Sinopsis Backrooms (2026)

738 votes, average 6.9 out of 10

Setelah salah satu pasiennya menghilang ke dimensi misterius di luar kenyataan, seorang terapis nekat memasuki dunia yang tak dikenal demi menyelamatkannya.

Film dibuka dengan rekaman kaset video dari tahun 1990-an. Seorang ilmuwan bernama Naren Warne (Avan Jogia), yang wajahnya tidak pernah terlihat jelas, sedang menjelajahi sebuah tempat misterius bernama Backrooms sambil merekam apa pun yang ia temui. Lorong-lorong dan ruangan luas yang tampak kosong dipenuhi perabotan yang berserakan. Di salah satu ruangan, Naren menemukan berbagai peralatan kamera dan video, lalu mencoba meminta bantuan melalui radio. Tiba-tiba, seekor burung camar muncul begitu saja dari kegelapan. Ia melanjutkan perjalanannya hingga melihat sesosok makhluk raksasa yang menggeram sambil berjalan ke arahnya. Naren berusaha melarikan diri, tetapi tidak berhasil. Makhluk itu menyerangnya, dan rekaman pun langsung terputus. Belakangan diketahui bahwa video tersebut sedang ditonton oleh rekan-rekan ilmuwannya.

Sementara itu, seorang pemilik toko furnitur bernama Clark (Chiwetel Ejiofor), pemilik toko Cap’n Clark’s Ottoman Empire, sedang kesulitan mempertahankan usahanya karena harus bersaing dengan toko furnitur lain. Ia rutin menjalani sesi terapi dengan Dr. Mary Kline (Renate Reinsve), seorang psikolog yang juga masih dibayangi trauma masa lalu akibat rumah masa kecilnya hancur dan ibunya harus dirawat di rumah sakit jiwa.

Dalam salah satu sesi terapi, Mary meminta Clark memainkan kembali situasi yang menyebabkan rumah tangganya berakhir, termasuk kebiasaannya mengonsumsi alkohol secara berlebihan. Latihan itu justru membuat Clark semakin emosional hingga meluapkan seluruh rasa kecewa dan kemarahannya.

Beberapa waktu kemudian, Clark mencoba merekam video promosi tokonya bersama asisten manajernya, Kat Taylor (Lukita Maxwell), dan pacar Kat, Bobby Roberts (Finn Bennett). Namun proses syuting berakhir memalukan ketika kursi yang diduduki Clark tiba-tiba patah. Setelah itu, ia memanggil seorang teknisi untuk memperbaiki gangguan listrik di tokonya. Saat memeriksa panel listrik di ruang bawah tanah, mereka menemukan tiga sakelar yang dipasang secara diagonal dan tampaknya sama sekali tidak terhubung dengan instalasi listrik toko.

Malam harinya, Clark memilih menginap di tokonya. Ketika sedang menonton televisi, tayangan yang ia saksikan tiba-tiba berubah menjadi rekaman aneh dari Backrooms sebelum layar televisi mati total. Karena penasaran, Clark kembali ke ruang bawah tanah dan melihat cahaya samar memancar dari balik salah satu dinding. Saat mendekatinya, ia terkejut karena ternyata dapat menembus dinding tersebut dan masuk ke dalam Backrooms.

Baca juga:  Late Night with the Devil (2023)

Dengan penuh kebingungan, Clark mulai menjelajahi tempat itu. Ia menemukan sebuah ruangan yang berisi potongan karton bergambar seorang pria, sementara suara-suara dalam berbagai bahasa terdengar menggema dari segala arah. Di tempat lain, ia melihat berbagai benda yang seolah menyatu dengan lantai. Ia juga menemukan lencana milik Naren, tetapi pemiliknya tidak terlihat di mana pun.

Tak lama kemudian, makhluk mengerikan yang sebelumnya menyerang Naren kembali muncul. Clark langsung berlari menyelamatkan diri hingga akhirnya berhasil keluar dan kembali ke ruang bawah tanah tokonya.

Di sebuah perusahaan riset bernama Async Research Institute, seorang ilmuwan bernama Phil (Mark Duplass) sedang menyaksikan rekaman yang memperlihatkan Clark berjalan di dalam Backrooms.

Clark kembali menemui Mary dan menceritakan semua yang dialaminya. Namun Mary menganggap cerita itu hanyalah halusinasi akibat gejala putus alkohol. Clark pun berjanji akan membawa bukti agar Mary mempercayainya.

Ia lalu mengajak Kat dan Bobby untuk ikut meneliti Backrooms. Clark memasang pita pembatas di sekitar pintu masuk menuju tempat tersebut dan memperlihatkan jalannya kepada mereka. Walaupun sangat terkejut, Kat dan Bobby tetap bersedia ikut masuk.

