Sinopsis Passenger (2026)

74 votes, average 6.2 out of 10

Setelah menyaksikan kecelakaan maut di jalan raya, sepasang kekasih menyadari bahwa mereka telah membawa pulang sesuatu yang mengerikan. Sejak saat itu, sosok iblis misterius bernama Passenger terus menghantui mereka dan tak akan berhenti hingga merenggut nyawa keduanya.

Film dibuka pada malam hari, ketika dua sahabat, Daniel dan Lucas, berkendara di sebuah jalan gelap yang sepi. Di tengah perjalanan, Lucas meminta Daniel menepi karena ia ingin buang air kecil. Daniel kesal, tetapi akhirnya menghentikan mobil.

Setelah selesai, Lucas mendengar suara klakson mobil berbunyi terus-menerus. Ia mengira Daniel sengaja menekannya untuk mengganggu. Namun saat ia kembali, Daniel tidak ada di dekat mobil. Lebih aneh lagi, semua pintu dan bagasi mobil terbuka. Lucas memanggil Daniel, tetapi tidak ada jawaban. Ia juga tidak menyadari tiga bekas cakaran besar yang tergores di bagasi.

Lucas mencoba menelepon Daniel, tetapi ponsel Daniel ternyata tertinggal di dalam mobil. Tiba-tiba, tubuh Daniel menghantam kaca depan mobil dengan keras, lalu diseret keluar oleh sesuatu yang tidak terlihat. Lucas panik. Setelah memastikan Daniel sudah tewas, ia langsung masuk ke mobil dan melarikan diri.

Namun di tengah jalan, Lucas melihat sosok misterius berdiri di hadapannya. Sesaat kemudian, sosok itu muncul tepat di sampingnya dan menjerit.

Di tempat lain, sepasang kekasih, Maddie dan Tyler, sedang bersiap memulai hidup baru di jalan. Mereka berencana tinggal dan bepergian dengan van mereka. Awalnya perjalanan itu terasa seperti petualangan bebas yang menyenangkan. Namun setelah enam minggu, keduanya mulai kehabisan hal menarik untuk dilakukan.

Suatu hari, Tyler menepi di sebuah jalan perumahan untuk melamar Maddie. Maddie menerima lamarannya. Momen itu seharusnya romantis, tetapi mereka segera diusir oleh petugas ronda lingkungan yang meminta mereka pergi.

Malamnya, saat Maddie dan Tyler kembali melaju di jalan, mobil Lucas tiba-tiba menyalip mereka dengan kecepatan tinggi. Tak lama kemudian, mereka menemukan mobil itu sudah menabrak pohon. Maddie dan Tyler turun untuk memeriksa. Maddie melihat Lucas berusaha merangkak keluar dari kursi penumpang, tetapi tubuhnya langsung ditarik kembali ke dalam mobil.

Tyler mendekat dan membuka pintu. Saat itu, airbag Lucas meledak dengan kekuatan mengerikan hingga mematahkan lehernya dan membunuhnya di tempat. Maddie dan Tyler menunggu petugas darurat datang sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan.

Baca juga:  Five Nights at Freddy's (2023)

Malam itu, mereka berhenti di sebuah motel. Keesokan paginya, Maddie melihat tiga bekas cakaran di van mereka, sama seperti yang ia lihat pada mobil Lucas. Yang lebih mengganggu, buah-buahan di dalam van membusuk dengan sangat cepat, seolah sesuatu mempercepat kerusakannya.

Tyler kemudian membawa Maddie ke sebuah pertemuan para van-lifer. Di sana, Tyler bertemu seseorang yang selama ini ia ikuti di YouTube dan berhasil membuat vannya diperbaiki secara gratis. Sementara itu, Maddie berjalan di antara tenda-tenda dan melihat foto-foto orang hilang. Ia juga menemukan simbol seperti manusia lidi dengan tiga garis melintang di tubuhnya.

Maddie lalu bertemu seorang perempuan bernama Diana Marsh. Saat Maddie menyebut bahwa mereka sempat berhenti karena kecelakaan mobil malam sebelumnya, nada bicara Diana berubah serius dan mengancam. Diana memperingatkan Maddie agar tidak pernah berhenti di jalan pada malam hari.

Malamnya, Maddie dan Tyler ikut perayaan bergaya Burning Man bersama para van-lifer lain. Namun di tengah keramaian, Maddie melihat sosok misterius yang sama, bersembunyi di antara orang-orang.

Beberapa waktu kemudian, Maddie dan Tyler berhenti di sebuah gym. Saat Maddie berjalan kembali ke van di area parkir yang hampir kosong, ia mulai diganggu suara-suara aneh. Van itu tampak semakin jauh, seolah jaraknya terus memanjang meski ia berjalan ke arahnya.

Begitu berhasil masuk ke van, Maddie memeriksa rekaman dashcam dari mobil Lucas sebelum kecelakaan. Di sana, ia melihat sosok misterius itu duduk di sebelah Lucas. Maddie kemudian melihat kamera keamanan dan mendapati wajah buruk rupa sosok itu tersenyum ke arahnya.

Makhluk itu masuk ke dalam van dan mencoba mencekik Maddie dengan sabuk pengaman. Dalam kepanikan, Maddie mengambil medali St. Christopher yang dibawa Tyler dan menggunakannya untuk membakar tangan sosok tersebut. Maddie berhasil keluar dari van dan berlari ke pelukan Tyler, yang datang setelah menerima pesan-pesan paniknya. Namun Tyler tidak melihat tanda apa pun dari makhluk itu.

Keesokan paginya, mereka kembali berkendara. Setelah berhenti di toko suvenir, Maddie mengambil sebuah buku berjudul The Hobo Code. Di dalamnya, ia menemukan bahwa simbol tiga garis adalah tanda peringatan bagi para pengelana untuk menjauh.

Tyler semakin cemas ketika melihat tiga bekas cakaran kembali muncul di van. Maddie mulai mencari informasi lebih jauh dan menemukan sejumlah kasus orang-orang yang hilang setelah kendaraan mereka terlihat memiliki tanda cakaran serupa. Sosok yang ia lihat dikenal oleh beberapa orang sebagai The Passenger, entitas jahat yang menghantui dan membunuh para pelancong.

Baca juga:  Wake Up Dead Man: A Knives Out Mystery (2025)

Malam itu, Tyler mencoba menghibur Maddie dengan memasang proyektor agar mereka bisa menonton Roman Holiday. Namun percakapan mereka berubah serius. Maddie merasa hidup di jalan bukan rencana jangka panjang yang bisa mereka pertahankan selamanya. Ucapan itu menimbulkan jarak kecil antara dirinya dan Tyler.

Belum lama film diputar, mereka melihat bayangan seperti seseorang berdiri di belakang layar. Saat diperiksa, mereka berhadapan langsung dengan The Passenger. Makhluk itu meraung kepada mereka. Maddie dan Tyler buru-buru masuk ke van, tetapi The Passenger mulai mengguncang dan membanting van dengan brutal. Tyler terpaksa keluar untuk mengambil kunci yang terjatuh sebelum akhirnya mereka berhasil kabur.

Di tempat yang lebih aman, Maddie menjelaskan semua yang ia pelajari tentang The Passenger kepada Tyler. Mereka menyadari makhluk itu tidak akan mudah dilepaskan. Maddie kemudian menyarankan agar mereka pergi ke Flagstaff untuk mencari Diana, karena perempuan itu mungkin tahu cara mengusir The Passenger.

Maddie dan Tyler kembali melanjutkan perjalanan dengan janji tidak akan berkendara pada malam hari. Namun The Passenger mempermainkan mereka. Tanpa sadar, mereka terus mengemudi sampai hari berubah gelap. Lalu ban van mereka pecah di tengah jalan.

Tyler mencoba menggantinya secepat mungkin, tetapi The Passenger membuat baut-baut ban menggelinding ke bawah van. Makhluk itu kemudian menarik Maddie menjauh, sementara di saat yang sama mencoba menghancurkan Tyler di bawah van. Tyler berhasil keluar, tetapi kakinya terluka.

Maddie terbangun di hutan, tidak jauh dari lokasi kecelakaan mobil lain. Ia melihat seolah Tyler datang menemukannya, tetapi ternyata itu hanya tipuan The Passenger. Maddie berlari ketakutan sampai Tyler yang asli akhirnya menemukannya.

Setelah itu, mereka membeli banyak medali St. Christopher dan menggantungnya di sekitar van sebagai perlindungan. Mereka berhasil sampai di Flagstaff dan menemukan sebuah perkemahan van. Di sana, mereka mencari Diana.

Begitu orang-orang menyadari apa yang sedang terjadi, mereka langsung berlindung di dalam van masing-masing sesuai perintah Diana. Diana kemudian memberi tahu Maddie dan Tyler tentang sebuah rumor. Konon, pernah ada seorang pengelana yang dihantui The Passenger, tetapi berhasil mencari perlindungan di Church of St. Christopher. Gereja itu tidak ada di peta. Orang yang mencarinya harus bisa membaca tanda-tanda di jalan.

Baca juga:  Night Always Comes (2025)

Maddie dan Tyler memutuskan mencari gereja itu sendiri. Diana mencoba ikut untuk membantu, tetapi The Passenger menyerangnya. Makhluk itu menarik rambut Diana ke belakang dengan kekuatan mengerikan hingga lehernya robek. Maddie dan Tyler langsung melarikan diri.

Mereka kesulitan menemukan petunjuk menuju gereja, sementara bahan bakar mereka hampir habis. Di tengah keputusasaan, Maddie melihat sebuah simbol di papan reklame dan menyadari bahwa itu mungkin salah satu tanda yang harus mereka ikuti. Mereka masuk ke sebuah jalan dan mengikuti arahnya sampai tiba di sebuah lapangan penuh mayat yang ditutupi kain.

Maddie dan Tyler tahu itu hanyalah trik The Passenger. Mereka terus melaju. Namun makhluk itu akhirnya menyusul dan menarik Tyler keluar dari van. Maddie terus mengemudi sampai mereka cukup dekat dengan gereja. Di sana, kekuatan The Passenger mulai melemah, dan makhluk itu terlempar menembus kaca depan.

Maddie mengambil kesempatan. Ia menabrakkan van ke arah The Passenger, membuat makhluk itu terhantam ke patung St. Christopher. Ia melakukannya berulang kali, sampai akhirnya berhasil menusuk The Passenger dengan tombak pada patung tersebut. Tubuh The Passenger meleleh, lalu meledak dan membakar seluruh tempat itu. Maddie berhasil keluar dengan selamat.

Tak lama kemudian, Tyler menemukan Maddie. Keduanya duduk bersama, menyaksikan gereja dan van mereka terbakar habis. Di tengah kehancuran itu, Maddie menunjukkan bahwa ia berhasil menyelamatkan cincin pertunangan dari dalam van.

Tyler kemudian berjanji bahwa setelah semua ini, mereka akan kembali menjalani kehidupan normal di pinggiran kota. Tak lama kemudian, kendaraan darurat mulai berdatangan, karena Tyler sebelumnya sempat menggunakan perangkat SOS untuk meminta bantuan.

 

Tagline:130 million people take road trips every year. 15,400 of them are never seen again.
Rate:R
Year:
Duration: 94 Min
Country:
Release:
Language:English
Budget:$ 15.000.000,00
Revenue:$ 31.002.808,00

Leave a Reply