Sinopsis The 355 (2022)

2585 votes, average 4.7 out of 10

240 kilometer Selatan Kolombia. 

Bos penjahat Elijah Clarke bertemu dengan seorang raja narkoba Kolombia, Santiago dan putranya Jeronimo. Mereka menunjukkan sebuah senjata super yang mampu mengakses jaringan dan sistem komputer di seluruh dunia. Mereka mendemonstrasikannya dengan mengendalikan dan meledakkan pesawat kargo yang sedang melintas terbang di atas mereka. Terkesan dengan senjata itu, Clarke dan anak buahnya membunuh Santiago dan Jeronimo untuk merampasnya, namun polisi segera menyerbu rumah itu. Clarke melarikan diri. Agen pemerintah Luis Rojas menemukan drive yang berisi senjata dan dia mengambilnya.

Para petinggi CIA di Langley mendapat laporan bahwa Luis yang mengambil drive dan dia bersedia menjualnya agar dia dan keluarganya bisa menghilang. Direktur CIA, Larry Marks menugaskan Agen Mason “Mace” Browne dan rekannya Nick Fowler untuk menjalankan misinya.

Paris, Perancis

Mace dan Nick pergi ke Paris dan menyamar sebagai sepasang suami istri. Mereka pergi ke kafe tempat Luis menunggu untuk bertransaksi. Namun tas-nya di curi oleh agen lain, Marie Schmidt, yang menyamar sebagai pramuniaga kafe. Mace mengejar Marie sementara Nick mengejar Luis. Mace mengikuti Marie sampai ke kereta bawah tanah dan Marie berhasil kabur menyeberang rel dan naik kereta. Tapi dia kecewa saat mengetahui bahwa tas yang dia curi ternyata berisi uang yang akan diberikan Mace dan Nick kepada Luis.

Sementara itu, Nick mengejar Luis di jalanan. Dia kehilangan Luis saat berada di sebuah gang. Dia kemudian bertemu Clarke dan salah satu anak buahnya yang bertanya pada Nick apakah dia memiliki drivenya. Nick menjawab tidak.

Luis kembali ke kamarnya dan dikunjungi seorang psikolog, Graciela Rivera. Graciela menanyakan soal di mana dia menyimpan drivenya, karena dia tahu dia bisa mempercayainya. Pada saat yang sama, Marie bertemu dengan bos yang juga ayahnya, Jonas Muller. Mereka mengumpulkan informasi tentang Mace dan Nick. Jonas menyuruh Marie untuk melepaskan masalah itu, tapi Marie bersikeras untuk memburu drive-nya.

Mace kembali ke Langley. Marks mengatakan kepadanya bahwa Nick ditemukan mati tertembak. Kabar itu membuat hatinya hancur. Marks lalu menyuruh Mace untuk pergi menemukan drive itu sendiri.

Mace pergi ke London untuk bertemu kembali dengan seorang teman lama, pakar intelijen cyber, Khadijah Adiyeme. Mace mengajaknya bergabung dalam misinya, tapi dia bilang dia sudah selesai dengan pekerjaan yang biasa mereka lakukan. Dia hidup bahagia di London dengan pasangannya Abdul. Mace menjelaskan beratnya misi ini dan jika drivenya jatuh ke tangan yang salah dapat menyebabkan Perang Dunia III. Dia juga bilang bahwa Nick telah tewas. Khadijah pu akhirnya mau membantu Mace. Dia lalu mengakses jaringan internet dan mencari informasi tentang Marie dan Luis untuk mengetahui posisi mereka saat ini.

Mace dan Khadijah melacak Luis dan Graciela di sebuah pabrik, dan rupanya Marie juga menemukan mereka. Saat mereka mulai mendekati Luis, salah satu pengawal Luis menembak Luis. Lalu penembak itu mengambil drivenya. Sementara Mace bertarung melawan Marie. Khadijah mengejar penembak, yang berhasil kabur dengan perahu. Graciela tetap di sisi Luis saat dia meninggal, dan dia memberi Graciela ponsel yang bisa dibuka dengan sidik jarinya.

Marie membawa Graciela dan membawanya ke rumah persembunyian, tetapi mereka ditemukan oleh Mace dan Khadijah. Mace dan Marie sempat bersitegang namun berhasil ditenangkan oleh Khadijah. Mereka kemudian setuju untuk mengesampingkan perbedaan mereka untuk bekerja bersama. Menggunakan ponsel Luis dan sidik jari Graciela, Khadijah melacak drive yang dibawa penembak ke Maroko.

Marrakesh, Maroko

Mereka tiba di Marrakesh dan melacak penembaknya berada di pasar. Setelah mengikutinya melalui kerumunan dan berhasil melewatinya tanpa diketahui, mereka berhasil  mencopet drivenya dari seorang kurir dan membawanya ke tempat yang aman. Mereka kemudian menyerahkannya ke Marks. Setelah itu, mereka pergi minum-minum di bar dan mengobrol. Sementara itu, seorang perempuan memasuki markas CIA dan menembak Marks.

Saat minum-minum, mereka melihat berita tentang kecelakaan pesawat dan jaringan listrik yang mati di dua kota. Mereka lalu menyadari bahwa drive tersebut telah jatuh ke tangan yang salah. Mereka kembali ke markas CIA dan menemukan Marks telah tewas. Agen CIA lainnya, yang dipimpin oleh Grady datang untuk menangkap mereka. Mereka melawan dan berhasil kabur.

Mereka kemudian menemui kurir pembawa drive sebelum dan menginterogasinya. Setelah ditembak kakinya, kurir itu memberi tahu mereka tentang lelang di Shanghai. Mereka pun segera terbang ke Shanghai.

Shanghai, Cina

Mereka menghadiri pelelangan dengan menyamar. Seorang pengunjung pelelangan mencoba menggoda Graciela. Khadijah menyelinap di lubang angin untuk meretas jaringan komputer. Sementara itu, Mace sangat terkejut bertemu Nick yang ternyata masih hidup. Namun, dia segera sadar bahwa Nick bekerja sama dengan Clarke dan dia juga akan mengambil drive-nya. Mace dikurung di sebuah ruangan yang dijaga oleh salah satu anak buah Nick.

Acara pelelangan dibuka dengan dipandu oleh perempuan yang pernah membunuh Marks. Nick memenangkan pelelangan sebuah guci yang ternyata berisi drive. Saat drive akan diserahkan ke pemenang di sebuah ruangan, Marie dan Mace membuat keributan dengan melempar bom. Mereka lalu menyerbu masuk. Namun usaha mereka gagal, Nick berhasil membawa drive-nya. Para anak buah wanita pelelangan menodong mereka, namun wanita itu membiarkan mereka pergi. Mereka berempat berusaha kabur dari tempat itu saat polisi tiba. Mereka dibantu oleh wanita itu dengan memberi tumpangan.

Wanita itu memperkenalkan dirinya sebagai Lin Mi Sheng, seorang agen Cina yang juga telah melacak drive tersebut. Mengenai pesawat yang jatuh dan sabotase listrik di dua kota, dia memberi tahu bahwa Marks bekerja sama dengan Clarke, maka dari itu dia membunuhnya agar tidak bertindak lebih jauh. Lin dan ayahnya telah mengumpulkan informasi tentang para penjahat yang menghadiri pelelangan, termasuk orang yang menggoda Graciela. Lin juga mengatakan bahwa dia memiliki drive yang asli. Sementara itu, ketika Clarke menyadari bahwa Nick membawa drive yang palsu, dia menyuruh anak buahnya memukuli Nick.

Nick dan anak buahnya berhasil melacak mereka. Lalu mereka menyerbu dan menyandera para wanita itu. Nick menunjukkan gambar di layar monitor yang memperlihatkan bahwa anak buahnya juga telah menyandera Abdul, Jonas, dan suami serta anak-anak Graciela. Nick berkata bahwa dia tidak main-main. Dia menyuruh anak buahnya membunuh ayah Lin, Jonas, dan Abdul. Namun saat dia hendak membunuh keluarga Graciela, mereka pun akhirnya menyerah dan menunjukkan di mana drive yang asli. Nick mengambil drive-nya dan membawa Lin untuk agar dia bisa mengoperasikannya.

Mace, Marie, Graciela dan Khadijah yang masih berada di tempat Lin melihat gambar di layar monitor. Ternyata kacamata Lin memiliki kamera yang memungkinkan mereka melacak ke mana dia pergi.

Nick membawa Lin ke hotelnya dan memaksanya untuk mengoperasikan drivenya. Keempat wanita itu segera melakukan serangan. Mereka terlibat dalam baku tembak melawan anak buah Nick. Lin yang disandera berhasil melepaskan diri dan ikut melawan. Setelah melumpuhkan seluruh anak buah Nick, Mace bertarung tangan kosong melawan Nick. Mace berhasil melumpuhkan Nick. Namun tanpa mereka sadar, Nick bangun dan menembak Marie. Saat dia hendak membunuh Mace, Graciela muncul dan menembaknya. Khadijah menghancurkan drive-nya dan pihak berwenang pun tiba menangkap mereka.

Dua bulan kemudian, Nick menemui Clarke dan membunuhnya. Saat ini, Nick menjadi direktur baru CIA. Grady membantunya melacak Mace dan yang lainnya karena mereka dilaporkan telah kabur. Mace akhirnya mendatangi Nick di rumahnya. Khadijah, Graciela, Marie, dan Lin juga ikut serta. Mereka menyelipkan racun ke dalam minuman Nick dan memberitahunya bahwa mereka akan mengurung Nick di penjara internasional atas kejahatannya. Para wanita itu pun pergi dan berpisah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *