencari Specs dengan niat membunuhnya.
Specs berhasil menghadapi Garza sebelum pria tersebut sempat menembaknya. Dalam pertarungan itu, Specs berhasil melucuti senjatanya dan mendorong sebuah rak buku hingga menimpa Garza. Garza tewas seketika, sementara polisi kemudian datang untuk menyelamatkan gadis yang selama ini ditahan di ruangan rahasia tersebut.
Setelah kejadian itu, Elise dibawa ke kantor polisi untuk memberikan keterangan. Saat sedang diperiksa, ia tiba-tiba melihat sosok roh Melissa di dalam kantor polisi. Elise langsung menyadari bahwa sesuatu yang buruk telah terjadi dan bahwa Christian bersama kedua putrinya kemungkinan besar kembali ke rumah tersebut.
Christian dan kedua putrinya memang pergi ke rumah lama itu karena peluit yang ditemukan Elise memiliki arti sentimental bagi Christian. Namun, Melissa kemudian mendengar suara yang menyerupai suara ayahnya memanggil dari ruang bawah tanah. Ia tidak menyadari bahwa suara tersebut sebenarnya digunakan oleh Key Face untuk menjebaknya.
Melissa mengikuti suara itu hingga ke ruang bawah tanah. Key Face kemudian menyerangnya dan memasukkan salah satu jari berbentuk kunci ke tenggorokannya. Entitas tersebut menarik jiwa Melissa keluar dari tubuhnya dan membawanya ke The Further, meninggalkan tubuh Melissa dalam kondisi kritis di dunia nyata.
Christian dan Imogen kemudian mencari Melissa yang menghilang. Elise tiba di rumah dan menemukan mereka, lalu bersama-sama mencari gadis tersebut. Akhirnya mereka menemukan Melissa di ruangan rahasia tempat gadis yang diculik sebelumnya ditemukan.
Melissa berada dalam keadaan tidak sadar, tubuhnya berdarah, dan terikat rantai. Elise menyadari bahwa tubuh Melissa masih hidup, tetapi jiwanya telah dibawa ke The Further. Ia kemudian berjanji kepada Christian bahwa dirinya akan melakukan apa pun untuk mendapatkan kembali jiwa Melissa.
Pada saat itulah Imogen mengungkapkan sesuatu yang selama ini ia sembunyikan. Ia mengatakan kepada Elise bahwa dirinya juga dapat melihat roh, sama seperti Elise. Karena kemampuan tersebut, Imogen memutuskan untuk ikut membantu Elise memasuki The Further dan menyelamatkan Melissa.
Elise dan Tucker turun ke ruang bawah tanah untuk mencari jalan menuju The Further. Mereka menemukan pintu merah yang menjadi akses menuju dunia spiritual tersebut. Pada saat yang sama, Imogen dan Specs berusaha mencari sebuah Alkitab merah milik Garza karena Elise percaya benda tersebut mungkin dapat membantu mereka menghadapi Key Face.
Di ruang bawah tanah, Elise menemukan sesuatu di dalam sistem ventilasi. Ia menemukan sebuah gaun tidur yang ternyata berkaitan dengan roh perempuan yang sebelumnya ia lihat. Ketika Elise menyentuh gaun tersebut, ia mendapatkan penglihatan mengenai masa lalu rumah itu.
Dalam penglihatan tersebut, Elise melihat bahwa perempuan bernama Anna itu sebenarnya masih hidup ketika pertama kali ia melihatnya di ruang cuci. Anna telah berhasil melarikan diri dari ruang rahasia tempat Gerald menahannya, sama seperti korban-korban lain yang disembunyikan di rumah tersebut. Ketika Gerald masuk ke ruang cuci, ia sebenarnya dapat melihat Anna, tetapi sengaja berpura-pura bahwa tidak ada siapa-siapa di sana.
Elise kemudian melihat kejadian yang sebenarnya terjadi setelah dirinya melarikan diri dari rumah. Gerald menangkap Anna dan membunuhnya. Elise akhirnya memahami bahwa ayahnya selama ini menyembunyikan kejahatan yang jauh lebih mengerikan daripada yang pernah ia bayangkan.
Setelah penglihatan itu berakhir, Elise dan Tucker menemukan sesuatu yang menghubungkan gaun Anna dengan sebuah koper yang tersembunyi di dalam saluran pipa. Tucker membongkar bagian ventilasi tersebut, kemudian Elise masuk ke ruang sempit untuk memeriksa koper yang berada di dalamnya.
Di dalam koper, Elise menemukan barang-barang pribadi Anna dan sisa-sisa tubuhnya. Namun, ketika hendak keluar, Elise mendengar suara lain dari bagian pipa yang lebih dalam. Ia mengikuti suara tersebut dan menemukan banyak koper serupa yang berisi sisa-sisa korban lainnya.
Elise menyadari bahwa Anna bukan satu-satunya korban Gerald. Ia menemukan bukti bahwa banyak orang telah menjadi korban kejahatan ayahnya dan disembunyikan di rumah tersebut. Saat Elise masih memeriksa salah satu koper, Key Face tiba-tiba menyerang dan menariknya ke The Further.
Di The Further, Elise ditangkap dan dikurung oleh Key Face. Entitas tersebut kemudian memaksanya menghidupkan kembali trauma masa kecilnya, terutama saat Gerald memukulnya karena mengaku dapat melihat roh. Elise ditempatkan di sebuah kurungan dengan kerah di lehernya dan dipaksa menghadapi kembali rasa takut yang selama ini menghantuinya.
Key Face kemudian memperlihatkan sosok Gerald kepada Elise. Entitas itu bahkan memberikan sebuah tongkat kepada Elise dan menyuruhnya memukul ayahnya sebagai bentuk balas dendam atas semua penderitaan yang pernah dialaminya. Key Face berusaha menggunakan kebencian Elise terhadap Gerald untuk mengendalikan dan menghancurkannya.
Sementara itu, Imogen memasuki The Further untuk pertama kalinya demi mencari Elise. Di sana ia bertemu dengan roh Anna yang kemudian membawanya menuju pintu merah. Anna memberikan peluit kepada Imogen dan mengatakan bahwa ia tidak dapat pergi melewati tempat tersebut.
Imogen akhirnya menemukan Elise yang masih terperangkap. Ia memanggil Elise dan berusaha membuatnya sadar bahwa Key Face sedang menggunakan kemarahan serta kebenciannya. Elise kemudian menyadari bahwa Gerald juga pernah menjadi korban manipulasi entitas tersebut.
Elise mendengar Key Face menggunakan kata-kata yang sama seperti Garza, yaitu seolah-olah entitas itu berada di dalam kepala seseorang dan mengendalikan mereka. Dari situ Elise memahami bahwa Gerald tidak sepenuhnya bertindak atas kehendaknya sendiri ketika berada di bawah pengaruh Key Face.
Elise kemudian menolak memberikan apa yang diinginkan Key Face. Ia mengatakan bahwa dirinya tidak akan lagi membenci dan memberi makan kekuatan entitas tersebut dengan kemarahannya. Elise kemudian mematahkan tongkat yang diberikan Key Face dan berhasil membebaskan dirinya dari kendali emosional makhluk tersebut.
Key Face kemudian bersiap mengambil jiwa Imogen dan Melissa. Elise menawarkan dirinya sebagai pengganti agar kedua gadis tersebut dapat diselamatkan. Namun, Key Face justru menyerang Melissa dan menyebabkan tubuhnya di dunia nyata mulai berada dalam kondisi sekarat.
Elise kemudian dipukul oleh Key Face hingga hampir tidak berdaya. Entitas tersebut berusaha membungkam Elise dan mengambil alih dirinya. Dalam keadaan terdesak, Imogen melemparkan peluit yang sebelumnya diberikan Anna kepadanya.
Elise mengambil peluit tersebut dan meniupnya. Suara peluit itu kemudian memanggil Audrey, ibu Elise, yang muncul di The Further untuk memenuhi janji yang pernah ia buat kepada Christian ketika mereka masih kecil. Audrey datang untuk melindungi anak-anaknya dan membantu Elise menghadapi Key Face.
Dengan bantuan Audrey, Elise akhirnya berhasil mengalahkan dan mengusir Key Face. Setelah itu, Elise dapat bertemu kembali dengan ibunya. Ia meminta maaf atas kematian Audrey dan merasa bahwa dirinya bertanggung jawab karena telah memicu peristiwa yang menyebabkan ibunya terbunuh.
