Obsesi seorang wanita untuk menemukan saudarinya yang hilang menjerumuskannya ke dalam pusaran misteri menakutkan dan ancaman sosok jahat yang misterius.
Film dibuka dengan sebuah rekaman video dari tahun 2008 yang memperlihatkan detik-detik terakhir Riley Brennan. Dalam video tersebut, wanita muda itu tampak ketakutan di sebuah kabin terpencil dan meyakini ada penyusup yang mengawasinya. Suasana berubah drastis ketika jeritan mengerikan terdengar dari lantai bawah, memaksanya keluar kamar untuk memeriksa keadaan.
Rekaman itu berakhir tragis dengan suara lolongan makhluk buas, menandakan nasib buruk telah menimpa Riley. Ia diketahui sebagai anggota kelompok pemburu hantu populer bernama “Paranormal Paranoids” yang menghilang secara misterius saat menyelidiki sebuah penjara terlantar di kota kecil Shelby Oaks.
Penyelidikan polisi pasca-kejadian menemukan fakta yang mengerikan. Mayat ketiga teman Riley ditemukan dalam kondisi dimutilasi secara brutal di sebuah rumah yang ditandai dengan simbol darah dan tulisan nama “Tarion”. Anehnya, tubuh Riley sendiri tidak pernah ditemukan, meninggalkan misteri yang tak terpecahkan selama bertahun-tahun.
Dua belas tahun berlalu, kakak perempuan Riley yang bernama Mia masih terjebak dalam duka dan obsesi untuk menemukan adiknya. Mia menyalurkan perasaannya dengan memproduksi sebuah film dokumenter yang bertujuan mengungkap sisi personal Riley kepada publik.

Melalui proses dokumenter ini, terungkap bahwa masa kecil Riley dipenuhi oleh teror malam. Ia sering merasa diawasi oleh sosok misterius dari balik jendela kamarnya di lantai dua. Satu-satunya bukti fisik dari ketakutan masa kecil itu hanyalah kaca jendela yang retak secara tidak wajar, sebuah detail kecil yang kelak menjadi pertanda buruk.
Kehidupan pribadi Mia sendiri perlahan hancur akibat obsesinya ini. Rumah tangganya bersama sang suami, Robert, berada di ujung tanduk, diperparah oleh masalah infertilitas yang membuat mereka sulit memiliki keturunan. Mia seolah hidup hanya untuk mencari jawaban tentang adiknya.
Situasi berubah menjadi semakin kelam ketika seorang pria asing bernama Wilson Miles mendatangi rumah Mia dalam kondisi mental yang sangat terguncang. Pria itu menyampaikan pesan tersirat bahwa dirinya akhirnya telah dibebaskan, sebelum melakukan tindakan nekat dengan menembak kepalanya sendiri tepat di hadapan Mia.
Dari tangan mayat Wilson, Mia berhasil mengamankan sebuah kaset video kecil bertuliskan “Shelby Oaks”. Saat Mia memutar kaset tersebut, ia disuguhi pemandangan mengerikan dari perjalanan terakhir kelompok Paranormal Paranoids yang selama ini hilang.
Video itu memperlihatkan mereka berada di sebuah taman hiburan tua yang terbengkalai, di mana Riley terlihat sangat gelisah dan ingin segera pergi. Situasi berubah menjadi mimpi buruk ketika mereka diserang di sebuah rumah. Kamera merekam momen sadis saat salah satu teman Riley dikuliti wajahnya oleh penyerang yang ternyata adalah Wilson Miles versi muda.

Video berakhir dengan penampakan sosok bermata menyala di jendela. Teror digital itu merembes ke dunia nyata ketika Mia mulai melihat fenomena serupa di rumahnya sendiri. Kaca jendelanya mendadak retak persis seperti kejadian yang dialami Riley sewaktu kecil, dan ia melihat penampakan sekilas makhluk menyerupai anjing neraka.
Didorong rasa ingin tahu yang besar, Mia menyelidiki latar belakang Wilson. Ia menemukan bahwa pria itu adalah mantan narapidana di penjara Shelby Oaks yang memiliki perilaku aneh saat kerusuhan penjara masa lalu terjadi. Mia juga menemukan referensi okultisme tentang Tarion, yang ternyata adalah nama sesosok iblis pemangsa manusia.
Meskipun ditinggalkan oleh suaminya yang lelah dengan situasi ini, Mia nekat pergi ke Shelby Oaks seorang diri. Setibanya di lokasi penjara tua, ia menyadari bahwa sel Wilson memiliki pemandangan langsung ke taman hiburan yang terbengkalai. Namun, penyelidikannya terganggu ketika ia dikejar oleh makhluk supranatural berbentuk anjing neraka.
Mia terpaksa mencari perlindungan di sebuah rumah pertanian terpencil milik seorang wanita tua bernama Norma. Keputusan untuk berlindung di sana justru membawa Mia masuk ke dalam sarang kejahatan yang sebenarnya. Norma ternyata adalah ibu kandung Wilson, dan rumah itu menyimpan rahasia kelam.
Di ruang bawah tanah rumah Norma, Mia menemukan kenyataan yang memilukan. Riley ternyata masih hidup, namun telah disekap selama dua belas tahun. Adiknya mengalami penyiksaan fisik dan seksual yang panjang sebagai bagian dari ritual pemujaan terhadap Tarion hingga melahirkan seorang bayi laki-laki.

Mia segera mengirimkan lokasi keberadaannya kepada Robert untuk memanggil polisi. Saat Mia berusaha membebaskan adiknya, Riley yang dipenuhi trauma dan amarah mengambil kesempatan untuk menyerang Norma dengan batang besi. Sebelum tewas, Norma sempat melakukan ritual darah pada bayi tersebut. Polisi akhirnya tiba tepat waktu untuk menyelamatkan mereka.
Setelah mendapat perawatan di rumah sakit, Mia membawa Riley dan bayinya pulang dengan harapan bisa memulai hidup baru. Namun, ketenangan itu hanyalah ilusi semata. Di kamar tidur, Mia memergoki Riley sedang berusaha membekap bayinya sendiri dengan bantal.
Riley, yang menyadari hakikat jahat dari anak itu, bersikeras bahwa bayi tersebut harus mati. Pergumulan sengit terjadi antara kedua saudari itu hingga kekuatan tak kasat mata membuat jendela kamar retak hebat dan melempar Riley keluar. Jatuh dari ketinggian, Riley tergeletak lumpuh di halaman rumah.
Mia hanya bisa menjerit histeris saat menyaksikan kawanan anjing neraka datang mencabik-cabik tubuh Riley hingga tewas. Di tengah keputusasaan itu, sosok iblis Tarion menampakkan diri di belakang Mia, dan kebenaran paling mengerikan akhirnya terungkap.
Seluruh rangkaian peristiwa ini ternyata adalah rencana jangka panjang sang iblis sejak mereka masih kanak-kanak. Tarion membutuhkan dua orang saudari untuk mewujudkan tujuannya: satu saudari yang subur untuk melahirkan keturunannya, dan satu saudari lagi yang mandul untuk membesarkannya.
Saat tangan iblis itu menyentuh bahu Mia, matanya menyala terang. Jiwa Mia telah diambil alih sepenuhnya untuk menjalankan peran sebagai ibu asuh bagi anak iblis tersebut, memenuhi takdir kelam yang tak terelakkan.






