Sinopsis The Strangers: Chapter 1 (2024)

25570 votes, average 4.6 out of 10

Setelah mobil mereka mogok di sebuah kota kecil yang menyeramkan, sepasang kekasih terpaksa bermalam di sebuah kabin terpencil. Kepanikan pun pecah saat mereka diteror oleh tiga orang asing bertopeng yang memburu mereka tanpa belas kasihan dan tanpa alasan yang jelas.

Film dibuka dengan adegan mencekam di tengah hutan. Seorang pria bernama Jeff Morell berlari pontang-panting, mencoba menyelamatkan diri. Namun usahanya sia-sia. Ia terjatuh dan tak lama kemudian ditemukan oleh para ‘Strangers’—Scarecrow, Pin-Up Girl, dan Dollface. Tanpa ampun, Scarecrow mengayunkan kapaknya dan menghabisi Jeff.

Cerita kemudian beralih ke pasangan kekasih, Maya dan Ryan, yang sedang dalam perjalanan romantis melintasi negeri untuk merayakan ulang tahun hubungan mereka yang kelima. Mereka berhenti di sebuah kedai makan kecil, di mana poster orang hilang dengan wajah Jeff terpampang di dinding. Ketika mobil mereka tiba-tiba mogok, mereka terpaksa harus menginap di kota kecil itu. Seorang pelayan bernama Shelly menawarkan untuk mengantar mereka ke sebuah kabin Airbnb di tengah hutan untuk bermalam.

Di kabin yang terpencil itu, Maya dan Ryan mencoba menikmati malam mereka. Namun, suasana romantis mereka buyar oleh ketukan pintu yang keras dan tiba-tiba. Di ambang pintu, berdiri seorang wanita yang wajahnya tersembunyi dalam bayang-bayang. Dengan suara datar, ia bertanya, “Apa Tamara ada di sini?” Setelah dijawab tidak, wanita itu hanya diam membisu sejenak sebelum berbalik dan menghilang ke dalam kegelapan.

Tak lama kemudian, Ryan sadar inhalernya tertinggal di mobil, memaksanya kembali ke bengkel dengan sepeda motor. Para penduduk lokal di sana menawarinya bir, tetapi Ryan menolak karena ingin segera kembali ke Maya.

Sementara itu, di kabin, teror mulai meningkat. Ketukan keras itu kembali terdengar, dengan wanita yang sama menanyakan hal yang sama. Kali ini, Maya tidak sadar bahwa bahaya sudah berada di dalam rumah. Saat ia bermain piano, Scarecrow diam-diam duduk di belakangnya. Kemudian, saat masuk ke sebuah ruangan, ia dikejutkan oleh topeng Dollface yang mengerikan. Ia lari dan bersembunyi di dalam lemari sampai Ryan kembali. Ryan yang tidak melihat apa-apa berpikir Maya hanya ketakutan karena melihat lukisan badut.

Baca juga:  A Man Called Otto (2022)

Saat mereka hendak makan, kengerian yang sesungguhnya dimulai. Mereka menemukan seekor burung mati digantung di atas meja, dengan leher digorok hingga darahnya menetes ke makanan mereka. Mereka panik dan mengunci pintu, namun Scarecrow langsung berusaha mendobraknya dengan kapak. Pasangan itu lari ke kamar dan membarikade pintu, tetapi Scarecrow berhasil mendobraknya juga, lalu hanya menatap mereka sejenak sebelum pergi.

Maya dan Ryan berusaha mempersenjatai diri dan mencari jalan keluar. Saat merangkak di bawah lantai, tangan Maya tertusuk paku, dan ia harus menahan teriakannya agar tidak ketahuan. Setelah para penyerang pergi, Ryan mencabut paku itu. Keduanya diserang lagi, tetapi kali ini Ryan berhasil menemukan senapan dan melawan mereka.

Mereka berhasil keluar dari kabin dan mencoba menyergap para pembunuh. Ryan yang mendengar langkah kaki di teras depan langsung menembak. Ia mengira telah membunuh Scarecrow, tetapi ternyata ia justru menembak Joe, pemilik kabin yang datang untuk memeriksa keadaan. Dalam kepanikan, mereka mencoba kabur menggunakan mobil Joe, tetapi Scarecrow menabrak mobil mereka dengan truknya. Kaki Ryan terjepit, dan ia menyuruh Maya untuk lari menyelamatkan diri.

Sendirian di hutan, Maya berusaha menelepon polisi, namun sinyalnya terputus. Saat berbalik, ia menemukan mayat Jeff yang sudah membusuk. Sebelum ia sempat berteriak, Dollface muncul dan memukulnya hingga pingsan. Di sisi lain, Scarecrow berhasil menyergap Ryan dan membuatnya tak sadarkan diri.

Maya dan Ryan siuman dalam keadaan terikat berdampingan. Sadar ajal mereka sudah dekat, Ryan melamar Maya, dan ia menerimanya dengan tangis. Scarecrow kemudian menusuk Ryan di dada dan menendang kursinya hingga jatuh. Maya memohon, bertanya mengapa mereka melakukan ini. Pin-Up Girl hanya menjawab dingin, “Karena kalian ada di sini.” Ia lalu menyerahkan pisaunya pada Scarecrow yang kemudian menusuk Maya dan menendangnya hingga jatuh. Para Strangers lalu kabur sebelum polisi tiba.

Baca juga:  Knock at the Cabin (2023)

Maya terbangun di rumah sakit. Saat ia bangkit dari tempat tidurnya, terlihat Scarecrow ternyata berbaring diam di sampingnya.

 

Leave a Reply