Di dunia setelah kematian, tempat setiap jiwa hanya punya waktu satu minggu untuk menentukan takdir keabadiannya, Joan dihadapkan pada pilihan yang sulit. Ia bimbang antara memilih pria yang telah mendampinginya seumur hidup, atau kembali pada cinta pertamanya yang meninggal muda dan telah setia menantinya selama puluhan tahun.
Film dibuka dengan pertengkaran kecil pasangan lansia, Joan dan Larry Cutler, yang sedang dalam perjalanan menghadiri pesta gender reveal cucu perempuan mereka. Di balik obrolan remeh itu, tersimpan kenyataan pahit: setelah pesta selesai, mereka berencana memberi tahu keluarga bahwa Joan mengidap kanker stadium akhir dan waktunya tidak lama lagi.
Di tengah pesta, cicit mereka menemukan sebuah foto lama Joan saat masih muda. Dalam foto itu, Joan berdiri di samping Luke, suami pertamanya yang tewas dalam Perang Korea. Tak lama setelah momen nostalgia itu, sebuah kejadian tragis terjadi. Larry tersedak pretzel, terjatuh ke belakang, menghantam balon pesta, dan meninggal dunia seketika.
Larry terbangun di dalam sebuah kereta yang melaju ke tempat tak dikenal. Tubuhnya kini kembali muda. Ia bertemu Anna, seorang afterlife coordinator yang menjelaskan bahwa Larry telah meninggal. Di alam setelah kematian, setiap orang tampil dalam wujud ketika mereka merasa paling bahagia dalam hidup. Larry kemudian dibawa ke sebuah hotel, tempat para arwah tinggal selama satu minggu sebelum memilih ke mana mereka ingin menghabiskan “Eternity”, kehidupan abadi mereka.

Saat mempertimbangkan pilihannya, Larry pergi ke bar hotel. Tanpa ia sadari, bartender di sana adalah Luke, suami pertama Joan, yang telah menunggu lebih dari 60 tahun di alam baka karena memilih untuk menunggu istrinya datang. Luke menjelaskan aturan penting, setelah seseorang memilih Eternity, mereka tidak boleh pergi atau mengunjungi Eternity lain. Pelanggaran akan berujung ke The Void, kegelapan abadi tanpa akhir.
Larry akhirnya memilih Eternity berupa pantai cerah, meski ia tahu Joan tidak menyukai tempat seperti itu. Ia menulis surat dan menitipkannya kepada Anna, berharap Joan akan membacanya dan memilih bergabung dengannya. Tak lama kemudian, Joan meninggal di dunia nyata dan muncul di alam baka dalam wujud mudanya. Namun Larry membatalkan Eternity pantainya dan bergegas menyambut Joan. Di sinilah kebenaran terungkap: Joan bertemu kembali dengan Luke, cinta pertamanya yang telah lama ia kira hilang selamanya. Joan kini terjebak dalam dilema—harus memilih Eternity bersama suami pertamanya atau suami yang membangun hidup bersamanya selama puluhan tahun.
Joan ditemani afterlife coordinator bernama Ryan, yang secara halus mendorongnya untuk memilih Luke. Luke mencoba menghabiskan waktu bersama Joan, namun perasaan Joan masih campur aduk. Larry pun berusaha meyakinkannya, tetapi usahanya juga gagal.
Larry dipindahkan ke kamar hotel yang lebih kecil. Dengan bantuan Anna, ia mencoba membuat kejutan untuk Joan dengan menghadirkan penyanyi favoritnya, Dean Martin. Namun yang datang hanyalah peniru selebritas yang bermasalah dengan alkohol. Situasi berubah kacau hingga Luke turun tangan melindungi Joan. Ketegangan antara kedua pria itu memuncak hingga Joan memerintahkan mereka berhenti bertengkar.

Melihat situasi yang tidak biasa ini, pihak pengelola alam baka memberi izin khusus: Joan boleh mengunjungi Eternity Luke dan Larry masing-masing satu kali sebelum mengambil keputusan. Lewat lempar koin, Luke mendapat giliran pertama.
Luke membawa Joan ke Eternity berupa alam berbatu dan dingin, sesuai kesukaannya. Di sana, Joan menceritakan kehidupannya bersama Larry dan keluarga yang ia bangun. Meski sedih tidak bisa menjalani hidup itu bersamanya, Luke tetap bahagia Joan mendapatkan kebahagiaan. Ia lalu membawa Joan ke sebuah pameran kenangan bergerak yang menampilkan momen-momen hubungan mereka, hingga hari terakhir sebelum ia berangkat perang. Namun Luke terkejut melihat kenangan Larry melamar Joan di dermaga yang sama—tempat terakhir ia berpamitan. Luke mengira Larry sengaja memanfaatkan kematiannya.
Sementara itu, Larry menemui Karen, teman lama Joan, berharap menemukan alasan mengapa Joan jatuh cinta padanya. Namun Karen hanya berkata bahwa Joan memang mencintainya, tanpa alasan khusus. Jawaban yang tidak memuaskan bagi Larry.
Dalam keputusasaan, Larry dan Anna menyelinap ke kamar Luke untuk mencari kelemahannya. Mereka menemukan cat rambut, koleksi porno, dan nomor perempuan lain. Luke memergoki mereka dan perkelahian terjadi. Luke juga menemukan surat Larry untuk Joan.
Joan kemudian mengunjungi Eternity pantai milik Larry. Mereka mengenang kehidupan dan keluarga mereka. Larry menyesali kepergiannya yang lebih dulu dan tidak bisa menemani Joan di saat-saat terakhir. Joan mengakui betapa berat keputusan yang harus ia ambil.
Setelah kembali ke hotel, Luke menyerahkan surat Larry. Joan menganggap surat itu sebagai bentuk manipulasi. Pertengkaran memuncak hingga Luke mengakui bahwa ia bukan pria sempurna seperti yang dibayangkan Joan.

Joan menghabiskan waktu mabuk bersama Karen, sementara Luke dan Larry mabuk bersama dan akhirnya saling jujur. Larry mengaku sengaja melamar di dermaga karena merasa selalu hidup di bawah bayang-bayang Luke. Luke mengakui kecemburuannya karena Larry bisa membangun keluarga bersama Joan.
Akhirnya, Joan mengambil keputusan mengejutkan: ia memilih untuk tidak memilih keduanya. Ia ingin menjalani Eternity dengan caranya sendiri dan memilih Paris bersama Karen. Namun setelah berbicara dengan Luke, Larry menyadari sesuatu. Ia bergegas menemui Joan dan berkata bahwa seharusnya Joan memilih Luke karena ia merasa Joan paling bahagia bersamanya. Mereka berpisah dengan pelukan penuh air mata.
Joan akhirnya memilih Eternity bersama Luke, tetapi diam-diam ia sering mengunjungi pameran kenangan hidupnya dengan Larry. Lama-kelamaan, ia merasa hampa. Ia menyadari bahwa cintanya pada Luke adalah cinta muda tanpa beban, sedangkan kebahagiaan sejatinya justru ia bangun bersama Larry. Dengan berat hati, Luke setuju membantu Joan kembali.
Dengan pengalihan perhatian, Joan melarikan diri dari Eternity Luke. Ia dikejar penjaga alam baka dan menjadi buronan. Anna dan Ryan, yang kini menjalin hubungan, membantunya menemukan Larry—yang kini menggantikan posisi Luke sebagai bartender. Bersama-sama, mereka melarikan diri.
Joan dan Larry melewati terowongan menuju Eternity baru yang menyerupai lingkungan rumah mereka di Oakdale. Joan tersenyum dan berkata tempat itu sempurna. Keduanya pun melangkah masuk, menjalani kehidupan abadi bersama, sesuai pilihan hati mereka sendiri.






