Lewati ke konten

Sinopsis Host (2020)

Poster Host

Enam sahabat mengundang seorang medium untuk mengadakan sesi pemanggilan arwah melalui Zoom saat masa lockdown. Namun, ritual tersebut berubah menjadi mimpi buruk ketika roh jahat mulai meneror rumah mereka. Kini, mereka harus berjuang untuk bertahan hidup hingga malam berakhir.

Detail Film

Trailer

Full Sinopsis

Film berlangsung pada masa lockdown COVID-19 di London pada Juli 2020. Haley, Jemma, Emma, Caroline, Radina, dan Teddy bertemu melalui panggilan Zoom mingguan karena mereka tidak dapat berkumpul secara langsung. Untuk pertemuan kali ini, Haley telah mengatur kegiatan yang berbeda dari biasanya, yaitu sebuah seance atau pemanggilan arwah secara daring. Haley mengundang seorang medium bernama Seylan untuk memimpin sesi tersebut.

Seylan bergabung dalam panggilan dan menjelaskan kepada mereka bagaimana seance akan dilakukan. Ia meminta semua peserta bersikap serius dan menghormati roh yang mereka panggil. Sebagian peserta menganggap kegiatan tersebut sebagai hiburan selama lockdown, sementara Haley dan Caroline terlihat lebih berhati-hati terhadap peringatan Seylan. Teddy juga berada dalam panggilan bersama teman-temannya pada awal sesi.

Teddy sebenarnya tidak sepenuhnya mengikuti seance karena pacarnya, Jinny, berada bersamanya. Jinny terus mengganggu Teddy ketika ia mengikuti panggilan Zoom tersebut. Akhirnya Teddy meninggalkan panggilan setelah Jinny memutuskan koneksinya. Sementara itu, peserta lainnya tetap mengikuti instruksi Seylan untuk memulai seance.

Seylan memimpin mereka dalam pemanggilan arwah. Peserta mengikuti instruksi yang diberikan melalui layar masing-masing. Pada awalnya tidak terjadi sesuatu yang jelas. Kemudian Jemma mulai mengatakan bahwa ia merasakan sesuatu di sekitar lehernya.

Jemma kemudian mengatakan bahwa ia merasakan kehadiran seorang anak laki-laki yang pernah dikenalnya. Ia menyebut nama anak tersebut sebagai Jack, seorang anak laki-laki yang menurut ceritanya pernah bersekolah bersamanya dan meninggal karena gantung diri. Jemma mengatakan bahwa Jack berada di dekatnya dan bahwa ia dapat merasakan keberadaannya. Peserta lain mendengarkan cerita tersebut sementara Seylan mencoba melanjutkan sesi.

Tiba-tiba koneksi internet Seylan terputus. Seylan keluar dari panggilan sehingga Jemma tidak lagi harus mempertahankan ceritanya di hadapan sang medium. Setelah itu Jemma mengakui bahwa Jack sebenarnya tidak pernah ada dan cerita mengenai anak laki-laki yang bunuh diri tersebut merupakan kebohongan yang ia buat untuk membuat seance menjadi lebih menarik. Haley marah karena Jemma telah berbohong selama kegiatan yang menurut Seylan harus dilakukan dengan serius.

Ketika mereka masih membicarakan kebohongan Jemma, sesuatu terjadi di kamar Haley. Kursi Haley tiba-tiba bergerak sendiri melintasi ruangan tanpa ada orang yang menyentuhnya. Semua peserta melihat kejadian tersebut melalui kamera Zoom. Haley sendiri tampak terkejut dan mulai menyadari bahwa sesuatu yang tidak dapat mereka jelaskan sedang terjadi di rumahnya.

Caroline kemudian mendengar suara dari bagian atas rumahnya. Ia pergi memeriksa loteng karena suara tersebut terdengar dari sana. Ketika kameranya mengarah ke bagian tersebut, terlihat sepasang kaki seperti milik seseorang yang tergantung dari langit-langit. Caroline segera menjauh dari tempat itu dan kembali ke ruangannya.

