Sinopsis The Exorcist: Believer (2023)

18126 votes, average 5.0 out of 10

Victor sedang berlibur bersama istrinya yang bernama Sorenne, tur jalan kaki keliling kota Port-Au-Prince, Haiti. Mereka sedang menantikan kelahiran putri mereka. Sorenne yang sedang berkeliling dihampiri oleh seorang anak kecil. Karena melihat Sorenne yang sedang hamil, anak itu kemudian mengajaknya bertemu ibunya dan melakukan upacara voodoo untuk memberikan berkah dan perlindungan kepada bayi dalam kandungannya.

Sorenne lalu memberitahu Victor tentang kejadian itu dan menganggap mungkin saja itu akan dibutuhkan suatu saat nanti. Setelah itu, Sorenne memutuskan kembali ke hotel untuk beristirahat, sementara Victor melanjutkan aktivitasnya mengambil lebih banyak foto di kota itu.

Tidak lama kemudian, gempa bumi yang mengguncang kota. Tangga tiba-tiba roboh, membuat Sorenne terjebak di reruntuhan. Victor yang melihat istrinya terluka parah, kemudian membawanya ke rumah sakit. Namun, kabar buruk dan pilihan pahit harus ia terima, karena para dokter hanya dapat menyelamatkan satu nyawa. Jika Victor ingin menyelamatkan Sorenne, ia harus merelakan bayi dalam kandungan istrinya.

13 tahun kemudian, Victor kini menjadi seorang ayah dari putrinya yang bernama Angela. Yang bisa disimpulkan saat itu Victor telah memutuskan untuk memilih putrinya. Dan kini Victor terlihat sedang mengantarkan Angela ke sekolah. Sesampainya di sana, Angela bertanya apakah ia boleh belajar dengan temannya sepulang sekolah. Sebenarnya Victor menginginkan Angela untuk segera pulang ke rumah, namun pada akhirnya Victor setuju untuk membiarkan Angela pergi bersama temannya yang bernama Katherine setelah jam sekolah selesai.

Ternyata Angela dan Katherine tidak belajar bersama setelah sekolah, melainkan terlihat pergi ke hutan terdekat untuk melakukan ritual gaib. Entah sok tahu atau karena nonton YouTube, siapa Katherine dan Angela melakukan ritual gaib dengan harapan bisa menghubungi Sorenne. Hal nekad itu mereka lakukan karena Angela selalu bercerita kepada Katherine bahwa ia selalu mendengar Sorenne berbicara kepadanya.

Di sisi lain, Victor yang sedang mengedit foto hasil pekerjaannya, tiba-tiba dikejutkan dengan layar foto di laptopnya yang tiba-tiba rusak. Di saat itu, ia merasa cemas karena Angela masih tidak pulang ke rumah, malam semakin larut, dan kedua gadis itu masih belum kembali. Victor akhirnya memutuskan untuk menghubungi orang tua Katherine dan meminta pihak berwenang setempat untuk mencari anak mereka yang hilang dalam hutan.

Mereka menemukan barang-barang Angela dan Katherine yang terpisah. Pencarian pun masih berlangsung, dan kabar tentang hilangnya Angela dan Katherine telah tersebar di media. Setelah dilakukan pencarian selama 3 hari, Angela dan Katherine ditemukan sedang bersembunyi di belakang gudang salah seorang petani daerah tersebut. Mereka ditemukan dengan kondisi tidak memakai alas kaki dan juga tidak mengingat apapun yang telah terjadi kepada mereka.

Setelah itu, Angela dan Katherine dibawa ke rumah sakit. Pada awalnya, Victor dan kedua orang tua Katherine mengira bahwa mereka berdua telah diculik oleh seseorang. Namun, pihak rumah sakit mengatakan bahwa dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda penyerangan seksual atau fisik terhadap kedua gadis tersebut.

Ketika pihak rumah sakit bertanya, hal terakhir yang mereka ingat hanya tentang ritual mistis yang mereka lakukan di hutan. Setelah hujan turun, mereka berdua tersesat dan berusaha mencari jalan keluar dari hutan. Anehnya, Angela dan Katherine sangat yakin bahwa mereka hanya tersesat dalam hutan itu hanya beberapa jam saja, namun faktanya, mereka telah menghilang selama 3 hari.

Mendengar hal aneh yang dikatakan oleh mereka berdua, akhirnya pihak rumah sakit dan kepolisian menyimpulkan bahwa Angela dan Katherine menderita peristiwa amnesia sementara. Angela dan Katherine akhirnya dibolehkan pulang ke rumah mereka masing-masing. Pada awalnya, mereka terlihat normal seperti biasanya. Namun, tak berselang lama, keadaan mulai memburuk. Angela mulai bertingkah menakutkan, mengeluarkan kata-kata kasar yang tidak masuk akal, bahkan secara tiba-tiba ia juga menyerang ayahnya dengan selendang ungu milik ibunya. Setelah itu, Angela terlihat mengalami kejang-kejang. Victor lalu membawanya kembali ke rumah sakit. Angela selalu berontak hingga memaksa pihak rumah sakit untuk mengikat tubuhnya dan memberikan obat penenang. Hal aneh pun terjadi lagi, kuku tangan dan kaki Angela terlihat mengelupas.

Di sisi lain, Katherine yang terlihat sedang berada di gereja, tiba-tiba saja bertingkah aneh. Kejadian itu membuat kedua orang tua Katherine bergegas membawanya ke rumah sakit. Mereka bertemu kembali dengan Victor dan Miranda, yang merupakan ibu kandung Katherine dan sangat taat kepada agamanya. Victor dan Miranda mulai menghubungkan semua kejadian ini dengan hal gaib dan mereka berpikir bahwa kini putri mereka sedang kerasukan roh jahat. Angela dan Katherine terlihat membawa sesuatu yang jahat kembali bersama mereka dalam rumah sakit itu.

Kemudian, kita diperkenalkan dengan seorang perawat dan juga tetangga Victor bernama Ana. Setelah menangani Angela, ia menghampiri Victor dan mengatakan bahwa sebelum ia menjadi seorang perawat, ia pernah mengikuti pelatihan sebagai seorang biarawati. Namun, ada satu kecelakaan nafsu yang membuatnya hamil, hingga akhirnya ia memutuskan untuk menggugurkan kandungannya. Ana lalu mengatakan kepada Victor bahwa ia tidak pernah memberitahu siapapun tentang hal ini sebelumnya.

Namun, di saat ia merawat dan memeriksa Angela, tiba-tiba saja Angela bisa mengetahui semua hal itu dan juga nama asli Ana. Ana lalu memberi Victor sebuah buku yang ditulis oleh mantan artis Chris MacNeil. Bagi yang belum tahu, Chris MacNeil adalah tokoh utama di film “The Exorcist” pertama yang dirilis pada tahun 1973. Di dalam film tersebut, setelah 50 tahun sejak peristiwa eksorsis yang menimpa anaknya yang bernama Regan, Chris memutuskan menjadi seorang penulis sekaligus membantu menangani peristiwa dan kejadian aneh yang sama seperti dirinya.

Chris mengetahui sejarah itu, Victor lalu mencari Chris dan meminta bantuannya. Setelah pencarian panjang, Victor akhirnya bertemu dengan Chris. Ia menunjukkan foto Angela dengan huruf “help me” yang terukir di perutnya. Melihat hal itu, Chris teringat kembali bahwa kejadian itu sangat mirip dengan apa yang menimpa anaknya, Regan, di saat ia kerasukan.

Chris menyimpulkan bahwa yang telah merasuki Angela saat ini adalah iblis Pazuzu, iblis yang sama yang merasuki tubuh Regan saat itu. Victor dan Chris lalu pergi ke rumah sakit untuk menemui Angela. Sesampainya di sana, Angela seperti telah mengetahui kedatangan Chris, dan mengukir kata “Regan” di dindingnya.

Setelah melihat hal itu, Chris dan Victor pun mencari Katherine dan keluarganya. Sesampahnya di sana, keadaan rumah Katherine terlihat berantakan, dan mereka menemukan ayah dan keluarga yang lain sedang bersembunyi ketakutan. Katherine kemudian terlihat di balik pintu dan mencoba menghampirinya. Hingga masuk ke kamar dan di sana, Katherine terlihat sedang memegang buku Injil dan memakan salah satu halamannya dengan keyakinan bahwa semua itu hanyalah tipu daya iblis.

Tak berselang lama, Katherine tiba-tiba mengambil Salib dan menusuk mata Chris berulang kali. Victor datang dan menghubungi ambulans dan pihak kepolisian. Sementara keluarga Katherine terlihat syok dan kebingungan dengan semua hal yang telah terjadi menimpa putrinya. Ana dan pemimpin komunitas gereja ingin memberikan bantuannya dan mereka berniat membuat Angela dan Katherine bisa kembali. Victor dan Miranda menerima penawaran itu.

Ana kemudian menghubungi Pastor Madok untuk mengajukan petisi kepada Vatikan agar dapat membantu mereka melakukan pengusiran setan. Namun, setelah Madok mendiskusikan semuanya dengan pendeta gereja, mereka memutuskan bahwa situasi kedua gadis itu sudah sangat parah dan akan sulit untuk mengusir setan yang berada dalam tubuh mereka. Karena jika sampai hal itu dilakukan, nyawa mereka akan menjadi taruhannya.

Namun, mereka tetap berusaha menyelamatkan Angela dan Katherine. Di rumah Victor dijadikan tempat untuk eksekusi dari pengusiran setan yang akan mereka lakukan. Setelah itu, Victor menjemput Angela yang masih di rumah sakit untuk pulang ke rumah. Begitu juga dengan keluarga Katherine yang telah membawanya ke lokasi rumah Victor. Di sana, Ana juga terlihat telah mempersiapkan alat medisnya untuk melihat pergerakan denyut jantung dari kedua gadis tersebut.

Pastor Madok mengurungkan kembali niatnya untuk membantu pengusiran setan, bukan hanya karena larangan dari Vatikan, namun ia menyimpulkan bahwa jika hal ini terus dilakukan, akan ada resiko yang lebih besar. Meskipun begitu, mereka tetap berusaha menyelamatkan Angela dan Katherine.

Ritual dimulai dengan melibatkan berbagai keyakinan, mulai dari Kristen hingga seorang dukun. Semua anggota kelompok bekerja sama untuk mengusir setan dari kedua gadis tersebut. Ana yang melakukan ritual pertama kali dibuat kaget dengan kata-kata yang keluar dari Katherine dan Angela. Mereka mengatakan bahwa bayi yang telah ia gugurkan sedang terperangkap di neraka. Serangan mental itu tentu saja membuat Ana teringat kembali dengan perbuatannya dan melemahkan keyakinannya.

Ritual kemudian dilanjutkan oleh seorang dukun. Ia melakukan sesuatu kepada kedua gadis itu sehingga membuat sebagian roh jahat bisa keluar dari tubuh mereka. Namun, hal itu ternyata masih belum cukup untuk bisa membawa Angela dan Katherine untuk kembali. Pastor Madok memutuskan untuk mengabaikan perintah gereja dan bergabung dalam pengusiran tersebut. Namun, lagi-lagi, dengan tipu daya iblis, membuat seolah-olah keadaan itu bisa dikuasai oleh Madok.

Tiba-tiba, kejadian tragis kembali terjadi. Victor lalu memutuskan untuk mengambil Selendang Biru milik Sorenne dan memberikannya kepada Angela dengan harapan itu akan membuat keadaan Angela membaik. Namun, ternyata celah itu dimanfaatkan iblis untuk membuat Victor teringat kembali kejadian 13 tahun yang lalu di mana Victor diberi pilihan antara menyelamatkan Sorenne atau Angela yang belum lahir. Faktanya, saat itu Victor meminta para dokter untuk menyelamatkan Sorenne. Namun, karena keadaan Sorenne sudah melemah, dengan terpaksa para dokter akhirnya menyelamatkan bayi dalam kandungan Sorenne, yaitu Angela.

Iblis yang mengetahui hal itu kemudian mengatakan kepada Viktor mengapa ia sekarang berusaha mati-matian menyelamatkan putrinya yang tidak ia inginkan sebelumnya. Dengan trik dan tipu dayanya, iblis itu kembali membuat pilihan kepada mereka, sema untuk memilih Angela atau Katherine yang bisa bertahan hidup dengan kondisi yang sangat rumit itu. Miranda dan Victor masih tidak bisa memutuskan pilihannya, karena mereka berpikir itu adalah tipuan dari iblis yang akan membuat keadaan semakin parah.

Namun, sayangnya, ayah Katherine yang putus asa tidak bisa menahan dirinya untuk menentukan pilihannya, dan memilih Katherine untuk tetap hidup. Tiba-tiba Angela melayang dan memuntahkan cairan hitam ke atas. Setelah itu, grafik jantung berubah-ubah, dan Katherine tersadar. Faktanya, iblis Pazuzu telah menipu mereka dengan membuat satu pilihan, maka yang mereka pilih akan dipertahankan oleh iblis tersebut. Kini jiwa Katherine terlihat sedang berada di suatu tempat.

Angela kini tersadar di pelukan Victor. Dapat disimpulkan bahwa setan atau iblis, dengan cara yang licik, telah mempermainkan keyakinan dan pilihan mereka. Sang ayah telah memilih Katherine untuk tetap hidup. Iblis Pazuzu melepaskan Angela dan membawa Katherine sebagai tumbalnya.

Dengan berakhirnya kejadian itu, para polisi akhirnya datang. Tony dan Miranda sangat terpukul dengan apa yang telah terjadi kepada Katherine. Sementara Angela kembali ke sekolah dan menjalani rutinitasnya. Meskipun Angela telah kembali ke dirinya sendiri, ia memandangi kursi Katherine yang telah kosong, dan ia tidak mengingat dengan jelas tentang apa yang telah terjadi.

Chris masih dirawat di rumah sakit. Meskipun penglihatannya kini telah hilang, harapannya untuk bertemu Regan akhirnya terwujud. Setelah kejadian eksorsis pada tahun 1973, Chris memutuskan untuk menjadi seorang penulis dan menjadikan Regan sebagai bahan materinya. Regan memutuskan hubungan dengan ibunya dan pergi meninggalkannya. Namun sekarang, Regan telah berdamai dengan keadaan itu dan memutuskan untuk kembali bertemu dengan ibunya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *