Sinopsis The Housemaid (2025)

20216 votes, average 7.0 out of 10

Seorang wanita muda yang tengah kesulitan merasa lega mendapat kesempatan memulai hidup baru sebagai pelayan bagi pasangan kaya. Namun, ia segera menyadari bahwa rahasia keluarga itu jauh lebih berbahaya dibandingkan rahasianya sendiri.

Millie Calloway tiba di rumah megah keluarga Winchester di Long Island dengan harapan terakhir untuk memulai hidup baru. Ia melamar sebagai pembantu rumah tangga tinggal, menyerahkan resume tebal berisi berbagai kualifikasi, yang dalam narasinya sendiri ia akui sebagai kebohongan belaka. Millie sebenarnya baru bebas dari penjara setelah menjalani sepuluh tahun hukuman, hidup berpindah-pindah di dalam mobil, dan hampir kehilangan harapan untuk diterima bekerja. Karena itu, panggilan telepon dari Nina Winchester yang menyatakan ia diterima bekerja terasa seperti keajaiban.

Di rumah tersebut, Millie bertemu Nina, seorang ibu rumah tangga kelas atas yang tampak ramah namun mudah berubah suasana hatinya, suaminya Andrew Winchester yang tenang dan berwibawa, serta putri mereka yang tertutup, Cece. Ia juga berkenalan dengan Enzo, penjaga kebun yang pendiam dan terkesan selalu waspada. Millie ditempatkan di kamar loteng yang terpisah dari rumah utama, lengkap dengan pintu besi dan grendel yang hanya bisa dikunci dari luar, sebuah detail yang terasa ganjil namun ia abaikan demi pekerjaan itu.

Hari-hari awal bekerja berjalan canggung. Nina sering meluapkan amarah secara tiba-tiba, salah satunya ketika ia menuduh Millie membuang catatan penting pidato PTA miliknya. Andrew selalu muncul sebagai penenang, meminta maaf atas sikap istrinya dan memperlakukan Millie dengan empati. Tekanan semakin terasa ketika Millie harus menyembunyikan pertemuannya dengan petugas pembebasan bersyarat, sementara Nina bersikap sinis setiap kali Millie meminta izin. Hubungan Millie dengan Cece pun dingin dan sulit ditembus.

Baca juga:  My Oxford Year (2025)

Perlahan, Millie mulai mendengar bisik-bisik gelap tentang Nina. Seorang ibu di sekolah balet mengungkap rumor bahwa Nina pernah mencoba menenggelamkan Cece saat bayi dan kemudian mencoba bunuh diri hingga dirawat di rumah sakit jiwa. Di malam hari, Millie sering mengalami insomnia dan turun ke ruang bawah tanah, tempat Andrew memiliki “man cave”. Di sana, Andrew mulai membuka diri, menceritakan masa lalu Nina yang traumatis. Kehilangan orang tua dalam kebakaran rumah saat kecil dan menyiratkan bahwa Nina mungkin tidak stabil secara mental.

Kedekatan mereka memicu kecemburuan Nina. Ketika Nina memergoki mereka bersama, ia mencoba memecat Millie, namun Millie memohon dan akhirnya diberi kesempatan kedua dengan peringatan keras agar menjauhi Andrew. Meski begitu, Nina justru semakin mempermainkan Millie secara psikologis. Dia membicarakannya dengan ibu-ibu lain, berbohong tentang kehamilan, hingga memarahi Millie soal tiket Broadway yang ia sendiri minta untuk dipesan. Akhirnya, Andrew diam-diam mengajak Millie menonton pertunjukan itu bersama. Malam tersebut berujung pada hubungan intim di hotel.

Sekembalinya ke rumah, Nina berpura-pura memaafkan Millie, bahkan meminjamkan mobilnya. Namun Millie segera menyadari bahwa Nina telah melacak ponselnya dan mengetahui perselingkuhan itu. Polisi datang setelah mobil dilaporkan dicuri, dan Andrew kembali tampil sebagai penyelamat dengan membebaskannya. Tak lama kemudian, Nina secara terbuka mengonfrontasi mereka dan akhirnya meninggalkan rumah, yang ternyata merupakan bagian dari rencana besarnya.

Cerita kemudian berbalik ke sudut pandang Nina. Terungkap bahwa selama pernikahan mereka, Andrew adalah pelaku kekerasan yang sistematis dan sadis. Ia mengurung Nina di loteng, memaksanya mencabut rambut dengan akar sebagai hukuman, membiusnya, dan merekayasa situasi agar Nina tampak sebagai ibu berbahaya yang tidak stabil. Upaya Nina melarikan diri bersama Cece selalu digagalkan, hingga akhirnya ia menggunakan Millie sebagai umpan, seseorang dengan masa lalu kelam yang mudah disalahkan dan digantikan posisinya.

Baca juga:  Pearl (2022)

Kembali ke masa kini, Millie kini menjadi korban Andrew. Ia dikurung di loteng, dibius, dan dipaksa melukai dirinya sendiri sebagai hukuman atas piring-piring porselen keluarga yang pecah. Di sinilah terungkap masa lalu Millie, ia dipenjara karena membunuh seorang pria yang memperkosa teman sekamarnya, sebuah kebenaran yang menunjukkan bahwa Millie bukan korban pasif.

Millie melawan. Ia menusuk Andrew, menguncinya di loteng, dan meninggalkannya dalam keadaan sekarat. Nina yang kembali ke rumah awalnya mengira Millie masih terperangkap, namun semuanya berubah kacau ketika Andrew lolos dan menyerang. Dalam pertarungan terakhir, Millie mendorong Andrew jatuh dari tangga spiral hingga tewas. Nina kemudian menutupi kematiannya sebagai kecelakaan dengan bantuan Enzo, sementara polisi secara implisit memilih berpihak pada Nina karena mengetahui reputasi gelap Andrew.

Setelah pemakaman Andrew, Nina memberikan Millie cek senilai 100.000 dolar untuk memulai hidup baru.

Di akhir film, Millie menghadiri wawancara kerja di rumah lain, kembali sebagai pembantu. Dia menyadari bahwa majikan barunya juga hidup dalam hubungan abusif. Dengan ketenangan dingin, Millie menerima pekerjaan itu, menyiratkan bahwa ia kini bukan sekadar korban, melainkan penyintas yang memahami sistem kekerasan tersebut dan siap menghadapinya.

 

Leave a Reply