Bobby diikat dengan tali lalu diturunkan ke sebuah ruangan yang dipenuhi tumpukan pakaian bekas, termasuk kaus yang sebelumnya ia kenakan. Sebagian pakaian bahkan dipenuhi bercak darah. Tiba-tiba terdengar suara geraman makhluk misterius. Bobby segera ditarik kembali ke atas, tetapi makhluk itu lebih dulu menariknya ke bawah dan menyeret tubuhnya yang berlumuran darah ke balik sebuah ruang tertutup.

Kat nekat mengejar Bobby hingga akhirnya terpisah dari Clark yang memilih bersembunyi. Clark memasuki sebuah ruangan dengan pohon Natal yang masih menyala dan melihat dua sosok menyerupai manusia, yang dikenal sebagai Still Life, berjalan perlahan ke arahnya. Ia kemudian berhasil mencapai ruangan lain. Dari balik dinding, Kat dapat melihat Clark, tetapi Clark sama sekali tidak bisa melihat keberadaan Kat. Tak lama kemudian, makhluk itu merebut kamera milik Clark dan mulai mendekatinya.

Baca juga:  Lee Cronin's The Mummy (2026)

Di tempat lain, Mary menerima pesan suara dari Clark yang mengatakan bahwa ia “tidak akan pernah kembali”. Ucapan itu membuat Mary semakin khawatir.

Pada saat yang sama, Phil sedang berada di rumah bersama keluarganya ketika melihat iklan toko Clark di televisi. Ia tampak terkejut karena langsung mengenali wajah Clark.

Mary akhirnya pergi ke toko Clark untuk mencarinya. Saat memasuki ruang bawah tanah, tanpa disadari ia ikut masuk ke Backrooms. Di sana ia menemukan sebuah ruangan yang dipenuhi gambar-gambar menyeramkan. Tiba-tiba Clark muncul dari belakang, mencekiknya hingga Mary kehilangan kesadaran.

Ketika sadar, Mary mendapati dirinya berada di sebuah ruangan yang dibuat menyerupai ruang makan biasa. Di sana terdapat beberapa sosok tiruan manusia yang dibuat secara kasar, yang dikenal sebagai Still Life. Clark menjelaskan bahwa semua benda dan makhluk di Backrooms merupakan salinan dari sesuatu atau seseorang yang hanya tersisa dalam ingatan.

Clark kemudian membuka pintu kulkas dan memperlihatkan kepala Kat yang telah terpenggal berada di dalamnya. Setelah itu, ia menguliti bagian kepala salah satu Still Life perempuan agar Mary mau kembali memainkan adegan kehidupan rumah tangga mereka seperti saat sesi terapi. Mary menolak mentah-mentah dan mengatakan bahwa istrinya meninggalkannya karena Clark terlalu suka mengeluh dan selalu menyalahkan keadaan.

Pada akhirnya, Mary berhasil membujuk Clark untuk membebaskannya karena Clark memutuskan ingin tetap tinggal di Backrooms. Keputusan itu membuat para Still Life lain berlarian ketika sosok utama mereka, makhluk tinggi mengerikan itu, mulai mendekat. Wujudnya berubah menjadi versi mengerikan dari Clark yang dikenal sebagai Cap’n Clark.

Clark mencoba berbicara kepadanya seolah sedang menemui seorang teman lama. Namun makhluk itu langsung menggigit leher Clark hingga tewas seketika.

Baca juga:  Night Swim (2024)

Mary kembali melarikan diri melewati berbagai bagian Backrooms yang kini berubah menyerupai lingkungan tempat tinggal masa kecilnya. Setelah merangkak melewati sebuah celah sempit, ia tiba di replika lobi toko furnitur. Still Life terus mengejarnya hingga Mary berhasil mematahkan kaki kayu makhluk itu. Ia kemudian menghajarnya berkali-kali menggunakan sebuah batu yang selalu dibawanya, yaitu pecahan beton dari halaman rumah masa kecilnya yang masih menyimpan bekas cetakan telapak tangannya.

Mary lalu memicu alarm yang melepaskan gas ke seluruh ruangan. Ia terus berlari menjauh dari Still Life hingga akhirnya berhasil kembali ke titik tempat ia pertama kali memasuki Backrooms. Di sana, ia ditemukan oleh para ilmuwan.

Mary kemudian dibawa ke ruang interogasi milik Async Research Institute, tempat Phil menyambutnya. Phil meminta Mary menjelaskan apa yang ia lihat di Backrooms, tetapi Mary sendiri tidak mampu mengungkapkannya dengan kata-kata.

Phil lalu menjelaskan bahwa perusahaan mereka dulunya memproduksi mesin MRI. Namun setelah menemukan Backrooms, seluruh penelitian mereka dialihkan untuk memetakan dunia misterius tersebut.

Saat Phil terus berbicara, suaranya perlahan menghilang dari pendengaran Mary. Ia hanya duduk diam sambil tersenyum tipis.

Sementara itu, di dalam Backrooms, semakin banyak ruangan baru bermunculan berdasarkan kenangan Mary. Salah satunya adalah sebuah Still Life yang menyerupai dirinya sedang duduk di ruang interogasi.

 

Leave a Reply