Sinopsis Pearl (2022)

12007 votes, average 7.2 out of 10

Tahun 1918 – Texas sedang dilanda pandemi Flu Spanyol dan saat itu juga sedang berlangsung Perang Dunia I.

Pagi itu, Pearl (Mia Goth) sedang menari sendirian di dalam kamarnya saat ibunya, Ruth (Tandi Wright) masuk dan memarahinya. Ruth menyuruh Pearl untuk berhenti main-main dan melakukan tugas hariannya, yaitu memberi makan ternak mereka. Pearl juga harus merawat ayahnya yang lumpuh (Matthew Sunderland).

Pearl pergi ke kandang untuk memberi makan sapi dan kuda. Seekor angsa masuk ke kandang dan Pearl langsung menusuknya dengan garpu rumput. Dengan santainya, dia kemudian membawa bangkai angsa itu ke danau dan memberikannya ke seekor buaya yang dia namai Theda.

Pearl mempunyai impian besar untuk menjadi seorang superstar. Tapi ibunya selalu menentang cita-citanya. Pearl telah menikah dengan Howard (Alistair Sewell), yang saat ini sedang menjalankan tugas di medan perang.

Setelah menyelesaikan pekerjaannya, Pearl disuruh ibunya untuk membeli obat ayahnya ke kota. Dia pun mengendarai sepedanya. Saat di kota, dia tertarik pada sebuah poster film di bioskop. Dia pun lalu menontonnya. Seusai menonton, dia bertemu dengan seorang pria yang biasa memutar proyektor film di bioskop tersebut (David Corenswet). Mereka mengobrol sebentar. Pearl sempat menyebut impiannya untuk menjadi penari terkenal. Pria itu memberinya potongan gulungan film, agar Pearl selalu ingat akan impiannya.

Pearl merasa jatuh cinta pada pria itu. Saat dia mengendarai sepedanya kembali pulang, potongan film itu terbang terbawa angin dan hilang di ladang jagung. Pearl mencarinya, tapi dia hanya menemukan orang-orangan sawah. Dia merobohkan orang-orangan sawah tersebut dan menaikinya, membayangkan bahwa dia sedang menaiki pria pemutar proyektor. Sesampainya di rumah, ibunya memarahinya karena pulang terlambat.

Esoknya, adik ipar perempuan Pearl yang kaya, Mitzy (Emma Jenkins-Purro) dan ibunya, mengunjungi mereka. Ibu Mitzy membawakan seekor anak babi guling untuk mereka. Tapi Ibu Pearl menolaknya karena tidak mau dikasihani. Dia membiarkan babi guling itu tergeletak di halaman.

Baca juga:  The Hunger Games: The Ballad of Songbirds & Snakes (2023)

Mitzy memberi tahu Pearl bahwa gerejanya akan mengadakan audisi mencari anggota penari untuk pertunjukan keliling. Mitzy mengajaknya untuk mengikuti audisi, yang langsung diiyakan oleh Pearl. Dia berambisi untuk memenangkannya karena dia menganggap bahwa itulah jalan baginya untuk meraih impian. Merekapun berjanji bertemu kembali di gereja saat audisi.

Malamnya, Pearl menyelinap ke luar rumah dan menuju ke kota. Dia kembali ke bioskop untuk menemui pria pemutar proyektor. Pria itu memutarkan sebuah film yang belum pernah dirilis berjudul “A Free Ride,” yang merupakan sebuah film porno. Pria proyektor itu mengatakan bahwa jenis film inilah yang akan merevolusi industri perfilman. Pearl mencurahkan tentang mimpi dan ambisinya untuk menjadi seorang superstar, tapi orang tuanya selalu menghalanginya. Pria proyektor menyemangati Pearl untuk selalu berusaha menggapai mimpinya. Tak lama kemudian, Pearl pun pulang dan mengendap-endap memasuki kamarnya.

Besoknya saat makan malam, ibunya mengeluarkan pamflet audisi dari Mitzy yang disembunyikannya. Ibunya marah besar dan melarangnya untuk mengikuti audisi. Mereka pun bertengkar. Ibu Pearl menegaskan bahwa Pearl dilarang meninggalkan rumah karena harus merawat ayahnya. Dia juga mengatakan bahwa Pearl tidak akan mampu meraih mimpinya karena dia tahu bahwa Pearl memiliki kecenderungan sakit yang suka membunuh hewan-hewan kecil.

Pertengkaran mereka semakin sengit, saling berteriak dan menampar. Pearl mendorong ibunya ke perapian, yang menyebabkan baju ibunya tersambar api dan terbakar. Pearl menyiramkan air panas untuk memadamkan apinya. Dia kemudian menyeret ibunya yang sekarat ke ruang bawah tanah. Pearl kemudian bergegas kembali ke bioskop menemui pria proyektor dan bercinta dengannya.

Paginya, pria proyektor mengantarnya pulang. Dia menemukan babi guling yang membusuk di halaman dan ayah Pearl yang duduk sendirian serta dapur yang berantakan. Pearl mengatakan bahwa itu ulah anjingnya, yang sekarang sedang dia kurung di ruang bawah tanah. Pearl kemudian membawa pria itu berkeliling ke kandang, di mana tanpa sengaja dia keceplosan bahwa dia tidak punya anjing. Pria itu menjadi semakin gelisah dan berkata pada Pearl bahwa dia harus pergi. Pearl mulai marah dan menuduh pria proyektor membohonginya. Janjinya yang akan mendukung dan membawanya pergi dari pertanian hanya bohong belaka.

Baca juga:  Missing (2023)

Saat pria proyektor menaiki mobilnya dan mulai berangkat, Pearl mengambil garpu rumput dan menghujamkannya ke dada pria dua kali. Sambil terus berteriak-teriak histeris, Pearl menarik pria itu keluar mobil dan menancapkan garpu itu sekali lagi ke kepalanya. Pria proyektor itupun tewas. Pearl kemudian kembali ke dalam rumah. Dia membuka pintu ruang bawah tanah dan melihat ibunya berusaha menaiki tangga. Pearl menendangnya hingga ibunya kembali terjerembab di dasar lantai. Dia lalu memandikan ayahnya dan memakaikannya jas yang bagus. Pearl mengenakan gaun merah dan menari di depan ayahnya. Kemudian sambil mengucapkan terima kasih atas semuanya, dia membunuh ayahnya. Sebelum berangkat, Pearl mendorong mobil pria proyektor ke danau dan membiarkan mayatnya menjadi santapan Theda.

Pearl bertemu dengan Mitzy. Pearl mendapat kesempatan sebelum Mitzy. Dia menari di atas panggung, membayangkan background dalam peperangan. Setelah selesai, para juri menolaknya. Pearl menangis dan membayangkan keempat juri sebagai orang tuanya, pria proyektor dan dan suaminya, Howard. Dia memohon agar diberi kesempatan sekali lagi dan bersikeras bahwa dia mampu, tapi para juri tetap menolaknya. Dia mulai berteriak histeris lalu menangis di luar gereja. Mitzy pun datang menemui dan menghiburnya.

Mitzy mengantar Pearl pulang dan melihat babi guling yang membusuk di halaman dipenuhi belatung. Mereka duduk di dapur, dan Mitzy mencoba menenangkan Pearl. Dia menyuruh Pearl untuk menganggap dirinya adalah Howard agar Pearl lebih leluasa melampiaskan isi hatinya. Pearl kemudian menyampaikan tentang kebenciannya pada Howard. Saat menikah, dia berharap Howard membawanya pergi dari tempat itu. Namun nyatanya, Howard malah meninggalkannya dan memilih untuk pergi berperang. Pearl melanjutkan dengan mengakui perselingkuhannya dengan pria proyektor. Dia juga mengungkapkan perasaan leganya ketika membunuh hewan-hewan kecil. Namun ada perasaan menyesal saat dia mengaku telah membunuh pria proyektor dan orang tuanya.

Baca juga:  Red Notice (2021)

Mitzy mulai ketakutan dan pamit pulang. Pearl memberinya ucapan selamat karena telah memenangkan audisi. Mitzy menyangkalnya, namun Pearl mengatakan dia berbohong. Mitzy akhirnya mengakuinya dan berharap Pearl bisa menontonnya suatu saat. Mitzy segera pergi dari rumah itu, namun Pearl mengikutinya sambil membawa kapak. Mitzy berusaha lari dan meminta pertolongan, tapi Pearl berhasil mengejarnya dan membunuhnya. Dia memutilasi mayat Mitzy dan melemparkannya ke danau untuk makanan Theda.

Dia kemudian menyiapkan makan malam dari babi guling yang telah membusuk. Dia mendudukkan mayat kedua orang tuanya di di kursi mereka dan berpura-pura makan bersama.

Beberapa hari kemudian, Howard kembali pulang dari perang dan memasuki rumah. Dia terperangah mendapati pemandangan yang mengerikan. Pearl keluar menemuinya dan mengatakan bahwa dia senang melihat Howard pulang. Dia memberi senyum menyeringai yang dipaksakan disertai derai air mata yang mengalir di wajahnya.

 

Tagline:The X-traordinary origin story.
Rate:R
Year:
Duration: 102 Min
Country:
Release:
Language:Deutsch, English
Budget:$ 1.000.000,00
Director:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *