Sinopsis Troll (2022)

2057 votes, average 6.2 out of 10

Jauh di dalam gunung Dovre, sesuatu yang sangat besar terbangun setelah ribuan tahun terbelenggu. Makhluk itu menghancurkan semua yang dilewatinya dan dengan cepat mendekati Oslo.

Nora kecil dan ayahnya, Tobias (Gard B. Eidsvold) sedang mendaki puncak Gunung Troll. Sesampai di puncak, Tobias menyuruh Nora untuk menggunakan hatinya agar bisa melihat para Troll yang sedang tertidur. Nora sempat terkejut ketika akhirnya dia menyadarinya.

20 tahun kemudian

Nora (Ine Marie Wilmann) kini telah dewasa. Dia berprofesi sebagai seorang paleontologi. Saat ini dia dan timnya berhasil menemukan sebuah fosil binatang purba.

Sementara itu di Pegunungan Dovre, para pekerja infrastruktur sedang membangun terowongan untuk jalur kereta baru, meski aksi mereka ditentang oleh para aktivis lingkungan. Saat mereka meledakkan dinamit, sebuah suara raungan terdengar dan sesaat kemudian, terowongan runtuh yang memakan banyak korban para pekerja.

Peristiwa itu segera mendapat perhatian pemerintah. Dari citra yang didapat Departemen Pertahanan, terlihat sebuah lubang menganga dan jejak kaki raksasa di pegunungan tersebut. Mereka mengirimkan hasil foto tersebut kepada Perdana Menteri, yang langsung memerintahkan untuk mencari ahli mengenai hal tersebut. Mereka pun menjemput Nora dengan helikopter militer.

Nora tiba di markas Departemen Pertahanan disambut oleh Deputi perdana menteri, Andreas Isaksen. Nora segera bergabung mengikuti rapat para petinggi negara. Dia diperlihatkan video mengenai kejadian tersebut. Saat sedang rapat mereka menerima kabar mengenai sebuah kejadian di pegunungan Lesja. Nora didampingi Andreas segera menuju ke sana untuk menyelidikinya.

Sesampainya di tempat kejadian, Nora disambut oleh Kapten Holm. Mereka kemudian mewawancarai saksi mata yaitu pasangan suami istri yang sudah tua. Rumah pasangan itu porak-poranda dan juga ditemukan jejak kaki besar yang sama.

Diantar Kapten Holm menggunakan helikopter, mereka kemudian menyelusuri bekas jejak kaki tersebut hingga ke sebuah pegunungan. Namun mereka tidak menemukan makhluk tersebut. Nora kemudian mengajak Kapten Holm dan Andreas untuk mengunjungi ayahnya,Tobias, yang tinggal sendirian. Akhir-akhir ini hubungan Nora dengan ayahnya kurang baik karena ayahnya terlalu terobsesi pada hal yang dia percayai.

Setelah mendapat penjelasan, Tobias sangat bersemangat. Mereka berempat kemudian kembali menuju ke tempat berakhirnya jejak makhluk tersebut. Saat Nora dan Tobias sedang berbincang tiba-tiba gundukan batu di belakang mereka membuka mata. Troll itu kemudian berdiri, membuat mereka berempat takjub sekaligus ketakutan. Mereka pun segera berlari menuju helikopter untuk pergi dari tempat itu sambil mengirimkan videonya ke markas Departemen Pertahanan.

Baca juga:  The Hunger Games: The Ballad of Songbirds & Snakes (2023)

Mereka tiba di markas Departemen Pertahanan. Menteri Pertahanan, Frederick, tidak mempercayai saran Tobias yang selalu bicara berdasarkan pada dongeng Troll. Frederick memutuskan mengambil tindakan militer untuk membunuh troll tersebut.

Pasukan pun dikerahkan. Nora dan Tobias mengikuti operasi tersebut. Mereka menembaki troll dengan bazooka, namun ternyata terlalu kuat. Bahkan tembakan dari tank pun tidak mempan padanya. Para tentara kocar-kacir. Salah seorang tentara berdoa kepada Tuhan. Troll mendengarnya marah dan meraih tentara itu kemudian memakannya. Tobias berinisiatif maju dan mencoba berbicara kepada Troll. Dia menyuruh troll untuk mundur ke pegunungan. Troll awalnya mendengar Tobias, namun tidak disangka beberapa orang tentara menembaki Troll yang membuatnya marah dan melempar Tobias. Tobias terhempas dan sekarat. Sebelum meninggal, dia berucap beberapa kata pada Nora mengenai istana, raja, dan rumah. Sementara troll pergi dari tempat itu.

Di markas, Nora mempelajari buku catatan ayahnya. Di buku itu dia menemukan bahwa selama ini para Troll menghilang dan bersembunyi karena takut pada masa-masa kristenisasi di Norwegia. Di masa lalu, Troll melempari gereja dengan batu dan Nora menyimpulkan bahwa Troll takut dengan bunyi lonceng gereja. Saat mereka menyampaikan ini pada Menteri Pertahanan mereka malah ditertawakan. Namun Kapten Holm meyakinkan Menteri Pertahanan bahwa untuk menghadapi  situasi yang tidak biasa, mereka juga membutuhkan solusi yang tidak biasa.

Esoknya, Troll terlihat di sebuah tempat wisata di pegunungan. Para pengunjung tempat itu berlarian ketakutan. Empat buah helikopter dipimpin oleh Kapten Holm terlihat mendekat. Keempat helikopter itu membawa masing-masing sebuah lonceng besar. Namun bukannya melumpuhkan, Troll justru menjatuhkan ketiga helikopter. Helikopter keempat yang ditumpangi Kapten Holm selamat. Kejadian di tempat wisata itu akhirnya membuat heboh seluruh dunia. Semua media memberitakannya. Kegagalan misi itu membuat para petinggi pemerintah menganggap Nora tidak dibutuhkan lagi.

Dalam rapat berikutnya, mereka memutuskan akan menggunakan rudal mematikan yang baru dikembangkan. Andreas tidak menyetujui keputusan itu. Diapun mengundurkan diri dan bergabung dengan Nora. Sementara itu, Troll terlihat menuju ibu kota Oslo yang membuat perdana menteri memerintahkan untuk mengevakuasi seluruh kota.

Baca juga:  Antlers (2021)

Dalam perjalanan pulang Nora membuka kembali catatan milik ayahnya. Dalam catatan itu terdapat sebuah kata “Sinding” yang ditandai lingkaran merah. Andreas segera menyadari bahwa Sinding yang dimaksud adalah nama seorang pejabat senior di istana kerajaan yang bernama Rikard Sinding. Nora kemudian teringat kata-kata terakhir ayahnya yang menyebut tentang istana, raja, dan rumah. Mereka pun segera berbalik dan menuju Istana Kerajaan.

Mereka diterima oleh Sinding, meski sebelumnya sempat sedikit bersitegang dengan penjaga pintu gerbang istana kerajaan. Sinding mengaku kenal dengan ayah Nora. 12 tahun yang lalu mereka berselisih paham. Sinding kemudian memperlihatkan kepada Nora dan Andreas ruang bawah tanah di istana. Istana kerajaan itu dibangun di atas reruntuhan istana Troll. Di ruang bawah tanah itu, terlihat tulang-tulang raksasa keluarga Kerajaan Troll. Andreas dan Naura terperangah melihatnya. Sinding menceritakan bahwa selama masa-masa kekristenan Norwegia, mereka membantai para Troll. Pada masa itu, hanya satu orang anak raja yang dibiarkan hidup, digunakan untuk memancing para Troll lainnya kembali ke kegelapan.

Nora mendekati tulang-tulang kerangka tersebut. Dia kemudian mengeluarkan senter ultraviolet-nya untuk menyinari tulang itu. Tanpa disangka, tulang itu terlihat terbakar karena terkena sinar ultraviolet. Mereka menyimpulkan bahwa Troll bisa dihancurkan dengan sinar ultraviolet. Mereka juga menyimpulkan bahwa Troll akan segera menuju ke tempat itu yang merupakan lokasi bekas istananya. Nora kemudian menyusun sebuah sebuah rencana. Dia menanyakan kepada Sinding apakah mereka mempunyai sebuah mobil yang besar untuk mengangkut tengkorak anak troll. Dia menelepon Kapten Holm menjelaskan dan meminta bantuan untuk melaksanakan rencananya.

Sementara itu di markas Departemen Pertahanan, para Jenderal sudah memasukkan kode untuk membuka kunci peluncuran rudal. Sigrid, kawan Andreas di markas memberitahunya. Andreas meminta bantuan Sigrid untuk meretas jaringan Departemen Pertahanan dalam upaya menggagalkan peluncuran rudal. Sigrid pun menyanggupinya. Di tempat lain, di pinggiran kota, Kapten Holm didatangi para tentara yang membawa truk-truk berisi alat penyinar ultraviolet. Mereka berpacu dengan waktu.

Troll mulai memasuki kota. Para tentara menembakinya namun sia-sia. Sementara itu, Sigrid berhasil meretas jaringan komputer Departemen Pertahanan yang membuat rudal gagal diluncurkan. Nora dan Andreas mengemudikan truk yang mengangkut tengkorak kepala Troll. Mereka memancing Troll ke arah kapten Kapten Holm yang sedang menyiapkan peralatannya. Namun di tengah jalan, tengkorak itu terjatuh dan Troll memungutnya. Troll terlihat sedih. Dia kemudian melihat bayangannya sendiri di kaca gedung. Saat dia menyentuh kaca itu, kaca itu pun pecah yang membuat tengkorak di genggamannya terjatuh dan hancur berantakan. Troll pun terlihat marah. Dia pun mengejar Nora dan Andreas. Mereka pun segera memacu mobil mereka.

Baca juga:  Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings (2021)

Di markas, Sigrid tertangkap basah. Mereka segera menahan Sigrid dan memulihkan kembali jaringan komputer. Sementara itu Nora dan Andreas yang dikejar Troll telah mencapai Kapten Holm. Kapten Holm dan pasukannya langsung menyalakan sinar ultraviolet ke arah Troll. Troll terlihat kesakitan. Perdana Menteri dan para jendral yang memantau kejadian itu memerintahkan untuk membatalkan peluncuran rudal ke arah Troll.

Nora yang menyaksikan Troll kesakitan akhirnya mematikan pemancar ultraviolet. Dia kemudian mencoba berbicara kepada Troll dan menyuruhnya untuk kembali ke pegunungan. Troll terlihat mendengarnya. Namun rupanya matahari keburu terbit yang membuat Troll terpapar sinar ultraviolet dari matahari. Troll pun terbakar dan tubuhnya hancur luruh ke tanah membentuk onggokan bukit bebatuan. Troll pun tewas. Perdana menteri dan para jenderal tiba di tempat itu mengucapkan terima kasih kepada Nora karena telah menyelamatkan semuanya.

Credit scene: Di bekas pembangunan terowongan kereta, terlihat reruntuhan batu bergerak dan terdengar suara auman keras.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *