Lewati ke konten
Poster Sore: Istri Dari Masa Depan

Sinopsis Sore: Istri Dari Masa Depan (2025)

Sore: A Wife from the Future

Jonathan dikejutkan oleh kemunculan Sore, wanita misterius yang mengaku sebagai istrinya dari masa depan. Sore datang untuk mengubah kebiasaan Jonathan sebelum terlambat, tetapi rahasia masa depan justru mengubah hidupnya.

Detail Film
Original:
Sore: A Wife from the Future
Negara:
Director:
Rating:
7.4/10
Official Trailer Sore: Istri Dari Masa Depan

Full Sinopsis

Film dibuka dengan Jonathan yang sedang berada di sebuah kapal. Ia keluar dari tempat tidurnya dan memotret pemandangan di sekitarnya karena pekerjaannya adalah sebagai fotografer. Ia terus mengambil gambar hingga sore hari, saat matahari mulai tenggelam dan Aurora terlihat di langit. Beberapa hari setelah perjalanan tersebut, Jonathan kembali ke tempat tinggalnya di Kroasia dan mencuci hasil foto yang baru diambilnya.

Jonathan lalu menemui sahabatnya, Marco, dan membicarakan foto-foto tersebut. Marco juga memberikan ucapan selamat karena hari itu merupakan ulang tahun Jonathan. Keesokan paginya, Jonathan terbangun dan terkejut melihat seorang perempuan asing berada di kamarnya. Perempuan itu memperkenalkan dirinya sebagai Sore dan mengatakan bahwa ia adalah istri Jonathan dari masa depan.

Jonathan tidak mempercayai perkataan Sore dan langsung meninggalkan rumah untuk menghubungi Marco. Ia mengira Marco mengetahui keberadaan perempuan tersebut atau sengaja mengirimkannya sebagai lelucon, tetapi Marco mengatakan tidak tahu apa-apa. Jonathan akhirnya kembali ke rumah dan mengusir Sore dari kamarnya. Sore tetap bertahan di sekitar Jonathan dan tidak langsung pergi meskipun Jonathan terus menolaknya.

Sore mengetahui berbagai hal mengenai Jonathan yang seharusnya tidak diketahui orang asing. Jonathan pergi ke sebuah kafe untuk bertemu Elsa, pacarnya, dan Sore menyusul ke tempat tersebut. Elsa sedang bercerita bahwa ayahnya akan membukakan restoran untuknya dan mengajak Jonathan bekerja sama, tetapi Jonathan mengatakan bahwa ia lebih memilih fotografi. Ketika Sore memperkenalkan dirinya sebagai istri Jonathan dari masa depan di depan Elsa, Elsa marah kepada Jonathan dan meninggalkan mereka.

Setelah kejadian tersebut, Sore tetap mengikuti Jonathan. Keesokan harinya Jonathan menemukan Sore tertidur di depan rumahnya dan akhirnya bertanya apa sebenarnya yang diinginkannya. Mereka pergi makan bersama dan Sore mulai menjelaskan berbagai hal tentang kehidupan Jonathan, termasuk keluarganya, tempat kelahirannya, hubungan masa lalunya, dan rencana pernikahan yang seharusnya sedang dipersiapkannya. Jonathan kemudian kembali menemui Marco dan menceritakan bahwa Sore mengetahui terlalu banyak tentang dirinya dan keluarganya.

Sore mengatakan bahwa ia datang untuk membantu menata kehidupan Jonathan. Ia bahkan mengetahui foto tertentu yang harus dibawa Jonathan ketika menemui David karena foto tersebut berpeluang dipilih untuk sebuah pekerjaan. Jonathan awalnya tidak mengerti bagaimana Sore bisa mengetahui foto tersebut karena tidak pernah menceritakan hal itu kepadanya. Keesokan harinya Jonathan memberikan foto yang dipilih Sore kepada David, dan David ternyata menyukai foto tersebut sehingga Jonathan mulai percaya bahwa Sore benar-benar mengetahui masa depannya.

Setelah Jonathan mulai percaya, Sore membuat perjanjian dengannya agar ia mengikuti aturan yang diberikan. Sore pertama-tama membuang rokok dan minuman alkohol Jonathan, lalu mengajaknya berbelanja buah sebagai pengganti kebiasaan tersebut. Di rumah, Sore menyiapkan makanan dan minuman, mengatur waktu tidur Jonathan agar tidak terus begadang, serta mengajaknya berlari setiap pagi. Dalam kegiatan sehari-hari tersebut, hubungan Jonathan dan Sore semakin dekat.

Jonathan juga mulai tertarik kepada Sore. Saat mereka berbelanja pakaian, keduanya semakin akrab, sementara Sore tetap menjaga batas hubungan mereka karena mereka belum menikah. Pada waktu lain, Jonathan dan Sore pergi berkemah di sebuah bukit dekat pantai untuk menikmati matahari terbenam. Jonathan meminta mengambil foto Sore ketika matahari terbenam, lalu pada malam harinya mereka berbicara di dalam tenda sebelum tidur.

Beberapa hari setelah itu, David menawarkan Jonathan kesempatan mengadakan pameran foto di Madrid. Jonathan senang karena pekerjaannya mulai berkembang dan ia harus menyiapkan lebih banyak foto. Namun pada suatu malam, ketika Sore sedang tidur, Jonathan menemukan rokok terakhir yang masih disimpannya dan keluar untuk merokok diam-diam. Sore mengetahui hal tersebut, marah karena Jonathan kembali merokok, lalu mengatakan bahwa delapan tahun lagi Jonathan akan meninggal akibat serangan jantung.

Setelah Jonathan kembali melakukan kebiasaan tersebut, Sore mengalami pengulangan waktu. Ia terbangun kembali di hari ketika pertama kali datang ke rumah Jonathan dan harus menjalani perkenalan yang sama. Jonathan kembali tidak percaya, kembali mengusirnya, dan kejadian-kejadian yang sebelumnya telah mereka lalui kembali terjadi. Sore tetap menjalani semuanya meskipun ia mengetahui bahwa ia harus mengulang hari-hari tersebut untuk mencoba mengubah Jonathan.

Pengulangan itu terjadi berkali-kali. Sore berulang kali mencoba membuang rokok dan alkohol Jonathan, mengatur kehidupannya, dan membuatnya menjalani kebiasaan yang lebih sehat, tetapi Jonathan selalu kembali melakukan hal-hal yang sama. Setiap kegagalan membuat Sore kembali ke titik awal dan ia berkali-kali mengalami kondisi fisik hingga pingsan. Pada salah satu pengulangan, Sore akhirnya mengatakan bahwa ia tidak akan memaksa Jonathan berubah lagi, tetapi meminta agar Jonathan tidak mengajaknya berkenalan pada hari pernikahan kakaknya karena itulah awal pertemuan mereka.

Setelah memutuskan berhenti mengubah Jonathan, Sore meninggalkan rumahnya dan mencari pekerjaan. Ia beberapa kali melamar pekerjaan tetapi ditolak, sampai akhirnya mendapat kesempatan bekerja di sebuah toko gaun pernikahan milik Marco. Pada hari pertamanya, seorang pelanggan mengira Sore adalah pegawai toko dan meminta bantuannya memperbaiki gaun yang terlalu panjang. Sore langsung membantu pelanggan tersebut, sehingga Marco melihat kemampuannya dan akhirnya menerimanya bekerja di toko.

Sore mulai menjalani kehidupan barunya di toko tersebut. Ia mempersiapkan gaun-gaun pernikahan dan bahkan membuat sebuah gaun yang tampaknya ia bayangkan sebagai gaun yang akan dipakainya sendiri. Suatu hari Jonathan datang ke toko bersama Elsa untuk memilih gaun pernikahan. Sore berpura-pura tidak mengenal mereka dan melayani keduanya seperti pelanggan biasa, tetapi ia tetap terlihat gugup ketika harus membantu Jonathan mencoba pakaian.

Saat Jonathan dan Elsa berada di toko, Sore mendengar keduanya bertengkar mengenai pernikahan mereka. Setelah mereka pergi, Sore menangis dan memeluk Marco sambil berterima kasih atas semua yang telah diberikan kepadanya. Pada pengulangan berikutnya, Sore kembali terbangun di kamar Jonathan dan menemukan surat-surat yang selama ini disimpan. Surat tersebut berisi tulisan dan perasaan Jonathan yang ditulis pada hasil foto-fotonya, sehingga Sore mengetahui lebih banyak tentang apa yang sebenarnya dirasakan Jonathan.

Sore kembali memperkenalkan dirinya kepada Jonathan dan mengajaknya menemui ayahnya. Dari percakapan mereka terungkap bahwa hubungan Jonathan dengan ayahnya buruk karena ayahnya meninggalkan Jonathan dan ibunya ketika Jonathan masih berusia empat tahun. Sore meminta Jonathan bertemu ayahnya sebelum terlambat, tetapi Jonathan masih menyimpan kemarahan dan menolak melakukannya. Sore bahkan mempertanyakan apa bedanya Jonathan dengan ayahnya jika ia terus meninggalkan orang-orang yang mencintainya demi kepentingannya sendiri.

Pada pengulangan berikutnya, Sore menemui Marco dan menceritakan masalah yang sedang dihadapi Jonathan. Marco awalnya tidak percaya ketika Sore mengaku sebagai istri Jonathan dari masa depan, tetapi ia akhirnya percaya setelah menceritakan bahwa Elsa pernah datang dan mengatakan bahwa ayahnya telah meninggal serta Jonathan menyesal tidak mengubah dirinya sebelum ayahnya pergi. Sore lalu kembali mengatakan bahwa Jonathan harus menemui ayahnya sebelum terlambat.

Jonathan akhirnya bersedia pergi menemui ayahnya dan Sore menemaninya. Dalam perjalanan menggunakan bus, Jonathan bertanya apakah kehidupan mereka sebagai pasangan benar-benar bahagia. Sore menjawab bahwa hubungan mereka tidak selalu berjalan mulus, tetapi mereka tetap saling peduli dan bertahan bersama. Sore juga mengatakan bahwa meskipun harus mengulang ratusan kali, ia tetap akan memilih Jonathan.

Mereka melanjutkan perjalanan, berbelanja di pasar dan membeli bunga sebelum akhirnya tiba di rumah ayah Jonathan pada malam hari. Jonathan terlihat gugup ketika akan bertemu dengan ayahnya. Namun tepat ketika ayahnya hendak keluar untuk menemui mereka, Sore kembali jatuh pingsan dan waktu kembali mengulang. Sore harus kembali ke titik awal dan berusaha lagi agar Jonathan dapat bertemu ayahnya.

Pengulangan berlangsung berkali-kali dan waktu yang tersedia bagi Sore semakin sedikit. Ia bahkan mendengar berita tentang Aurora di langit yang akan menghilang, lalu mengatakan bahwa waktunya sudah tidak banyak. Sore tetap berusaha membawa Jonathan menuju rumah ayahnya dan kali ini bergerak lebih cepat, bahkan menarik Jonathan dan berlari agar mereka tiba sebelum waktu habis. Namun ia kembali terbangun di kamar Jonathan dan harus memulai semuanya lagi.

Sore akhirnya menyadari bahwa perubahan fisik Jonathan saja tidak menyelesaikan masalah. Jonathan tetap membawa persoalan pribadi yang tidak pernah benar-benar ia hadapi. Sore mulai mencari tahu lebih banyak mengenai masa lalu Jonathan dan menemukan foto-foto serta tulisan Jonathan yang berkaitan dengan pengalaman hidupnya. Dari sana, persoalan mengenai ayah Jonathan mulai menjadi bagian penting dalam perjalanan mereka.

Hubungan Jonathan dengan ayahnya ternyata buruk. Jonathan menyimpan luka yang berkaitan dengan kepergian dan hubungan mereka sejak masa lalu. Ia hidup di Kroasia dan menjaga jarak dari keluarganya di Indonesia. Sore mulai melihat bahwa persoalan Jonathan bukan hanya kebiasaan merokok atau minum, tetapi juga sesuatu yang belum selesai dalam hubungan Jonathan dengan ayahnya.

Baca juga: Jumbo (2025)

Sore berusaha membicarakan ayah Jonathan dengannya. Jonathan tidak menyukai pembicaraan tersebut dan beberapa kali menolak ketika Sore mencoba mengarahkannya kepada persoalan masa lalu. Ia tidak ingin membuka kembali luka yang berhubungan dengan ayahnya. Sore tetap mencoba mencari cara agar Jonathan mau menghadapi persoalan tersebut.

Pada salah satu percobaan, Jonathan bahkan meminta bantuan pihak lain karena merasa Sore sudah terlalu jauh mencampuri hidupnya. Namun pengulangan kembali memberikan Sore kesempatan untuk mencoba cara lain. Setiap percobaan membuat Sore semakin mengenal Jonathan dan mengetahui bagian-bagian kehidupannya yang sebelumnya tidak ia pahami. Hubungan mereka berubah dari sekadar usaha Sore memperbaiki kesehatan Jonathan menjadi proses mengenali kehidupan Jonathan secara lebih lengkap.

Sore akhirnya mencoba membuat Jonathan bertemu dengan ayahnya. Ayah Jonathan berada di Kroasia, sehingga kesempatan tersebut menjadi bagian penting dari usaha Sore menghadapi persoalan Jonathan. Jonathan pada awalnya tetap menolak, tetapi pada salah satu pengulangan ia akhirnya bersedia pergi. Sore ikut menemani Jonathan dalam perjalanan tersebut.

Perjalanan menuju ayah Jonathan tidak berjalan seperti yang diharapkan. Ketika Sore dan Jonathan mendekati tujuan, kondisi Sore kembali memburuk. Sore mengalami mimisan dan tubuhnya melemah sebelum pertemuan Jonathan dengan ayahnya dapat berlangsung sebagaimana yang direncanakan. Waktu kembali mengalami pengulangan sebelum Sore berhasil menyelesaikan apa yang ingin dilakukannya.

Sore kemudian bertemu dengan Marko, pemilik butik tempat ia bekerja pada salah satu bagian perjalanan hidupnya. Sore berbicara kepada Marko mengenai manusia dan perubahan. Ia mempertanyakan apakah seseorang benar-benar dapat berubah. Marko menjawab bahwa manusia dapat berubah, tetapi perubahan tersebut harus berasal dari dalam dirinya sendiri.

Marko juga mengatakan bahwa ada tiga hal yang tidak dapat diubah, yaitu masa lalu, rasa sakit, dan kematian. Pernyataan tersebut menjadi bagian dari percakapan Sore ketika ia sedang menghadapi kegagalan berulang. Sore tetap berusaha mencari cara lain karena ia belum ingin berhenti berusaha terhadap Jonathan.

Pada satu titik, Sore berhenti mengejar Jonathan. Ia memilih menjalani kehidupannya sendiri dan bekerja di butik Marko di Zagreb. Untuk sementara ia tidak lagi berada di sekitar Jonathan dan tidak lagi memaksakan perubahan kepadanya. Sore menjalani hari-harinya di tempat tersebut sambil membawa pengalaman dari berbagai pengulangan yang sudah dilaluinya.

Jonathan pada periode tersebut tetap menjalani kehidupannya. Ia masih berhubungan dengan Elsa dan kehidupan fotografinya terus berjalan. Jonathan juga tetap membawa persoalan dengan ayahnya dan kebiasaan hidup yang sebelumnya menjadi perhatian Sore. Sore tidak lagi hadir untuk mengatur kehidupannya seperti pada percobaan-percobaan sebelumnya.

Jonathan dan Elsa pada akhirnya menjalani persoalan mereka sendiri. Hubungan Jonathan dengan Elsa tidak menjadi jalan yang menyelesaikan masalah Jonathan. Sementara itu, Sore yang bekerja di butik bertemu dengan Jonathan ketika ia datang bersama Elsa. Pertemuan tersebut mempertemukan kembali Sore dan Jonathan setelah Sore memilih menjauh.

Sore kembali berbicara dengan Marko mengenai Jonathan. Marko tetap mengatakan bahwa manusia harus berubah dari dalam dirinya sendiri. Sore akhirnya kembali mempertimbangkan untuk mendekati Jonathan, tetapi kali ini ia tidak hanya berusaha memaksakan perubahan terhadap kebiasaan Jonathan. Ia memberi Jonathan kesempatan untuk memilih sendiri apa yang ingin ia lakukan terhadap kehidupannya.

Dalam pengulangan berikutnya, Sore kembali menemui Jonathan. Ia tidak lagi memulai semuanya dengan cara yang sama seperti percobaan-percobaan sebelumnya. Ia lebih banyak menemani Jonathan dan memberikan ruang agar Jonathan sendiri yang mengambil keputusan. Hubungan mereka berkembang melalui waktu yang mereka habiskan bersama, sementara Sore tetap membawa pengetahuan mengenai masa depan Jonathan.

Sore dan Jonathan kembali berhadapan dengan persoalan ayah Jonathan. Kali ini Jonathan mulai bersedia melihat kembali hubungan tersebut. Sore tetap berusaha mendampinginya, tetapi keadaan Sore semakin terbatas. Setiap kali Sore mencoba mengubah sesuatu yang berkaitan dengan perjalanan hidup Jonathan, tubuhnya kembali menunjukkan tanda bahwa waktunya tidak banyak.

Dalam salah satu kesempatan terakhir, Sore meminta Jonathan berjanji agar tidak melupakannya. Setelah itu ia kembali terbangun dan pengulangan terjadi lagi. Jonathan hanya mengatakan satu kata, yaitu “selamanya”, sementara langit di sekitar rumah berubah menjadi merah dan Sore tersenyum memandang Jonathan. Setelah itu Jonathan terbangun tanpa Sore dan kembali menjalani kehidupannya seperti biasa.

Sore tidak lagi muncul dalam kehidupan Jonathan. Jonathan bertemu Elsa, tetapi Elsa melihat ada sesuatu yang berbeda pada dirinya karena ia tampak lebih tenang. Jonathan kemudian menemui Marco dan mengatakan bahwa ia merasa tidak bisa melanjutkan hubungannya dengan Elsa. Ia juga mengatakan bahwa sejak terbangun, dirinya merasa seperti telah menjalani hidup yang sama berkali-kali, meskipun tidak dapat menjelaskan sepenuhnya apa yang terjadi.

Jonathan mulai menjalani hidupnya sendiri dan menulis surat menggunakan kata-kata yang pernah disampaikan Sore kepadanya. Beberapa hari setelah itu, ia akhirnya pergi menemui ayahnya sendirian. Seorang perempuan membukakan pintu rumah dan mempersilakannya masuk untuk menunggu. Dari jendela, Jonathan melihat ayahnya telah memiliki keluarga lain dan seorang anak laki-laki yang tampak sangat disayanginya.

Jonathan melihat foto-foto keluarga ayahnya yang memperlihatkan kehidupan mereka bersama. Ketika ayahnya hendak menemuinya, Jonathan sudah pergi. Ia meninggalkan sebuah foto masa kecilnya bersama ayahnya dengan tulisan yang berisi ucapan terima kasih atas empat tahun kebersamaan mereka. Ayah Jonathan terkejut menemukan foto tersebut dan keluar untuk mencarinya, tetapi Jonathan sudah tidak berada di sana.

Jonathan lalu kembali ke Indonesia. Pada hari pertamanya, ia berlari pagi bersama ibunya dan ditanya mengapa tiba-tiba pulang, tetapi Jonathan sendiri tidak mengetahui jawabannya. Di kamarnya, ia kembali melihat hasil-hasil foto lamanya dan menemukan foto yang memperlihatkan bayangan seorang perempuan dikelilingi cahaya. Setelah itu Jonathan mempersiapkan sebuah pameran fotografi.

Pada pameran tersebut, seorang perempuan keluar dari lift dan Jonathan melihatnya. Perempuan itu adalah Sore, tetapi pada saat itu mereka belum saling mengenal dalam kehidupan yang baru tersebut. Sore berhenti di depan salah satu foto Jonathan, yaitu foto pemandangan matahari terbenam dengan bayangan perempuan, lalu memberikan komentar mengenai foto tersebut. Jonathan akhirnya menghampiri Sore dan mulai berbicara dengannya.

Baca juga: Ne Zha 2 (2025)

Jonathan meminta lampu ruangan dimatikan sehingga cahaya Aurora muncul dalam suasana pameran. Ia berbicara tentang fotografi dan mengatakan bahwa dirinya tidak berubah hanya karena rasa takut, tetapi berubah ketika merasa dicintai. Sore mendengarkan perkataannya dan baru mengetahui bahwa Jonathan adalah fotografer yang membuat foto tersebut. Mereka lalu berkenalan dan Jonathan mengulurkan tangan kepada Sore.

Saat tangan mereka berjabat, ingatan Jonathan tentang kejadian-kejadian sebelumnya kembali. Ia mengingat Sore yang berulang kali datang ke kehidupannya, berbagai usaha Sore mengubah kebiasaannya, perjalanan mereka menemui ayahnya, serta pengulangan waktu yang telah mereka jalani. Sore juga mengingat hubungan mereka dari masa depan, dan keduanya akhirnya berpelukan di tengah pameran. Film berakhir setelah pertemuan tersebut.

Suka dengan alur cerita ini?

Yuk traktir secangkir kopi untuk penulis agar makin semangat merangkum film lainnya!

Traktir Kopi

Diskusi

Komentar Pembaca (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Komentar akan ditinjau oleh admin sebelum ditampilkan.

Smart Related

Rekomendasi Serupa

Lihat genre Fantasy