Lewati ke konten

Sinopsis Insidious (2011)

Poster Insidious

Sebuah keluarga mulai mengalami kejadian aneh setelah putra mereka tiba-tiba jatuh tertidur dan tak kunjung terbangun. Mereka pun meminta bantuan seorang ahli, yang kemudian mengungkap bahwa rumah mereka ternyata telah dihantui roh-roh jahat. Namun, teror tersebut ternyata menyimpan kaitan yang jauh lebih pribadi dengan keluarga mereka daripada yang pernah mereka bayangkan.

Detail Film
Original:
Insidious
Negara:
Director:
Rating:
7/10
Share

Trailer

Full Sinopsis

Film dibuka dengan kemunculan seorang perempuan tua misterius yang terlihat berada di dalam sebuah rumah ketika para penghuninya sedang tidur. Setelah itu, cerita beralih kepada keluarga Lambert yang baru saja pindah ke rumah baru. Keluarga tersebut terdiri dari Josh dan Renai Lambert serta tiga anak mereka, yaitu Dalton, Foster, dan putri bungsu mereka.

Suatu pagi, Renai sedang melihat album foto keluarga bersama Dalton. Dalton kemudian bertanya mengapa tidak ada foto Josh ketika masih kecil. Renai menjelaskan bahwa Josh memang sejak dulu tidak suka difoto dan cenderung menghindari kamera.

Suatu malam, Dalton melihat pintu menuju loteng terbuka. Ia mendengar suara-suara dari dalam dan memutuskan untuk memeriksanya. Ketika mencoba menaiki tangga untuk menyalakan lampu, tangga tersebut tiba-tiba patah dan membuat Dalton jatuh.

Namun saat terbaring di lantai, Dalton justru terlihat menatap kegelapan dengan ekspresi penuh ketakutan, seolah-olah melihat sesuatu yang mengerikan. Renai dan Josh kemudian menidurkannya dan melarangnya masuk ke loteng karena tempat itu dianggap terlarang.

Keesokan harinya, Dalton tidak kunjung bangun dari tidurnya. Josh dan Renai panik dan segera membawanya ke rumah sakit. Para dokter melakukan pemeriksaan, tetapi tidak menemukan penyebab yang jelas. Dalton akhirnya dinyatakan mengalami koma yang tidak dapat dijelaskan secara medis.

Tiga bulan kemudian, Dalton dibawa pulang ke rumah meskipun masih berada dalam kondisi koma. Tidak lama setelah itu, berbagai kejadian aneh mulai terjadi. Renai mendengar suara dari monitor bayi yang tiba-tiba berteriak, “Aku menginginkannya sekarang!”

Renai juga menemukan jejak tangan berdarah di tempat tidur Dalton. Tidak hanya itu, ia melihat sosok pria aneh dan menyeramkan berada di kamar putri kecilnya. Keadaan semakin membuat Renai ketakutan ketika Foster mengatakan bahwa ia tidak suka saat Dalton “berjalan-jalan” pada malam hari.

Renai menceritakan semua kejadian tersebut kepada Josh. Pada suatu malam, Renai bahkan merasa diserang oleh sosok pria misterius yang sebelumnya ia lihat. Karena merasa rumah tersebut sudah tidak aman, Renai memohon kepada Josh agar mereka pindah. Keluarga Lambert akhirnya meninggalkan rumah tersebut dan pindah ke tempat lain.

Namun kepindahan itu tidak menghentikan teror. Di rumah baru, kejadian-kejadian supranatural justru terus berlanjut dan semakin mengerikan. Salah satu yang muncul adalah sosok anak laki-laki aneh yang terlihat menari secara menyeramkan.

Ibu Josh, Lorraine, kemudian menceritakan sebuah mimpi aneh yang pernah dialaminya. Dalam mimpi tersebut, ia masuk ke kamar Dalton pada malam hari dan melihat sesuatu berdiri di sudut ruangan. Ketika Lorraine bertanya apa yang diinginkannya, sosok tersebut hanya menjawab bahwa ia menginginkan Dalton.

Tidak lama kemudian, Lorraine sendiri melihat sosok berwajah merah berdiri tepat di belakang Josh. Sosok itu mengeluarkan raungan mengerikan. Pada saat yang hampir bersamaan, Dalton kembali mengalami serangan hebat di kamarnya.

Lorraine akhirnya menghubungi temannya, Elise Reiner, seorang penyelidik fenomena paranormal. Elise datang bersama dua asistennya untuk memeriksa rumah keluarga Lambert. Saat mereka memasuki kamar Dalton, Elise merasakan keberadaan sesuatu yang sangat berbahaya.

Salah satu asistennya kemudian menggambar sosok yang dideskripsikan Elise. Gambar tersebut memperlihatkan figur hitam dengan wajah merah dan mata kosong yang gelap. Sosok itu ternyata sama dengan makhluk yang sebelumnya dilihat Lorraine.

Elise kemudian menjelaskan kepada Josh dan Renai bahwa Dalton memiliki kemampuan proyeksi astral sejak masih kecil. Ketika tidur, roh Dalton dapat meninggalkan tubuhnya dan berpindah ke dunia lain. Dalton selama ini mengira pengalaman tersebut hanyalah mimpi.

Masalahnya, Dalton telah melakukan perjalanan terlalu jauh dalam proyeksi astralnya. Ia akhirnya tersesat di sebuah dunia spiritual bernama The Further, tempat berkumpulnya roh-roh orang yang telah meninggal dan mengalami penderitaan.

Tubuh Dalton yang berada di dunia nyata sebenarnya hanya menjadi wadah kosong. Sementara itu, rohnya terjebak di The Further. Berbagai roh di sana menginginkan tubuh Dalton agar dapat kembali memperoleh kesempatan untuk hidup.

Sebagian roh hanya ingin menggunakan tubuh tersebut untuk kembali ke dunia manusia, tetapi ada juga entitas yang jauh lebih berbahaya. Di antara mereka terdapat sosok perempuan tua dan pria menyeramkan yang sebelumnya muncul di rumah. Yang paling berbahaya adalah sosok berwajah merah, yang ternyata merupakan iblis dan memiliki niat jauh lebih jahat terhadap Dalton.

Elise menjelaskan bahwa mengambil alih tubuh seseorang bukanlah proses yang sederhana. Roh atau entitas membutuhkan waktu dan energi untuk benar-benar menguasai tubuh manusia. Karena itu, mereka berusaha mempertahankan Dalton dalam kondisi koma selama mungkin.

Awalnya Josh masih sulit mempercayai penjelasan tersebut. Namun keraguannya mulai hilang ketika ia menemukan gambar-gambar yang pernah dibuat Dalton. Gambar tersebut ternyata memiliki kemiripan dengan sosok iblis berwajah merah yang digambarkan Elise.

Elise kemudian melakukan sebuah sesi untuk mencoba berkomunikasi dengan Dalton. Dalam proses tersebut, Dalton tiba-tiba muncul, tetapi tubuhnya kemudian dikuasai oleh iblis. Entitas lain juga ikut menyerang karena mereka sama-sama menginginkan tubuh Dalton.

Setelah sesi tersebut selesai, Elise menghubungi Lorraine. Dari percakapan mereka, terungkap bahwa kemampuan Dalton bukanlah sesuatu yang muncul secara kebetulan. Josh ternyata juga memiliki kemampuan proyeksi astral yang sama sejak masa kecilnya.

Baca juga: Evil Dead (2013)

Lorraine kemudian memperlihatkan foto-foto Josh ketika masih kecil. Dalam foto-foto tersebut selalu tampak bayangan seorang perempuan tua misterius berdiri di belakang Josh. Semakin banyak foto yang diambil, sosok perempuan tersebut terlihat semakin dekat dengan Josh.

Hal itu menjelaskan mengapa Josh sejak kecil sangat takut difoto. Ia bukan sekadar tidak menyukai kamera, tetapi memiliki ketakutan terhadap sesuatu yang selama ini selalu muncul di belakangnya.

Elise menyimpulkan bahwa Josh mungkin satu-satunya orang yang mampu menemukan Dalton di The Further. Jika Josh bisa menggunakan kemampuan proyeksi astralnya, ia mungkin dapat menemukan jiwa Dalton dan membawanya kembali ke tubuhnya.

Josh akhirnya bersedia mencoba. Elise mempersiapkannya dengan mendudukkannya di sebuah kursi dan membuatnya masuk ke dalam kondisi trance. Beberapa saat kemudian, Josh terbangun dan menyadari bahwa dirinya telah keluar dari tubuhnya.

Ia dapat melihat tubuhnya sendiri masih tertidur di kursi, sementara Elise dan yang lainnya berada di sekitarnya. Josh kemudian berjalan keluar menuju sebuah dunia yang diselimuti kabut dan kehampaan untuk mencari jalan menuju Dalton.

Dalam perjalanan, Josh bertemu dengan seorang anak laki-laki yang menunjukkan arah menuju sebuah rumah. Rumah tersebut ternyata adalah rumah pertama yang pernah ditempati keluarga Lambert sebelum mereka pindah.

Josh masuk ke dalam rumah tersebut dan menemukan sebuah keluarga. Namun tiba-tiba ia melihat salah satu anggota keluarga yang tersenyum aneh menembak anggota keluarganya sendiri. Josh ketakutan dan segera melarikan diri menuju loteng.

Di loteng, Josh menemukan sebuah pintu merah yang sama persis dengan pintu yang pernah digambar Dalton. Sebelum sempat membukanya, sosok pria brutal yang sebelumnya menyerang Renai muncul dan menyerang Josh.

Josh berhasil melawan sosok tersebut. Setelah itu, ia membuka pintu merah dan masuk ke dalam dunia yang jauh lebih mengerikan.

Di balik pintu tersebut terdapat The Further, termasuk tempat persembunyian iblis berwajah merah. Josh memasuki sebuah ruangan merah yang sangat luas dan menyeramkan. Di sana ia akhirnya menemukan Dalton dalam keadaan menangis dan dirantai di lantai.

Josh segera membebaskan putranya. Namun iblis tersebut menyadari keberadaan Josh dan langsung menyerang mereka. Josh dan Dalton kemudian berusaha melarikan diri sambil mencari jalan kembali menuju tubuh mereka.

Iblis tersebut terus mengejar keduanya. Tepat sebelum mereka berhasil kembali, Josh meninggalkan Dalton sejenak untuk menghadapi sosok perempuan tua yang tiba-tiba muncul di dalam rumah.

Josh berteriak agar perempuan itu menjauh darinya. Ia mengatakan bahwa dirinya tidak takut lagi terhadap sosok tersebut. Perempuan tua itu akhirnya mundur dan menghilang ke dalam kegelapan.

Tidak lama kemudian, Josh dan Dalton berhasil terbangun. Dalton akhirnya sadar dari komanya, sementara berbagai roh yang selama ini menghantui keluarga Lambert menghilang. Keluarga tersebut pun akhirnya kembali berkumpul dan merasa lega karena Dalton telah kembali.

Di dapur, Renai, Dalton, dan Lorraine berbicara sementara Elise dan Josh bersiap membereskan barang-barang mereka setelah malam panjang tersebut. Josh kemudian menyerahkan foto-foto masa kecilnya kepada Elise.

Saat menerima foto-foto itu, Elise tiba-tiba merasakan sesuatu yang aneh. Ia kemudian mengambil kamera dan memotret Josh. Tindakan tersebut langsung memicu reaksi Josh yang sangat agresif.

Josh berteriak marah karena Elise mengetahui bahwa ia tidak suka difoto. Ia kemudian menerjang Elise dan mencekiknya sampai perempuan itu meninggal. Renai yang mendengar keributan segera datang, tetapi Josh sudah menghilang.

Renai mencari Josh di dalam rumah yang tiba-tiba terasa sangat sunyi. Ia kemudian menemukan kamera milik Elise. Ketika melihat foto terakhir yang diambil, Renai melihat kembali sosok perempuan tua misterius tersebut.

Barulah terungkap bahwa sosok yang dilihat Elise bukan sekadar berada di sekitar Josh. Petunjuk lainnya terlihat dari tangan Josh yang kini tampak kotor dan tua, dengan kuku yang menyerupai tangan perempuan tua tersebut. Sosok itu ternyata telah mengambil alih tubuh Josh.

Josh kemudian muncul di belakang Renai dan meletakkan tangannya di bahunya. Dengan suara tenang ia berkata bahwa dirinya ada di sana. Renai perlahan menoleh ke belakang, dan ekspresi wajahnya berubah menjadi ketakutan saat menyadari sesuatu yang mengerikan.

Pada adegan setelah kredit, sosok perempuan tua tersebut terlihat meniup sebuah lilin. Api lilin padam, dan layar perlahan berubah menjadi gelap sepenuhnya.

Tag Film

18 Tag

Komentar

Komentar Pembaca

Tulis Komentar

Komentar akan tampil setelah disetujui admin.

Belum ada komentar.

Smart Related

Rekomendasi Serupa

Lihat genre Horror