Haley kemudian menggunakan kamera instan untuk mengambil foto bagian dalam rumahnya. Ketika foto tersebut muncul, terlihat sosok yang tampak seperti orang yang tergantung dari langit-langit di dalam rumah. Haley memperlihatkan hasil foto tersebut kepada teman-temannya melalui kamera. Kejadian itu membuat mereka semakin yakin bahwa sesuatu telah masuk ke dalam kehidupan mereka setelah seance.

Emma juga mengalami kejadian aneh di rumahnya. Ia sedang memegang gelas berisi minuman ketika gelas tersebut pecah tanpa disentuh. Tidak ada orang lain di dekat Emma ketika gelas tersebut pecah. Peserta lain melihat kejadian tersebut melalui layar Zoom dan kepanikan mereka semakin meningkat.

Haley kemudian berusaha menghubungi Seylan kembali. Setelah berhasil terhubung, Haley menjelaskan semua kejadian yang telah mereka alami sejak sesi seance dimulai. Seylan mendengarkan penjelasan tersebut dan mengatakan bahwa kebohongan Jemma dapat menjadi masalah serius karena cerita yang dibuat dalam seance dapat memberi sesuatu kesempatan untuk masuk ke dalam dunia mereka.

Seylan menjelaskan bahwa entitas tersebut dapat mengambil bentuk atau identitas dari sosok yang disebut dalam cerita Jemma. Karena Jemma mengatakan bahwa sosok tersebut bernama Jack dan meninggal karena gantung diri, entitas itu kemudian dapat menggunakan cerita tersebut sebagai bentuk kemunculannya. Seylan memperingatkan mereka agar menutup seance dengan benar. Ia mulai memberikan instruksi kepada mereka mengenai cara mengakhiri sesi tersebut.

Sebelum Seylan menyelesaikan instruksinya, sesuatu kembali terjadi di tempat Seylan berada. Gangguan tersebut membuat koneksi Seylan terputus untuk kedua kalinya. Para peserta kemudian tidak dapat lagi memperoleh instruksi langsung darinya. Mereka mencoba mengikuti petunjuk yang sebelumnya diberikan Seylan untuk menutup seance.

Setelah melakukan langkah-langkah tersebut, mereka mengira kegiatan tersebut telah selesai. Peserta mulai berbicara mengenai kejadian yang baru saja mereka alami dan bersiap meninggalkan panggilan Zoom. Tidak lama kemudian, mereka kembali mengalami kejadian yang menunjukkan bahwa gangguan tersebut belum berakhir.

Radina bangkit dari kursinya dan mulai meninggalkan ruangan. Ia tidak menyadari bahwa Alan, pacarnya, berada di belakangnya dalam keadaan tergantung. Kamera Radina kemudian memperlihatkan tubuh Alan yang tergantung di belakangnya. Radina baru menyadari keadaan tersebut setelah situasinya berubah menjadi semakin mengerikan.

Radina berusaha melarikan diri dari rumahnya. Ia bergerak menuju pintu sementara peserta lain melihat apa yang terjadi melalui layar. Sebuah kekuatan yang tidak terlihat kemudian menarik Radina menjauh dari pintu. Radina berteriak ketika tubuhnya diseret oleh sesuatu yang tidak terlihat kamera.

Radina kemudian menghilang dari pandangan kamera. Setelah itu terlihat darah pada tampilan kameranya. Film tidak memperlihatkan secara langsung seluruh proses kematian Radina, tetapi adegan tersebut menunjukkan bahwa ia telah diserang oleh entitas tersebut.

Pada saat yang hampir bersamaan, Caroline mengalami serangan di rumahnya. Caroline sebelumnya merekam video dirinya sendiri yang sedang berjalan santai, lalu menjadikannya sebagai sebuah latar belakang virtual pada Zoom yang membuat peserta lain melihat gambar seolah-olah ia sedang berada di ruangan yang tenang. Namun, rekaman video dirinya di gambar latar belakang tersebut terus berjalan berulang-ulang tanpa henti, sementara tubuh Caroline yang sebenarnya mulai diserang.

Caroline tiba-tiba terlihat dihantam ke arah komputer. Tubuhnya kemudian berulang kali dibenturkan ke meja atau keyboard. Caroline berteriak meminta bantuan sementara teman-temannya hanya dapat menyaksikan kejadian tersebut melalui layar. Serangan itu terus berlangsung sampai Caroline tidak lagi bergerak, menciptakan adegan ikonik di mana rekaman videonya terus berjalan normal mengontraskan kematiannya yang brutal.

Haley dan Jemma kemudian saling menyalahkan atas apa yang terjadi. Haley marah kepada Jemma karena kebohongannya mengenai Jack telah terjadi sebelum semua kejadian tersebut dimulai. Jemma juga ketakutan dan berusaha menjelaskan bahwa ia tidak pernah bermaksud mendatangkan sesuatu ke dalam rumah mereka. Ketika mereka masih berbicara, sesuatu tiba-tiba menyerang Haley.

Haley ditarik keluar dari pandangan kamera. Tubuhnya menghilang dari layar sementara terdengar suara dan teriakan. Jemma melihat kejadian tersebut dan menyadari bahwa Haley berada dalam bahaya. Karena rumah Jemma berada tidak jauh dari rumah Haley, ia memutuskan pergi ke rumah Haley untuk mencarinya.

Sementara Jemma pergi, Teddy kembali bergabung dalam panggilan Zoom. Ia sebelumnya meninggalkan panggilan karena Jinny, tetapi sekarang kembali tanpa mengetahui apa yang telah terjadi pada teman-temannya. Teddy melihat Emma masih berada dalam panggilan dan mengira bahwa kejadian-kejadian sebelumnya mungkin hanya sebuah lelucon. Ia kemudian berbicara dengan Emma tanpa mengetahui bahwa Caroline dan Radina telah diserang.

Entitas tersebut kemudian muncul di rumah Teddy. Sosok itu mengambil bentuk humanoid yang mengerikan dan mulai mengejar Teddy. Teddy berlari keluar rumah menuju halaman atau area belakang rumah. Ia berusaha menjauh dari sosok tersebut sambil mencari tempat untuk bersembunyi.

Teddy kemudian melihat Jinny berada di dekat kolam. Jinny tiba-tiba diangkat ke udara oleh kekuatan yang tidak terlihat. Tubuhnya terangkat tanpa ada orang yang menyentuhnya. Entitas tersebut kemudian mematahkan leher Jinny, lalu tubuhnya jatuh ke dalam kolam.

Teddy berusaha melarikan diri setelah melihat Jinny terbunuh. Ia masuk ke area yang gelap dan menggunakan sebuah pemantik api untuk mendapatkan cahaya. Dalam keadaan tersebut, ia kemudian menemukan kotak musik yang berkaitan dengan sesuatu yang pernah membuatnya takut ketika masih kecil. Entitas tersebut menggunakan kemunculan kotak musik itu untuk kembali membuat Teddy panik.

Teddy kemudian jatuh atau tersungkur setelah diserang. Pemantik yang digunakannya terlepas dari tangannya. Api kemudian menyambar sesuatu di dekat tubuhnya dan menyebabkan Teddy terbakar. Teddy tidak berhasil menyelamatkan diri dan meninggal dalam kebakaran tersebut.

Sementara itu, Emma masih berada di rumahnya. Ia melihat pintu kamarnya terbuka sendiri. Emma mengarahkan kamera ke arah pintu dan tidak melihat tubuh manusia secara jelas, tetapi keberadaan sesuatu di dalam rumah mulai terlihat melalui efek kamera yang digunakannya.

Emma kemudian menggunakan sebuah filter wajah pada kamera. Filter tersebut menempatkan bentuk seperti topeng pada wajah sosok yang tidak terlihat oleh mata biasa. Ketika filter bergerak mengikuti posisi sesuatu di ruangan, sosok tersebut tampak menoleh ke arah Emma. Emma kemudian menyadari bahwa ada sesuatu yang berada di dalam rumah bersamanya.

Emma mengambil tepung dan menaburkannya ke lantai. Tujuannya adalah membuat sesuatu yang tidak terlihat menjadi dapat dilacak melalui jejak kaki. Setelah tepung berada di lantai, terlihat jejak kaki yang bergerak mendekati Emma. Pintu-pintu lemari di rumahnya kemudian terbuka dan tertutup dengan sendirinya ketika entitas tersebut mendekatinya.

Emma melarikan diri ke kamar tidurnya. Ia menutup diri di dalam kamar sementara suara dan gerakan dari luar terus terdengar. Pintu kamar kemudian terbuka. Emma mengambil sebuah selimut dan melemparkannya ke arah sosok yang tidak terlihat.

Selimut tersebut jatuh dan membentuk garis tubuh manusia karena menutupi sosok yang tidak terlihat. Emma akhirnya dapat melihat posisi entitas tersebut melalui bentuk selimut. Ia kemudian awalnya mencoba melarikan diri melalui jendela kamar.

Emma membuka jendela dan mencoba keluar dari rumah. Namun, ketika ia berusaha melarikan diri, entitas tersebut menyerangnya dengan sangat ganas. Alih-alih jatuh dari ketinggian dan tubuhnya menghantam sebuah meja atau struktur di luar rumah, kamera menunjukkan bahwa Emma diserang dan dilempar dengan keras oleh entitas tersebut melintasi ruangan di dalam kamarnya. Ia meninggal secara tragis di dalam ruangan akibat serangan dan hantaman tersebut.

Pada saat itu, Jemma telah tiba di rumah Haley. Ia masuk ke rumah tersebut dan mulai mencari Haley. Jemma kemudian mengalami serangan dari entitas yang sama ketika berada di dalam rumah.

Jemma menemukan Haley bersembunyi di bawah meja. Haley masih hidup setelah sebelumnya ditarik keluar dari pandangan kamera. Jemma kemudian membantu Haley keluar dari tempat persembunyiannya. Mereka berdua berusaha meninggalkan rumah tersebut.

Rumah Haley dalam keadaan gelap sehingga mereka kesulitan melihat jalan keluar. Haley kemudian menggunakan kamera instan yang sebelumnya digunakan untuk mengambil foto. Setiap kali kamera menghasilkan kilatan cahaya, mereka dapat melihat bagian rumah di depan mereka untuk beberapa saat.

Haley dan Jemma bergerak melewati rumah dengan mengandalkan kilatan kamera tersebut. Mereka mengambil beberapa foto untuk mendapatkan penerangan singkat. Pada salah satu kilatan terakhir, sosok entitas terlihat berada di depan mereka.

Baca juga: His House (2020)

Entitas tersebut kemudian bergerak menyerang Haley dan Jemma. Mereka berusaha melarikan diri sementara sosok tersebut mendekati mereka. Tepat ketika serangan itu berlangsung, waktu panggilan Zoom mencapai batasnya dan panggilan pun langsung berakhir seketika.

Film kemudian berhenti pada berakhirnya panggilan Zoom secara tiba-tiba tersebut. Cerita berakhir murni pada saat entitas tersebut menerjang mereka dan koneksi Zoom terputus secara otomatis, tanpa memperlihatkan kelanjutan peristiwa tersebut.

Suka dengan alur cerita ini?

Yuk traktir secangkir kopi untuk penulis agar makin semangat merangkum film lainnya!

Traktir Kopi

Tag Film

18 Tag

Komentar & Diskusi

0 komentar
Belum ada komentar untuk konten ini. Jadilah yang pertama berkomentar!
Tanggapan langsung tayang secara publik.

Smart Related

Rekomendasi Serupa

Lihat genre Horror