Namun, Audrey mengatakan bahwa ia telah memaafkan Elise. Ia tidak menyalahkan putrinya dan justru menunjukkan bahwa kasih sayangnya tidak pernah hilang meskipun mereka telah terpisah selama bertahun-tahun.
Pertemuan tersebut memberikan kedamaian bagi Elise, tetapi mereka tidak memiliki banyak waktu untuk berlama-lama. Melissa masih berada dalam bahaya karena tubuhnya di dunia nyata mulai kehilangan nyawa. Elise, Imogen, dan Melissa kemudian berusaha keluar dari The Further secepat mungkin.
Jiwa Melissa akhirnya berhasil kembali ke tubuhnya tepat sebelum semuanya terlambat. Tubuhnya mulai menunjukkan tanda-tanda kehidupan dan nyawanya terselamatkan. Elise dan Imogen kemudian kembali ke dunia nyata dan segera menuju rumah sakit untuk memastikan Melissa benar-benar selamat.
Di rumah sakit, Elise akhirnya kembali bertemu Christian. Setelah mengetahui bahwa Elise telah mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan Melissa, Christian mulai memahami bahwa kakaknya tidak pernah benar-benar berniat meninggalkannya. Ia akhirnya memaafkan Elise atas keputusan yang dibuatnya ketika mereka masih anak-anak.
Elise kemudian memberikan peluit milik Christian yang telah ditemukan di rumah lama mereka. Christian menerima benda tersebut dan keduanya akhirnya berpelukan setelah bertahun-tahun menyimpan luka dan kemarahan. Setelah hubungan mereka kembali pulih, Elise meninggalkan New Mexico dan kembali ke rumahnya di California.
Namun, perjalanan Elise sebagai penyelidik paranormal belum berakhir. Pada suatu malam ketika tidur, Elise mendapatkan sebuah penglihatan mengenai seorang anak laki-laki bernama Dalton. Dalam penglihatan tersebut, Dalton tampak berada dalam bahaya sementara sosok Lipstick-Faced Demon berdiri mengancam di dekatnya.
Elise terbangun dengan ketakutan dari penglihatan tersebut. Tepat pada saat itu, teleponnya berdering dan seorang perempuan menghubunginya. Perempuan tersebut mengatakan bahwa Elise pernah membantu putranya beberapa waktu sebelumnya dan kini anak laki-lakinya mengalami gejala serta kejadian paranormal yang sama.
Perempuan itu kemudian menyebutkan nama anak tersebut, yaitu Dalton. Elise langsung memahami bahwa penglihatan yang baru saja dialaminya bukan sekadar mimpi dan bahwa ada sesuatu di The Further yang sedang mengincar anak itu.
Elise akhirnya menerima permintaan bantuan tersebut. Ia mengatakan bahwa dirinya akan menemui mereka pada pagi hari, tanpa mengetahui bahwa kasus tersebut akan membawanya kepada keluarga Lambert dan menjadi awal dari rangkaian peristiwa dalam film pertama Insidious.
Tag Film
18 TagKomentar
Komentar Pembaca
Tulis Komentar
Belum ada komentar.
Smart Related
Rekomendasi Serupa
Genre Horror
★ 5.4
The Nun (2018)
US • Horror
Genre Horror
★ 7.3
The Conjuring 2 (2016)
US • Horror
Genre Horror
★ 7.076
Ready or Not (2019)
US • Comedy
Genre Horror
★ 6.3
The Conjuring: The Devil Made Me Do It (2021)
US • Horror
Genre Horror
★ 6.3
Insidious: Chapter 3 (2015)
US • Horror
Genre Horror
★ 7.1
Abigail (2024)
US • Comedy
Genre Horror
★ 6.2
Passenger (2026)
US • Horror
Genre Horror
★ 6.5
Iron Lung (2026)
US • Horror
Genre Horror
★ 6.5
Terrifier 2 (2022)
US • Horror
Genre Horror
★ 7.5
The Conjuring (2013)
US • Horror
Genre Horror
★ 7.2
Pearl (2022)
US • Drama
Genre Horror
★ 6.5
The Conjuring: Last Rites (2025)
US • Horror